
Sedangkan Xuan yuan zhang yang melihat hal tersebut terdiam bersama dengan jenderal jenderal yang lainnya
"haih…dasar wanita licik." ucap Xuan yuan zhang kemudian mulai makan bersama dengan jenderal jenderalnya
setelahnya semuanya bubar dan kembali ke tenda masing masing dan beristirahat
......................
keesokan harinya mereka berangkat lebih awal ke medan perang
di tengah perjalanan sebuah merpati pengiriman surat muncul dan mengatakan kalau pangeran yang ingin memberontak telah memunculkan dirinya dan berhasil di tangkap
di dalam surat juga tertulis bahwa sang pangeran hanya komplotan dari musuh yang sebenarnya ingin berperkang melawan negara Zhou
hal tersebut membuat Zhi Qian terkejut untuk beberapa saat setelahnya Zhi Qian kembali tersenyum menyeringai
Xuan yuan zhang yang melihat senyuman menyeramkan Zhi Qian sedikit terkejut dan merasa melihat dirinya sendiri ketika dia pertma kali ikut berperang
kini terlihat pasukan pasukan Xuan yuan zhang bersama dengan Zhi Qian telah sampai di medan perang
dan di hadapan mereka terlihat bantu prajurit yang telah siap berperang
Zhi Qian yang melihat hal tersebut seketika tertawa dengan sedikit menyeramkan dan menatap tajam semua prajurit musuh
"apakah ada tombak atau pedang tambahan? aku ingin pinjam satu." ucap Zhi Qian pada Xuan yuan zhang
"ada, prajurit berikan nona Zhi satu pedang dan satu tombak." ucap Xuan yuan zhang
terlihat prajurit yang muncul di belakang Xuan yuan zhang sambil membawa satu pedang dan tombak
__ADS_1
"hm…aku ambil keduanya, pedangnya aku bawa saja ini sementara, siapa tahu tombaknya rusak dan ada pedang sebagai penggantinya." ucap Zhi Qian seraya mengambil pedang dan tombak dari prajurit tersebut dan turun dari kudanya
Terlihat Zhi Qian yang mulai bergerak menuju ke para prajurit musuh yang menertawakannya
dengan sekali tebasan kepala salah satu prajurit yang menertawakannya terlepas dari lehernya
seketika semua terdiam melihat apa yang baru saja Zhi Qian lakukan
"hahahahaha…hihihihihihi…sudah lama semenjak aku tidak membunuh orang…dan kalian adalah orang terpilih yang akan aku bunuh!" ucap Zhi Qian dengan senyuman menyeramkan dan mengerikan
Xuan yuan zhang yang melihat dan pendengar apa yang Zhi Qian katakan tertegun
kini terlihat Zhi Qian yang melaju kencang ke depan dan menebas semua prajurit yang berasani menghalangi jalannya
Zhi Qian bagaikan dewi maut yang mencabut semua nyawa prajurit musuh dengan cepat
Xuan yuan zhang yang melihat hal tersebut tertegun, begitupun dengan prajurit prajurit lainnya yang melihat kelakuan Zhi Qian yang sebenarnya jika ada di medan perang
"yang dia katakan benar, semuanya mau dan lawan! kemenangan ada di tangan kita!" ucap Xuan yuan Zhang kemudian turun dari kudanya dan berlari dan melawan semua prajurit yang menghalanginya
sedangkan kini Kia hampir sampai di tempat seseorang yang memimpin semua prajurit lawan tersebut
di tempat seseorang itu Terlihat seorang pangeran yang sedang bersenang senang dan wanitanya
"gawat pengeran! ada seorang wanita tak di kenal yang ikut berperang dengan putra mahkota kerajaan Zhou dan tadi pas dia sampai dia sudah membunuh satu jenderal kita, sekarang saat ini dia sedang menuju ke sini." ucap seorang pelapor pada pangeran itu
benar seseorang yang memimpin prajurit lawan adalah seorang pengeran dari negeri yang tak jauh dari Kerajaan Zhou yang tak lain adalah kerajaan Qing
dia adalah putra mahkota kerajaan Qing yaitu Chu Jiu Xing
__ADS_1
"hahaha…kau bilang seorang wanita juga ikut berperang? hahahaha…kau sebaiknya jangan bercanda! mana mungkin seorang wanita ikut berperang!" ucap Chu Jiu Xing dengan kesal pada pelapornya
"kalau yang mulia tidak percaya maka silahkan yang mulia lihat sendiri." ucap pelapor tersebut pada Chu Jiu Xing
"baiklah, tapi jika kau membohongiku maka jangan harap bisa hidup sampai besok." ucap Chu Jiu Xing kemudian bangkit dan pergi melihat
"dimana? aku tidak melihat seorang wanita." ucap Chu Jiu Xing dengan tidak percaya
"yang mulia lihat di sebelah sanae, bukankah dia adalah wanita?" ucap pelapor tersebut pada Chu Jiu Xing
"hm…yang kau katakan benar…dia adalah wanita yang sangat cantik, dia adalah bidadari." ucap Chu Jiu Xing yang langsung terpana melihat kecantikan Zhi Qian
"kalau dia sudah mau sampai di sini katakan padaku, aku yang akan turun tangan sendiri Menghadapinya." ucap Chu Jiu Xing kemudian kembali duduk dan meminum anggur
tak lama setelahnya terlihat Zhi Qian yang telah sampai di depan tempat peristirahatan Chu Jiu Xing
"woi! turun sini! lawan aku!" ucap Zhi Qian dengan berteriak
"oh? sepertinya dia sudah datang, kau tinggal di sini idan memperhatikan, biar aku yang turun tangan menghadapi wanita cantik itu." ucap Chu Jiu Xing kemudian turun ke bawah dan bersiap melawan Zhi Qian
"wanita, kau bisa menyerah sekarang juga dan ikut denganku ke kerajaan Qing lalu menjadi sselirku, bagaimana?" ucap Chu Jiu Xing pada Zhi Qian
"maaf sekali tapi aku tidak tertarik." ucap Zhi Qian pada Chu Jiu Xing
"lebih baik kita selesaikan masalah kita sekarang juga." ucap Zhi Qian lagi pada Chu Jiu Xing
"baiklah, kita bertarung berdua, semua prajurit berhenti bertarung dan jadilah penonton aku dan wanita cantik ini." ucap Chu Jiu Xing dengan nada lantang
semua prajurit yang mendengarnya berhenti begitupun dengan Xuan yuan Zhang dan prajurit prajuritnya
__ADS_1
see you