
Keesokan harinya...
Hoammm.....
Nari berjalan menuju kelas nya dengan keadaan masih mengantuk.
Ah... Capek. Semalam ngobrol dengan kak Minjae jadi tidur kemalaman.
Nggak sempat mengeringkan rambut juga, jadi kusut banget... Seperti bulu Kong kalau nggak di sisir!
Tapi... Semalam aku senang banget!
Menghabiskan malam dengan mengobrol dengan cowok... Inikah yang anak-anak biasa sebut 'Ada Sesuatu'?
"Nari!" Sapa kak Minjae dari belakang.
"Kakak, selamat pagi!" Nari membalas sapaan Kak Minjae sambil membungkuk badan.
"Ngapain bungkuk sampai sedalam itu?" ucap Kak Minjae.
"Nyenyak nggak tidur mu? mungkin karena kita mengobrol sampai larut, jadi merasa kita bareng terus"
"Ah... Iya"
"Tapi, kak, bukan nya kelas 2 masuk jam 07.50, ya?"
"Iya, benar. Gara-gara nunggu kamu, aku jadi telat banget"
"Ma... Maaf"
Bodoh!!! Ngapain aku minta maaf?!!
"Sebenarnya ada yang ingin ku berikan padamu"
"Nah, ini. Aku beliin karena katanya kamu suka" Kak Minjae memberikan sekotak susu rasa pisang.
"Wah, makasih. Aku belum sarapan"
"Kenapa sih nutupin rambut mu terus?"
"Ah.... Ini...."
"Rambut ku pada keluar-keluar"
"Coba ku lihat. Mana yang keluar-keluar?"
"Ah, jangan. Jelek banget"
"Biar ku pastikan sendiri jelek atau nggak"
"Akhh, jangan"
Kak Minjae menarik tangan Nari pelan agar Nari melepaskan tangan yang menutupi rambut nya.
"Cantik, kok!"
Meledak!
Rasa malu dan rasa bahagia terasa kan di dalam diri Nari sekarang.
Skip!
Saat pulang sekolah dan di rumah Nari.
Di dalam kamar Nari~
Di kasur, Nari sedang bercermin dengan cermin nya.
"Cantik, kok!" Nari sedang memikir kan perkataan kak Minjae tadi.
"Kong, menurut mu aku gimana? Beri pendapat yang objektif, ya"
"Apa? Cantik banget?"
"Ahahaha. Kong pintar menilai orang~~"
Suara Nari sampai terdengar kakak nya yang berada di luar kamar nya.
"Kong juga cantik, mirip aku"
"Mata besar dan hidung mancung"
"Ah, Kong. Asalkan aku mengurus kan pipi dan merapi kan alis..."
"Aku jadi mirip *IU kan?"
(*Penyanyi korea)
"Heh, si Celeng" Panggil Younghoon dari belakang.
__ADS_1
"Oh?" jawab heran Nari dan melihat ke belakang.
Jepret!
Tanpa aba-aba Younghoon langsung mengambil foto wajah Nari.
"A... APA-APA AN, SIH! KENAPA AMBIL FOTO ORANG SEENAK NYA?" ucap Nari dengan kesal dan marah.
"Nih, lihat baik-baik!" Younghoon memperlihat kan foto wajah Nari yang dia ambil tadi.
"Wajah mu dari sudut pandang yang objektif. Bodoh"
"IU...? Mau ku pukul, hah?! Berani nya wajah kayak gitu di sama-samain dengan IU?!"
"Jujur, di mata cowok, kamu itu...."
"Nggak banget, tau?!"
Nari hanya bisa menahan kesal nya.
Huh...
"Kong, mau makan bareng aku, nggak?" ucap Nari yang mengangkat tubuh anjing nya.
"Oh, kamu nggak membantah, berarti setuju dengan omongan ku, kan?" tanya sekaligus ejek Younghoon.
"Enggak, tuh! Aku cuma nggak mau melawan mu. Soalnya itu berarti aku sama bodoh nya dengan mu" jawab Nari dengan sikap cool.
"Oh, iya. Aku cukup terkenal, lho" ucap Nari.
"Ha...? terkenal???" tanya Younghoon heran.
"Ha ha ha ha. Aduh perut ku sakit. Celeng ini lucu banget. Dia bilang dia populer??! Populer!!!" Younghoon langsung tertawa keras.
"Yang lucu itu kakak, tau?!" ucap Nari kesal.
"Selalu minta di kenalin ke Yoona dan Mirae, kakak pikir kakak cocok dengan mereka?"
"Tau diri, dong!"
Mendengar ucapan Nari Younghoon langsung terdiam.
"Heh! Memang nya aku kenapa?!" tanya Younghoon emosi.
"Begini ya, kak" jawab Nari.
Brakk!
Nari membanting pintu dengan keras.
Ceklek...
Nari membuka pintu kamar nya lagi.
"Oh ya, kak. Ada yang mau di omongin Kong juga" ucap Nari.
Nari mundur beberapa langkah dari pintu dan memaju kan tangan nya ke depan, Kong berada di depan pintu di angkat oleh tangan Nari yang sedang menatap Younghoon.
"Muka mu tuh yang nggak banget!" Nari membuat suara seolah-olah Kong yang berbicara.
"Ahahaha. Kong-ku yang selalu objektif"
Blam!
Nari membanting pintu kamar nya.
Brak brak brak!
"Heh, selagi aku ngomong baik-baik, keluar lah. Kalau nggak, akan ku hancur kan pintu ini! Ngerti?!" ucap Younghoon yang mengetuk pintu Nari.
Pagi hari di kelas Nari.
Semalam kayaknya aku mimpi aneh yang bikin aku gelisah....
Kayaknya aku dengar kayak ada suara...
Apa Kong mengigau?
Hap~
Tiba tiba ada sesuatu yang memegang rambut Nari.
Huwaa!
"Hai" Sapa Mirae secara tiba tiba muncul yang membuat Nari terkejut.
"Hai, Mirae~" Sapa Sunji.
"Apa itu?" tanya Nari menanyakan sesuatu yang ada di tangan Mirae.
__ADS_1
"Ah, ini... Ini adalah boneka tangan bentuk bebek. Aku beli di internet, soalnya mirip dengan mu"
"Heh, masa aku mirip sama itu?"
Boneka tangan Mirae dan Nari saling berhadapan.
"Ahahaha. Mirip" ucap Sunji.
"Ya, kan?"
"Terus ngapain pagi-pagi kemari?" tanya Nari.
"Ah, aku mau pinjam buku sejarah" jawab Mirae.
"Awas ya kalau diam-diam buku ku di corat-coret lagi kayak waktu itu"
"Iya, iya"
"Jangan corat-coret wajah para pahlawan!"
"Iya, iya"
Mirae meninggal kan kelas Nari.
"Mirae!" Sapa salah satu teman Mirae di kelas nya.
"Dari mana saja? Kami cari-cari" tanya teman Mirae.
"Nggak mau kasih tau" jawab Mirae.
"Oh, habis pinjam buku paket, ya?"
"Pulang sekolah kita main, yuk!"
"No, no. Aku mau langsung pulang, nonton Digimon"
"Kayak anak kecil saja"
"Pergi bareng kita saja, ya?"
Mirae membaca buku sejarah Nari.
Mirae melihat sesuatu yang ada di buku sejarah Nari.
Phuffttt!
Dan itu membuat nya tertawa.
"Ah ha ha ha ha ha ha!"
"Mi... Mirae?!"
"Nari" Sapa Mirae.
"Aku suka banget sama kamu! Kita jadi teman selamanya, ya!" Lanjut Mirae.
"Ahahahaha!" Mirae meninggal kan kelas Nari sambil tertawa.
Dia kenapa, sih...? Kayaknya dia corat-coret lagi!
Nari memeriksa buku nya.
Dan Nari terkejut setelah melihat sesuatu yang ada di buku sejarah nya.
Ternyata di buku sejarah Nari ada...
Kalian ingat, kan? Foto Nari yang di ambil secara tiba tiba oleh kakak nya, ternyata di tempel di semua halaman buku sejarah Nari!
Dan di salah satu halaman ada tulisan "Kamu yang nggak banget!"
K... K.... K...
KAAAKAAAKKKK!!!!
Nari sangat emosi.
Pulang sekolah~
"HEH!! KELUAR!! KELUAR, NGGAK?! KALAU NGGAK, AKAN KU HANCUR KAN PINTU INI!!" ucap Nari dengan penuh emosi yang mengetuk pintu kamar Younghoon dengan keras.
"Ha ha ha ha" tawa Younghoon dari dalam kamar nya.
Brak brak brak brak brak!
"Dasar bodoh gila nggak berguna!!" ucap Nari emosi dan menendang nendang pintu kamar Younghoon.
"Ha ha ha ha ha" Younghoon masih tertawa di dalam kamar Younghoon.
"Kalau nggak mau selamanya tinggal di sana, keluar lah!!"
__ADS_1