
...Sebelum mulai puisi dulu yuk...
...Jangan lupa dengan nada nya ya bestie...
...Ku rasakan hangat indah nya sang mentari...
...membangun kan ku dari tidur yang lelap ini...
...Sinar mu yang terang mulai memasuki mata...
...dan mengusir ku dari alam mimpi...
...Dan kini ku bergegas tuk segera siapkan diri ku...
...tuk mulai menjalani hari ini...
...Tak sabar ku temui seluruh sahabat yang tersenyum...
...menyambut datang nya pagi ini...
...Dan ku katakan.....
...Selamat pagi!!...
...Embun membasahi dunia dan mulai mengawali hari ini...
...Dan ku katakan:...
...Selamat pagi!!...
__ADS_1
...Kicau burung bernyanyi dan kini ku siap tuk jalani hari ini....
...Kini bergegas lah sipakan dirimu untuk memulai menjalani hari ini...
Saat Atika sedang ber senang senang dengan karyawan nya tak jauh berbeda dengan apa yang di lakukan oleh Kenan dan juga nella
Meskipun tidak sepenuh nya mereka sembuh tapi bukan berarti mereka akan menyia nyiakan kesempatan untuk mereka lakukan
Kesenangan mereka berdua adalah menghabiskan uang dari Atika dan juga bergelut di bawah selimut yang sama.
Mumpung malam ini Atika tidak akan pulang jadi mereka inginkan n ber senang senang lebih dulu karena Kenan tau Atika membawa beberapa baju petanda ia tidak akan pulang lebih lama
Saat Atika dan kenan sudah menyelesaikan aktifitas nya ada se se orang yang mengetuk pintu kamar nya dan mereka berpikir itu adalah kurir karena Kenan memesan obat kuat untuk mereka gunakan untuk ber senang senang malam ini
Tapi siapa sangka itu adalah beberapa orang di antara nya adalah sekertaris nya
" Ada apa Kenapa kamu ke sini Tomo " tanya Kenan penasaran
Saat Kenan ingin meraih berkas berkas itu ada beberapa orang yang sedang menyerbu nya dan menyelonong masuk tanpa bisa Kenan cegah
Dan terekam lah dengan jelas jika saat ini Kenan hanya menggunakan boxer sedang kan Atika tidak memakai pakaian hanya saja tubuh nya di tutupi oleh selimut yang tebal.
Kenan dan Atika panik dengan itu semua karena saat ini mereka sedang terciduk lagi bermesraan tanpa ada ikatan yang jelas.
Saat ini otak mereka bleng karena kilatan kamera memenuhi kamar tersebut
Dan yang membuat tambah panas adalah ketika ada kurir yang masuk dengan memberikan obat yan yang Kenan pesan
" Tuan ini pesanan nya " ucap kurir tersebut
__ADS_1
" Saya tidak tau jika anda akan menggunakan ini untuk pembuatan film diwusa " ucap nya memperkeruh suasana
Karena kurir itu pun adalah bawahan Asrof
" Jangan kurang ajar kalian semua pergi dari sini " jelas Kenan
" Bukan kah anda ini suami dari buk Atika anak dari tuan Herlambang Kenapa bisa anda berduaan dengan se orang perempuan selain istri anda " tanya sang wartawan
" Kenapa kalian ingin tau dia adalah adik sepupu dari istri ku jadi apa salah nya jika kami dekat " tanya kenan
" Wah ternyata kamu bermain api dengan adik sepupu istri mu sendiri, dasar tidak tau malu. " ucap orang itu
" Apa mau kalian siapa yang mengirim kalian " geram Kenan
Sedang kan Atika sudah menangis berada di bawah selimut nya karena ia merasa cukup malu jika sampai semua orang melihat itu
" Uang beri kami uang maka rekaman ini akan aman " jelas orang itu
" Berapa " tanya Kenan ia sudah terbiasa dengan hal seperti itu
" 50 JT untuk tutup mulut dan 100 juta untuk rekaman ini " jelas nya
Nella yang mendengar itu langsung menyetujui nya yang berpikir panjang
Jangan lupa like koment and vote ya bestie
Mulai akhir ini author akan usaha up tiap hari sekalipun itu cuma satu.
Like koment nya dong biar author jadi lebih semangat lagi.
__ADS_1
Novel ini sangat sepi
Jangan lupa juga klik favorit ya agar tidak ketinggalan cerita author terima kasih