Girls World

Girls World
Permen Kura Kura White Day (1)


__ADS_3

Hari ini adalah akhir pekan dengan cuaca cerah.


Meski badan dan hati ku capek, aku tidak bisa istirahat.


Karena aku tidak bisa bebas.


Mau main... sudah lama nggak bertemu Yangmi.


Sebulan sebelumnya...


"Ibu, Ayah" ucap Nari kepada orang tua nya.


"Kalau akau dibelikan Padding, selama setahun aku akan bersedia jaga toko!!!" Nari memohon di depan orang tua nya.


"Ck...itu kan mahal" Ketus ibu Nari.


"Ah, kasihan. Sudah lah belikan saja" Ayah Nari merasa kasihan dengan Nari.


******


Waktu itu aku bodoh banget!


Mau pakai Padding mahal atau nggak pun, muka ku ya, tetap begini.


"Ah, kasihan. Sudah liburan tapi putri ku tak bisa main" kata sang Ayah Nari.


"Tolong bungkus yang ini juga, ya" Ayah Nari memberikan se-nampan permen Kura Kura.


"Ayah buat permen kura kura lagi?" tanya Nari.


"Iya. Sebentar lagi kan White Day, jadi ayah siap kan dari sekarang"


"Waktu itu dan tahun lalu kan nggak ada yang terjual. Jadi semua jadinya di buang!"


"Haha. Waktu itu bungkus nya nggak bagus. Jadi sekarang harus benar benar dipersiap kan"


Ayah Nari memperlihat kan sekotak pita warna warni kepada Nari.


"Gimana? Pita nya bagus banget, kan? Ayah beli semua warna!"


"Kalau gitu Nari, tolong kamu yang bungkus, ya"


Bukan masalah bungkus nya...


Siapa sih yang mau berikan permen ini ke pacar nya?


Tiba tiba pintu toko terbuka.


"Ah! silahkan masuk" Nari mempersilah kan masuk.


Setelah melihat wajah seseorang yang masuk ke toko...


Nari sama sekali jadi tidak senang.

__ADS_1


Hm.. Ternyata yang baru saja masuk toko adalah Kakak laki laki Nari dan dua orang teman nya.


"Gimana jualan nya? Pakai apron, kamu jadi tambah jelek!" ucap kakak Nari.


"Ibu mana?"


"Ke mall, bareng teman-teman nya" jawab Nari.


"Asyikk"


"Hai Nari. Lama nggak ketemu! Aku hampir nggak ngenalin kamu! tambah cantik!" Salah satu teman kakak Nari menggoda Nari.


"Ah, makasih"


"Kenapa ngurusin badan? biar aku naksir kamu, ya?"


"Ah, jangan! bukan nya kalian sudah kelas 3? kenapa nggak belajar?" tanya kasar Nari.


"Waa, kasar!"


"Kapan-kapan mau nonton bareng, nggak?"


"Masuk kan nomor mu, dong"


Kalian! Waktu gemuk, aku nggak di peduli kan!!


"Heh, jangan terlalu peduli kan bocah itu. Nanti dia ge-er" ucap kakak Nari.


"Lagipula yang dulu nya b*bi sekarang malah mirip celeng!"


Dia ngomong in diri nya sendiri.


"Heh, celeng. Roti sosis nya nggak ada lagi?"


"Jangan ambil roti sosis nya saja! nggak ada lagi yang buat di jual" Nari mulai emosi.


"Huwa, si celeng ini menyerang ku!"


"Sini!"


"Coba saja ambil"


Dan akhirnya.....


Kakak nya yang menang dan Nari kalah.


"Kami mau main game, jadi jangan masuk ke dalam, ya"


Nari menahan emosi nya.


Hih! aku pengen banget tonjok muka nya dengan keras!


"Fiuh.. harus minta buatin lagi sama ayah"

__ADS_1


Dasar pencuri roti sosis. Awas aja kalau datang lagi. Akan ku masuk kan obat sembelit!


Cling~


Ada yang datang....


Ternyata Seo Mirae dan Im Yoona.


"Halo, Nari. Kami datang main!"


Kenapa?!!


Nari sangat terkejut Mirae dan Yoona datang ke toko roti nya.


"Senang nya ketemu di luar sekolah" Mirae menjabat tangan Nari.


"Kayaknya Nari nggak senang!" ucap Yoona malas.


"Jadi kamu punya toko roti? keren banget!" Mirae memuji Nari dengan mata berbinar binar.


Mirae mengamati sekitar.


Begitu banyak roti yang lezat dan enak.


"Ini nampan nya... pilih saja yang mau kamu makan" Nari membawa kan satu nampan kosong untuk Mirae.


"Maaf ya, aku bawa orang macam dia" ucap Yoona.


"Ah, nggak apa" jawab Nari.


_________


"Nari, roti di toko mu enak banget" ucap Mirae sambil memakan sepotong roti.


"Benar kah? Makasih" Nari membawa kan tiga gelas minuman.


"Oh ya, kalian ngapain sampai datang ke sini?" tanya Nari.


"Ibu ku dan ibu mu kan pergi ke mall bareng. Aku dengar kamu sendiri an, makanya aku datang kemari" jawab Yoona.


"Kalau dia, tentu saja seenak nya ikut aku" Yonna menatap malas Mirae.


"Nggak peduli" ucap Mirae santai.


"Ya ampun, anak ini..."


_____


"Ngomong ngomong di sini nggak berubah, ya. Sama seperti tiga tahun lalu" ucap Yoona yang mengamati sekitar toko roti.


"Pas banget! ini juga tempat favorit kita"


"Ah... iya" Jawab Nari.

__ADS_1


"Kenangan tetap sama, cuma kamu Nari yang berubah...." ucap Im Yoona.


Kenangan....?


__ADS_2