
...Ku rasakan hangat indah nya sang mentari...
...membangun kan ku dari tidur yang lelap ini...
...Sinar mu yang terang mulai memasuki mata...
...dan mengusir ku dari alam mimpi...
...Dan kini ku bergegas tuk segera siapkan diri ku...
...tuk mulai menjalani hari ini...
...Tak sabar ku temui seluruh sahabat yang tersenyum...
...menyambut datang nya pagi ini...
...Dan ku katakan.....
...Selamat pagi!!...
...Embun membasahi dunia dan mulai mengawali hari ini...
...Dan ku katakan:...
...Selamat pagi!!...
...Kicau burung bernyanyi dan kini ku siap tuk jalani hari ini....
...Kini bergegas lah sipakan dirimu untuk memulai menjalani hari ini...
Bukan hanya Atika yang syok tapi juga Raisa, ia tidak menyangka Nella bisa se tega itu pada saudara nya sendiri ya meski pun Raisa tau jika Nella tidak memiliki ikatan darah dengan Atika, tapi kok bisa ia se tega itu jika hanya ingin mengambil suami nya ya ambil saja tidak harus merusak kehidupan orang lain yang tak bersalah
Sedang akan Atika sudah menangis sejadi jadi nya
" Aku hanya ingin yang terbaik untuk kamu Atika, dan satu lagi jika sampai racun itu menyerang ginjal mu kamu tidak akan memiliki kesempatan lagi tapi syukur lah ini masih gejala jika di obati aku yakin itu akan semakin membaik aku berjanji akan membantu mu mencarikan obat yang kuat yang bisa mengalahkan racun itu di dalam tubuh mu " jelas Robi
__ADS_1
" Meskipun itu akan sedikit rumit karena racun buatan tangan tapi aku yakin itu ada penawar nya dan aku akan mencari kan untuk mu " lanjut Robi
" Tapi meresa badan ku baik baik saja " ucap Atika
" Karena racun itu tidak terdeteksi, jika pun se umpa nya kamu meninggal karena racun itu dokter hati mu rusak, beserta dengan organ-organ vital mu yang lain " jelas Robi
" Tapi kenapa aku tidak bisa merasakan apa-apa " ucap Atika masih tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Robi
" Bagaimana kamu bisa tahu kamu bukan dokter sekali pun dokter itu sendiri akan sangat tipis untuk mengetahui " jelas Robi
" Bagaimana jika aku memang se orang dokter " ucap Atika
" Jangan bercanda Atika karena aku tahu kamu tidak pernah kuliah di bidang kedokteran " jawab Robi
" Aku mengambil jurusan kedokteran, aku bahkan memiliki rumah sakit sendiri pemberian dari bibi, aku sudah praktek di beberapa rumah sakit dan aku juga memiliki sertifikat, aku bahkan beberapa kali memegang pasien " jelas Atika
Robi tidak percaya itu tapi Raisa mengangguk mem benar kan apa yang di kata kan oleh Atika
" Bahkan rumah sakit itu sekarang sudah berada di naungan perusahaan Herlambang " jelas Atika
" Aku akan menemui dokter Sinta besok pagi karena dia ahli dokter bagian dalam " ucap Atika
" Lebih baik begitu " jawab Robi
Pagi hari nya Atika pergi ke rumah sakit untuk mengecek kesehatan nya secara keseluruhan karena hanya di rumah sakit nya sendiri lah data nya akan aman dan jangan sampai nella dan juga Kenan mengetahui apa yang sebenar nya terjadi.
" Bagaimana ke adaan saya yang sebenar nya dokter " tanya Atika
" Sebenar nya saya juga heran dok karena di lab ini ibu, terdeteksi ada racun tapi jika di lihat dari keahlian dokter ini tidak ada, bahkan tidak ada tanda-tanda racun di dalam tubuh dokter " jelas dokter itu pada Atika
" Ya saya juga merasakan seperti itu, saya merasa tubuh saya baik-baik saja bahkan gejala pun tidak timbul tapi untung lah saya melakukan tes lab di tempat teman saya, bahkan saya melakukan tes darah dan tes sebagai nya dan baru lah setelah melalui tes darah semua nya ketahuan " jelas Atika
" Dan racun sangat mematikan dok tapi dokter tenang aja ini racun yang mematikan tapi kita bisa mencegahnya agar tidak menyebar ke organ yang lain nya " jelas dokter itu
" Tapi untuk menghilangkan racun itu masih tidak ada karena racun itu tidak terdeteksi, dan jika dokter tahu siapa yang memberikan racun itu sebaik nya dokter mengintai nya karena pasti orang itu memiliki penawar nya karena sudah pasti mereka membuat sepaket " jelas dokter itu
__ADS_1
" Nanti akan saya resep kan untuk mencegah racun itu menyerang organ-organ vital dokter, untuk vitamin nya nanti saya akan kirim kan ke rumah dokter karena untuk sekarang vitamin nya masih belum ada karena itu vitamin khusus "
" Biak dok terima kasih kalau begitu saya pamit dulu " pamit Atika
Dam dokter Sinta hanya mengangguk
Kenapa dokter Sinta memanggil Atika dengan sebutan dokter, karena Atika memiliki sertifikat dokter di rumah sakit itu dan rumah sakit itu juga milik nya jadi semua orang yang ada di sana memanggil nya dokter.
Karena yang mereka tahu Atika se orang dokter bukan se orang pengusaha.
Saat Atika ingin keluar dari rumah sakit itu ia tidak sengaja ber papasan dengan Asrof, tapi asrof tidak melihat nya, ketika yang melihat nya pun tidak menyapa karena terlihat Asrof sedang terburu-buru dan Atika tidak berani menyapa.
Tapi Atika mendengar nama rindu di sebut kan, sebenar nya Atika penasaran tapi ia tidak ingin terlalu ikut campur, apalagi saat ini pikiran nya sedang kacau dan ia juga sedang tidak ingin ber bincang dengan siapa pun apalagi berinteraksi dengan orang lain.
Dalam berjalan pun Atika tidak fokus ia masih tidak menyangka suami dan adik nya bisa menghianati nya dan juga menyakiti nya begitu kejam.
Atika meneteskan air mata nya, Atika sungguh sangat menyesal telah berbuat baik pada mereka berdua jika pada akhir nya mereka hanya ingin membunuh nya.
" Makhluk apa yang rawat selama ini " gumam Atika
" Kenapa mereka begitu tega " lanjut nya
Dan Atika memutuskan untuk pulang tanpa menembus obat nya lebih dulu biar lah Raisa yang akan mengurus nya, saat ini Atika hanya ingin menjernih kan pikiran nya saja.
Atika langsung naik ke mobil nya, tidak pernah tidak fokus ia hampir menabrak mobil yang ada di depan nya, dan itu menarik perhatian se se orang, dan tanpa pikir panjang se se orang itu langsung bergegas mendekati Atika
Ada yang tahu siapa orang itu komen di bawah
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
__ADS_1