
...Maaf ya bestie author tekat update hehehe...
...Sekali lagi maaf baik lah mari kita lanjut ke cerita...
Sedang kan di tempat lain lebih tepat nya di kediaman ketika, beberapa orang bercat hitam sedang menunggu se se orang untuk menjalan kan rencana yang selanjut nya
Sedang kan saat ini Keenan sendiri sedang berbaring lemas, karena semakin lama rasa gatal itu semakin terasa dan juga ada sedikit perih dan aneh nya semakin lama ada gelembung gelembung kecil yang menonjol, dan Kenan merasa jijik dengan itu semua, apalagi gelembung-gelembung itu semakin lama semakin besar dan setelah semakin besar terasa ada yang menggigit seakan-akan di dalam gelembung yang gatal itu ada belatung dan apalah sejenis nya.
Keenan merasa frustasi dengan itu, jika tadi malam ia masih bisa menahan nya TAPI tidak untuk kali ini
Bahkan sering kali kenan sering mengumpat
Apalagi sang istri Atika yang biasa nya merawat nya kini tiba-tiba pergi entah ke mana.
Padahal saat ini Kenan sedang membutuh kan nya.
Sering kali Kenan menghubungi nya tapi sayang hand phone nya selalu tidak aktif dan terlalu berada di luar jangkauan.
__ADS_1
Dan yang jauh lebih membuat nya frustasi adalah ada beberapa orang penting orang tinggi yang di perusahaan nya mengunjungi kediaman nya dan Keenan berpikir jika ada hal yang serius yang terjadi di perusahaan.
Sedang kan beberapa orang yang berada di ruang tamu itu juga sedang kebingungan karena tiba-tiba mereka mendapat kan laporan jika memang perusahaan yang yang pimpin oleh Kenan itu sedang mengalami masalah
Perusahaan itu benar-benar mengalami kerugian yang cukup besar karena kecerobohan Kenan.
Dan mereka tidak bisa membantu hanya atika ka lah yang dapat menyelesaikan nya karena mereka semua tahu jika Atika mampu untuk mengurus perusahaan dan apa yang akan mereka ucap kan kali ini serius, tidak ada lagi ke pura-puraan karena memang apa yang akan mereka ucap kan kenyataan
Dan di sini mereka berpikir ulang untuk mengucapkan sesuatu karena apa yang mereka ucap kan bisa jadi doa seperti yang mereka alami saat ini.
Sedang kan Kenan meminta pelayan untuk membawa mereka semua masuk ke kamar nya karena tidak mungkin Ia yang turun.
Setalah mengutarakan semua nya mereka semua pergi dan Kenan meminta berkas tersebut ia akan memikirkan nya.
Setelah orang itu pergi Kenan menghubungi nella
Mengatakan apa yang terjadi di perusahaan
__ADS_1
Dan tentu saja Nella kaget
" Bagaimana menurut mu sayang " tanya Keenan pada Nella
" Aku rasa biarkan kak Atika yang memimpin perusahaan itu, biarkan dia yang banting tulang untuk menstabilkan perusahaan, sedangkan kita yang akan menikmati hasil nya " ucap Nella
" Dan kita pergi senang senang dengan uang itu " jawab Kenan merasa apa yang di katakan oleh sang kekasih benar apa adanya
Jangan lupa dukungan ya bestie
Like koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini
Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang
Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian
Karena kalau senggang author baca koment dari kalian tapi maaf author gak bisa bales satu satu 🙏🙏
__ADS_1
Mohon di maklumi ya bestie
Dan author juga minta maaf karena akhir akhir ini author jarang update 🙏🙏