
...Ku rasakan hangat indah nya sang mentari...
...membangun kan ku dari tidur yang lelap ini...
...Sinar mu yang terang mulai memasuki mata...
...dan mengusir ku dari alam mimpi...
...Dan kini ku bergegas tuk segera siapkan diri ku...
...tuk mulai menjalani hari ini...
...Tak sabar ku temui seluruh sahabat yang tersenyum...
...menyambut datang nya pagi ini...
...Dan ku katakan.....
...Selamat pagi!!...
...Embun membasahi dunia dan mulai mengawali hari ini...
...Dan ku katakan:...
...Selamat pagi!!...
...Kicau burung bernyanyi dan kini ku siap tuk jalani hari ini....
...Kini bergegas lah sipakan dirimu untuk memulai menjalani hari ini...
Raisa menanggapi proses yang ada Atika kalayang kan.
" Kamu benar-benar ingin bercerai dengan suami mu " hanya Asrof tiba-tiba
" Aku~
" Iya pak Asrof Atika sudah mengurus surat pencarian nya dan sekarang berkas itu ada di tangan ku, karena besok weekend jadi hari Senin aku akan memberikan kepada pengacara untuk melanjut kan ke pengadilan " jawab Raisa bukan Atika
" Dia tanya sama aku Raisa kenapa kamu yang jawab " protes Atika
" Kamu kok jadi posesif amat sih Atika belum juga resmi jadian, gimana kalau udah jadian nggak bisa ke mana-mana tu pak Asrof " ejek Robi
" Nangis nih, nangis ini kalau di ejak lagi " jawab Atika dengan bercanda
" Kalau kamu udah tidak ada ikatan dengan siapa pun boleh kah aku mengejar mu " ucap Asrof tiba tiba dan itu bisa di dengar oleh Raisa dan juga Robi
Atika tidak menjawab karena ia pura-pura tidak mendengar apa yang Asrof kata kan
__ADS_1
" Jika kamu belum bisa menjawab aku tidak apa-apa, aku gak akan maksa tapi aku serius dengan ucapan ku Tika, aku tidak pernah main main dengan apa yang aku ucap kan " jelas Asrof
Mendengar itu Atika menoleh dan langsung berkata.
" Terus bagaimana dengan perempuan yang ada di samping kau saat ini apakah kamu juga serius dengen perempuan itu, berbicara dengan serius seperti sekarang ini " ucap Atika dengan tegas
Asrof yang mendengar itu hanya bis menyatukan alis nya karena ia tidak paham dengan apa yang Atika ucap kan
Raisa yang paham dengan kebingungan Asrof langsung menjawab kebingungan nya
" Orang yang bersama dengan pak Asrof saat berada di kota xxx di alun alun " jawab Raisa
" Kamu melihat nya " tanya Asrof
" Udah jangan di bahas yuk pesan makan lapar ini " ucap Atika tidak ingin mendengar ucapan Asrof yang selanjut nya
Dan tanpa meminta persetujuan dari siapa pun Atika Langung memanggil pelayan untuk memesan makanan
" Atika kamu salah tangkap aku tidak memiliki hubungan apa-apa dengan perempuan itu " jelas Asrof
" Dan aku tidak peduli " jawab Atika cuek
" Tidak memiliki hubungan tapi berduaan di alun-alun seperti orang kencan, apakah semua laki laki sama ? " batin Atika
Atika membuang nafas nya dengan kasar karena ia tidak tau harus bagaimana menjalani hidup ini, Atika masih riweh dengan racun yang ada di tubuh nya, ucapan Robi yang mengatakan jika ia akan sulit untuk mendapatkan anak selalu menjadi bumerang untuk nya, Atika takut untuk melangkah maju dan mencoba untuk menjalin hubungan dengan orang lain.
dan akhir-akhir ini Atika tidak nafsu makan mungkin itu efek dari racun yang ada di dalam diri nya.
saat ini pun Atika hanya memesan steak dan juga orange juice dan steak itu pun tidak habis di piring nya
" Makan Tika nanti ke rumah sakit " ucap Asrof
Atika menggeleng
" Aku tidak nafsu makan " jujur nya pada Asrof
mendengar itu Asrof langsung mengambil piring Atika dan memotong steak itu dan langsung menyuapi atika dengan sayang awal nya Atika menolak tapi asrof mengancam nya dan semua perkataan Asrof tidak dapat di abai kan oleh Atika entah kenapa tapi diri nya tidak mampu untuk menolak permintaan dari Asrof itu spontan dalam diri nya dan Atika juga tidak tau kenapa
" Sudah habis " ucap Asrof
" Dasar pemaksa " jawab Atika dengan ketus
" Biarin yang penting kamu kenyang dan tidak sakit lagi " jelas Asrof pada Atika
" Sekarang giliran kamu " ucap Atika
" Aku kenapa " heran Asrof
__ADS_1
" Aku suapi kamu " jawab Atika santai
" No aku bukan lagi anak kecil " tolak Asrof
" Aku tidak menerima penolakan Asrof " ucap Atika
" Itu kata kata ku " protes Asrof
Dan setelah itu Atika menyuapi Asrof dengan penuh kasih sayang dan Raisa mengabadikan moment indah itu untuk di jadikan sebagai kenang kenangan di saat mereka sudah bersatu dan menjadi suami istri yang sah suatu saat nanti bantu amin ya bestie biar mereka bisa bersatu, karena hanya dengan doa kalian mereka bisa bersatu ha ha ha ha
" Ini akan menjadi saksi dari cerita kalian, yang kan melengkapi pelengkap dari serpihan cerita kalian di masa yang akan mendatang " batin Raisa
" Kalau begitu kita pamit dulu aku harus pergi ke perusahaan " pamit Raisa
" Aku akan anter Raisa dulu kalian baik baik ya " ucap Robi
" Aku juga akan ke perusahaan " ucap Atika
" Udah kamu di sini aja dulu buat refreshing otak mu yang lagi kacau " ucap Raisa
" Dan ini vitamin yang aku buat untuk menghentikan racun itu dalam tubuh mu semoga ini dapat membantu " jelas Robi
" Minum sehari satu kali cukup Pagi setengah sarapan " jelas Robi
" Thanks rob " jawab Atika
Dan setelah itu mereka pergi
Sedang kan Atika meminum vitamin yang Robi berikan dan setengah itu Atika menelpon se se orang untuk mengambil obat yang di resep kan dokter Sinta nya
" Jika aku bertanya apakah kamu akan jujur " tanya Asrof tiba tiba
Dan saat ini mereka masih di tempat yang sama
" Kamu ingin bertanya apa jika aku bisa menjawab kenapa tidak " jawab Atika
" Kenapa kamu pergi ke rumah sakit " tanya Asrof
Atika akan jujur dan tidak ingin menyembunyikan nya dari Asrof
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
__ADS_1
...💞💞💞💞...