
cuplikan
"Zhi Qian memberi salam pada ayah dan Ibu Selir." ucap Zhi Qian sambil member salam pada sang ayah dan ibu Zhi Qiu
"ayah, kenapa Kaisar mengundangku dan kakak ke dua ke istana? apa ada sebuah acara di sana?" ucap Zhi Qian pada sang ayah
"benar, besok Kaisar akan memilihkan putra putra nya seorang permaisuri dan Selir." ucap Ayah Zhi Qian pada Zhi Qian
Zhi Qian menganggukkan kepalanya dan lanjut makan
baru pertama kali ini Zhi Qian memanggil musuhnya sebagai kakak dan tidak mencari gara gara di ruang makan hingga selesai makan malam dan kembali ke paviliun nya
......................
setelah selesai makan Zhi Qian kembali ke kamarnya dan langsung membaringkan tubuhnya di atas kasurnya dan setelahnya tertidur pulas
keesokan harinya Zhi Qian terbangun dengan keributan yang ada di luar kamarnya
Zhi Qian yang merasa terusik segera membuka pintu kamarnya dan melihat siapa yang membuat keributan
dan ternyata seseorang yang membuat keributan itu adalah Zhi Qiu yang sedang memarahi pelayan Zhi Qian
terlihat pelayan Zhi Qian yang siksa habis habisan membuat Zhi Qian kesal dan maju kemudian menahan tangan Zhi Qiu yang ingin menampar pelayannya
"apa yang kakak lakukan di luar kamarku pagi pagi begini?" ucap Zhi Qian pada Zhi Qiu dengan tatapan kesal
Zhi Qiu yang menyadari keberadaan Zhi Qian segera menghentikan perilaku buruknya terhadap pelayan Zhi Qian dan menata Zhi Qian
"ambil baju ini, pakai ini ketika kau mau pergi ke istana nanti." ucap Zhi Qiu pada Zhi Qian sambil menyerahkan sebuah kotak berisi gaun
Zhi Qian mengambilnya dari Zhi Qiu kemudian menaruhnya di dalam kamarnya lalu keluar lagi dan melihat Zhi Qiu
"aku menerima gaun pemberian kakak, Terima kasih."ucap Zhi Qian pada Zhi Qiu dengan senyuman palsu
Zhi Qiu dengan senyuman palsu juga menyapa Zhi Qian sebentar dan segera pergi dari sana
Zhi Qian melihat Zhi Qiu yang telah pergi dari paviliun nya segera kembali ke kamarnya dan melihat gaun yang sang kakak berikan padanya
dan benar saja Zhi Qian mencium aroma racun di sekitar gaun tersebut
Zhi Qian menyeringai dan kemudian melempar gaun tersebut ke atas kasurnya lalu pergi mandi dan menggunakan gaun lain yang cukup sederhana dan tidak mencolok
__ADS_1
Zhi Qian menyimpan gaun tersebut ke dalam kotak dan membawanya pergi bersama ke istana
setibanya di istana terlihat banyak bangsawan dan jenderal serta perdana menteri perdana menteri juga kaisar dan permaisuri serta para pangeran
Zhi Qian tidak tertarik dengan pangeran manapun dan lebih memilih duduk di bawah pohon dan menikmati pemandangan sekitar
dan di waktu bersamaan pula terlihat seorang pangeran yang sedang Memperhatikan Zhi Qian dari kejauhan
"wanita itu terlihat cukup menarik."ucap pangeran itu sambil melihat Zhi Qian menggunakan teropong
" apa yang yang mulia pangeran katakan?"ucap pengawal yang ada disamping pangeran itu
"tidak ada apa apa, kau cari informasi tentang gadis itu jangan lewatkan satu titik pun." ucap pangeran itu pada pengawalnya
pengawal pangeran itu mengerti dan segera pergi dari sana dan mengumpulkan informasi tentang Zhi Qian
sedangkan orang yang dibicarakan tanpa henti bersin bersin dan merasa dingin dibelakangnya
"sepertinya ada seseorang yang sedang membicarakan ku dari belakang." ucap Zhi Qian Yang menggigil karena merasa dingin
disisi lain terlihat saudara Zhi Qian yaitu Zhi Qiu sedang membicarakan hal hal buruk tentang Zhi Qian dengan teman temannya
semua teman teman Zhi Qiu mulai mencemooh Zhi Qian dari belakang dan menghina hina Zhi Qian tanpa henti
dan Zhi Qian yang kini perutnya keroncongan karena belum makan apapun segera berdiri dan pergi mencari makanan yang bisa dimakan
Zhi Qian kesana kemari mencari makanan akan tetapi tidak menemukan makanan di manapun
Zhi Qian yang telah kehabisan tenaga untuk mencari makanan duduk di sebuah kursi dengan wajah sayu
"Hai nona manis, apa kau kelaparan? lihat aku membawa sedikit cemilan, apa kau mau?" ucap seorang pangeran pada Zhi Qian
Zhi Qian yang melihat cemilan itu memakannya tanpa melihat pangeran yang menawarkannya cemilan
sedangkan sang pangeran yang merasa terabaikan mulai kesal dengan Zhi Qian kemudian menarik kembali cemilannya
"hei nona! beraninya kau mengabaikan ku! apa kau tahu aku ini siapa?" ucap pangeran itu pada Zhi Qian
Zhi Qian menggelengkan kepalanya pertanda bahwa dia tidak mengenal pangeran itu
"aku adalah pangeran Zhang Lao Cheng! hahaha…bagaiamana? apa kau takut sekarang?."ucap Qi Liu Cheng pada Zhi Qian dengan sombong
__ADS_1
"oh." ketus Zhi Qian pada Qu Liu Cheng kemudian pergi dari sana meninggalkan Qi Liu Cheng disana
sedangkan pangeran yang terus mengawasi Zhi Qian terkekeh melihat saudaranya Qi Liu Cheng diabaikan oleh Zhi Qian
"dia memang gadis spesial." ucap pangeran itu pada dirinya sendiri sambil memakan cemilan
sedangkan kakak Zhi Qian yaitu Zhi Qiu mendekati Zhi Qian yang sedang menyendiri
"hei adikku sayang, kenapa kau mengabaikan pangeran? itu sangat tidak baik untuk reputasi mu." ucap Zhi Qiu pada Zhi Qian dengan niat menyindir Zhi Qian
"untuk apa aku mempertahankan reputasi yang telah hancur dan berantakan?" ucap Zhi Qian pada Zhi Qiu dengan wajah datar
"dan oh iya, bukankah kakak pergi ke istana dengan tujuan ingin menggoda pangeran pangeran hingga kau bisa menikahi salah satu pangeran?" ucap Zhi Qian dengan menyindir balik Zhi Qiu
Zhi Qiu menggerakan giginya dan menggenggam erat sapu tangannya kemudian mengangkat satu tangannya ke atas dengan tujuan ingin menampar Zhi Qian
Zhi Qian yang tahu gerakan tersebut segera berpura pura di hadapan semua orang
sedangkan Zhi Qiu uang tidak mengetahuinya langsung menampar Zhi Qian dan membuat Zhi Qian terjatuh
bruk!
"akh! kakak…hiks…maafkan aku karena telah menghancurkan rencanamu." ucap Zhi Qian dengan pura pura menangis di hadapan orang orang sambil memegangi pipinya yang Zhi Qiu tampar
Zhi Qiu terkejut dengan perbuatan Zhi Qian dan telah merasa menang melawan Zhi Qian
"hahahaha…akhirnya kau mengakuinya juga! lihat saja aku akan menyiksamu setelah aku menjadi ratu nanti." ucsp Zhi Qiu tanpa melihat sekitarnya
Zhi Qian secara diam diam tersenyum dan menampakkan wajah tak berdaya nya di hadapan semua orang
"hiks…aku tahu aku cuma anak selir…tapi tolong jangan masukkan aku dalam penjara dan menyiksa ku." ucap Zhi Qian dengan sedih
"apa?! ternyata putri kedua perdana menteri begitu kejam terhadap saudarinya sendiri, benar benar memalukan." ucap orang orang yang ada di sekitar Zhi Qian dan Zhi Qiu
"dan apa di bilang? dia ingin menjadi ratu dan menyiksa adiknya? sangat menjijikan." ucap orang yang ada di samping Zhi Qian
Zhi Qian yang mulai mendengar orang orang membicarakan Zhi Qiu perlahan menyeringai dan melirik Zhi Qiu secara diam diam dan melihat ekspresi Zhi Qiu yang di cemooh oleh orang orang
sedangkan Zhi Qiu yang telah menyadari orang orang yang ada di sekitar nya segera mundur beberapa langkah ke belakang sambil melihat kiri kanannya secara bergantian
see you
__ADS_1
maaf baru baru update