
"Boleh minta nomor hp-mu?" ucap cowok yang memanggil Nari dari belakang.
"Apa....?" Nari terkejut!
"Dari dulu aku berpikir kamu cantik"
"Setiap masuk sekolah, aku selalu perhatikan kamu"
"Eum... Padding kuning cocok untuk mu"
"Aku nggak minta kita untuk segera jadian..."
"Tapi bisakah aku aku akrab dulu dengan mu?"
Nari hanya tercengang mendengar semua kata-kata itu.
"Ah... Kamu merasa terbebani, ya?"
"Nggak, nggak apa-apa" jawab Nari.
"Berikan hp-mu"
"Berarti aku boleh panggil kamu Nari, kan?"
"Ya? Ah... Iya... Boleh..."
"Ah, senang nya. Bagus lah aku beranikan diri duluan"
"Sebenarnya di sekitar ku ada beberapa yang bilang kamu manis"
"Ah, aku ngoceh sembarangan"
Aku nggak tau sama sekali!
"Kalau gitu masuk lah, nanti aku hubungi" Ucap cowok itu kemudian meninggalkan Nari.
"Nari" lanjut nya.
Ini mimpi, ya?
Nari mencubit pipi nya sendiri memastikan apakah ini mimpi atau bukan.
Nari kembali ke kelas dan kemudian di sapa oleh Sunji.
"Nari!" sapa Sunji yang mengetahui Nari sudah kembali.
"Dari mana saja? Aku khawatir, kamu lama nggak datang datang"
"Mirae titip ini, katanya buat kamu"
Nari tidak mendengar kan ucapan Sunji dan hanya sibuk melihat ke hp nya memastikan cowok yang meminta nomor hp nya menghubungi nya.
Benar, kan? Aku baru saja dapat nomor cowok?
Blush...
Pipi Nari merah merona.
__ADS_1
Argh! Gimana ini?!
Nari salah tingkah sampai menggebrak meja nya.
"Nari nggak suka roti ini? mau aku tukar kan ke kantin?" tanya Sunji kebingungan melihat tingkah Nari.
Sesuatu yang hanya ku tatap dari jauh, yang cuma ku bayangkan, dan bikin iri.
Ternyata bisa terjadi juga padaku...
Ku pikir aku selalu tersisih kan selama masa SMA-ku...
Ternyata ada yang memperhatikan aku.
Saat pelajaran bahasa, Nari melihat ke hp nya lagi, tetapi tidak ada tanda-tanda cowok tadi menelpon nya.
Saat pelajaran olahraga Nari mengecek hp nya lagi.
"Nari, nanti jatuh. Lihat depan, dong!" ucap Sunji khawatir jika Nari terjatuh di tangga karena Nari hanya sibuk melihat hp nya.
Saat istirahat makan siang, saat pelajaran Matematika Nari terus menerus mengecek hp nya.
Tetapi hasil nya Nihil! tidak ada satu pun panggilan dari cowok itu.
Dan tiba istirahat ke dua!
Nari, Mirae dan Yoona berada di taman sekolah yang sedang memakan Es krim batangan.
Nari tidak menyadari kalau Es krim nya meleleh di tangan nya.
"Heh, lepas kan hp-mu!" ucap Yoona.
"Oke, ku sita sampai jam istirahat selesai" Mirae yang mengambil hp Nari dari genggaman tangan Nari.
"Huwaa!!! kembali kan!!" teriak Nari memohon agar Mirae mengembalikan hp nya.
"Aku cemburu sama hp" ucap Mirae.
"Hari ini kamu aneh, deh! Ada yang mau hubungi kamu, ya?" tanya Yoona cemas sambil mengelap tangan Nari dengan serbet yang terkena lelehan Es krim.
Tetapi Nari tidak menjawab nya malahan dia memalingkan wajahnya.
"Kalau ku cari tau, pasti ketemu, kan!" ucap Mirae yang masih memegangi hp Nari.
"Kembali kan bodoh!!! Jangan di lihat-lihat!!" ucap Nari kesal.
"Oh? Ada nomor yang di private?"
"Kembali kan hp-ku!! Cepat kembali kan Mirae!!"
Skip! Pulang sekolah dan di rumah Nari~
"Aku pulang~" ucap Nari kemudian menuju ke kamar nya.
Aneh...
Kenapa dia nggak hubungi?
__ADS_1
Jangan-jangan Line nya lagi bermasalah....
Apa ku install ulang saja?
Tring~
Ada Line masuk!
Ternyata dari Seo Mirae~
Seo Mirae : Lagi Ngapain?
Nari tidak menjawab nya.
Biasanya kalau minta nomor, nggak lama langsung telepon, kan?
Gimana kalau aku coba tanya Yang Mi?
Pok! Hp Nari jatuh dari tangan nya dan mengenai muka nya.
"Uargh!! Sudah lah!!" Nari kesal dengan dirinya sendiri.
Aku ngapa in sih...? Padahal aku berusaha nggak ketahuan kalau ini pertama kalinya ada yang tertarik pada ku!
Nari menyesal yang berpikir yang tidak-tidak.
"Benar, santai saja!"
Mulai saat ini...
Aku nggak akan lihat-lihat hp-ku!
Nari pergi ke ruang ganti dan berganti pakaian.
Tring~
Ada pesan Line masuk!
Nari yang mendengar suara pesan masuk langsung bergegas melihat hp nya.
Setelah di lihat pesan tersebut ternyata itu dari....
Minjae Oppa (cowok yang minta nomor hp Nari) : Sudah sampai rumah?
Nari yang melihat nya langsung terkejut.
"Huwaa!"
"Kirim Apa, ya?!"
"Jawab apa, ya?!"
Ha ha ha ha!!
Younghoon yang mendengar suara Nari sampai luar kamar nya.
"Ampun deh...." ucap kesal Younghoon.
__ADS_1
"Kong, kayak nya kakak mu sudah gila!" ucap Younghoon kepada anjing peliharaan keluarga Nari yang di gendong Younghoon.