
Semua murid di kelas Nari berada di lapangan saat ini.
Angin yang begitu dingin berhembus kencang.
WHUUZZZ
"Huwa.....Dingin!!" ucap Nari dan tiga cewek yang sedang menggigil kedinginan.
"Uuh....guru olahraga nya kok belum datang - datang, sih?!!" keluh Nari yang sedari tadi menahan kedinginan.
"Ketua! cepat panggil guru olahraga!!" teriak cewek berambut panjang.
Tiba tiba ada daun yang tertiup angin kencang mengenai muka Nari.
PLOKK
"Ha..."
"Betulan, ya? aku habis di tampar daun?" Nari bertanya pada tiga cewek di samping nya.
"Aha..hahaha...Nari kocak banget, sih" balas cewek berambut pendek.
"Ah...damai nya..."
Iya, ini lah hari hari SMA yang aku dambakan.
Tanpa ada anak nakal yang menarik leher ku.
Tanpa ada yang memperhatikan dari atas ke bawah dengan tatapan yang seolah bilang, "Apa - Apaan kamu!"
Tanpa perlu merasa tak nyaman.
Aku ingin hari hari ku terus seperti ini.
"Berada di antara yang biasa biasa saja ternyata se-menyenangkan ini"
"Hu...hu...hu..." Nari tersenyum senyum.
Sunji sediri an.
Jadi selama ini dia tersisih di kelas bukan karena malu.
"Memangnya seberapa besar kesalahan nya sampai anak se cantik dia di kucil kan?"
"Kayaknya Youngeon (cewek berambut pendek yang selalu bersama Nari) juga bukan benci biasa pada nya"
"Kalau aku sampai main dengan Youngeon..."
"Sunji akan benar benar sedirian"
"Ah..sudah!!"
"Jangan di pikirkan lagi!"
"Aku punya masalah ku sendiri, buat apa mengkhawatirkan orang lain!!"
Nari menarik kesal rambut nya sendiri.
"Nari, kamu kenapa?" tanya Youngeon.
__ADS_1
"Aku...nggak apa"
"Ho...kelas 1-2 udah nunggu lama" setelah sekian lama akhirnya guru olahraga pun datang.
"Ayo berkumpul, pelajaran akan segera di mulai"
semua anak berkumpul sesuai perintah guru olahraga.
"Sekarang kita lakukan lempar bola. Ini akan masuk di ujian praktek, Jadi...jangan melakukannya dengan santai"
"Masing masing cari pasangan main"
"Nari, mau bareng dengan ku?" ajak Youngeon.
"iya...boleh"
Nari melihat ke belakang. Nari melihat Sunji yang belum dapat pasangan.
"Nari, Ayo! nanti nggak ada lagi tempat yang enak"
"Oh? ah...iya"
Youngeon melihat ke arah Sunji.
"Lihat, deh. Im Sunji nggak punya pasangan" bisik Youngeon kepada Nari yang tampak kasihan dengan Sunji.
"Ya iyalah! orang gila mana yang mau pasangan dengan nya. Berita nya sudah tersebar"
"Setahun penuh dia selalu sendiri saat olahraga dan rekreasi"
"Aku harap kedepan nya kita akan selalu akrab" kata kata Sunji yang terlintas kembali di pikir an Nari.
"Ya?"
"Aku nggak punya pasangan" ucap Sunji kepada guru olahraga.
"Hem...jumlah siswa di kelas ini ganjil, ya?"
"Iya..."
"Perhatian"
"Ada yang mau gabung dengan satu teman lagi?!"
Semuanya diam saja menandakan tidak ada yang mau.
"masa' tidak ada yang mau?"
"Tidak ada yang mau bertiga?"
Semua nya tetap diam saja tidak ada yang menjawab.
Sunji hanya bisa pasrah.
tiba tiba....
"Aku!!" Jawab seseorang sambil mengajukan tangan.
Sunji pun langsung terkejut, ada seseorang yang ingin berpasangan dengan nya?
__ADS_1
"Pak, aku mau!"
Ternyata seseorang itu adalah...
"Nari...?!" ucap Sunji terkejut.
"Iya..." Nari tersenyum ceria.
"Ok. Sekarang semuanya sudah berpasangan, berpencar lah dan mulai latihan" Perintah guru olahraga.
"Iya!" Semuanya berpencar.
"Nari... kamu kan punya pasangan, nggak apa apa dengan ku?" tanya Sunji.
"Nggak apa apa. Youngeon jadi nya sama Subin (cewek berambut panjang)"
"Tadi sudah kami obrolin, nggak apa apa"
Nari menggandeng tangan Sunji.
"Kita di samping ayunan itu, yuk?" ajak Nari.
"Iya!!" jawab Sunji dengan senyum cerita.
Ini semua berkat Nari.
Sunji yang tadi nya sedih langsung menjadi bersemangat.
________
Saat istirahat
"Nari..." Sapa Sunji.
"Oh? ada apa?" tanya Nari.
"Eumn.. kalau kamu lapar, mau makan ini?" Sunji menawarkan sebuah kue kepada Nari.
"Oh...Roti? kamu yang buat?"
"Iya, kue telur. Nggak ada oven, jadi aku buat pakai Rice Cooker. Bentuk nya jadi nggak bagus"
"Waktu itu makasih, kamu kasih aku kue"
Nari memakan kue buat an Sunji.
"Heum..."
"Kenapa? aneh, ya?"
"Hem! enak!"
"Serius?"
"Iya, enak banget"
"Apa aku buat lagi, ya? di rumah ku masih banyak telur" tawar Sunji.
"Dia baik banget... coba kalau Sunji nggak cantik cantik banget..."
__ADS_1