
Zhi Qian terkejut bukan main karena ternyata yang ada di balik semak semak itu adalah orang dan dia adalah laki laki bertopeng dengan jubah hitamnya
"siapa kau???!!!" ucap Zhi Qian dengan gugup sambil terus berjalan ke belakang
"heh! siapa aku? aku adalah malaikat pencabut nyawamu." ucap laki-laki bertopeng itu dengan tawa jahat
"itu jika kau bisa mendekatiku." ucap Zhi Qian
laki laki itu mengeluarkan belatinya dan bergerak dengan cepat ke arah Zhi Qian
Zhi Qian terkejut dan segera mengeluarkan pisaunya yang ada di balik bajunya
trang! trang! trang!
Zhi Qian dan laki-laki bertopeng itu seri, suara pisau dan belati yang beradu terus menerus membuat warga desa kecil itu terbangun
"hoam.. apa yang terjadi? suara apa itu? berisik sekali... " ucap salah seorang penduduk yang terbangun karena suara dari pisau Zhi Qian dan belati laki-laki bertopeng tesebut
Zhi Qian yang terus menahan serangan dari laki-laki bertopeng itu mulai kewalahan karena kecepatan serangan dari laki-laki bertopeng itu sangatlah cepat
"kalau begini terus akulah yang akan terbunuh." ucap Zhi Qian sambil terus mencari rencana untuk mengalahkan laki-laki bertopeng itu
Bip! Bip! Bip!
[Tuan bisa menggunakan spirit beast tuan jika ingin mengalahkan laki laki bertopeng itu.] ucap xiaomi
Zhi Qian menepuk dahinya dan mengeluarkan silver dan Yun Qi dari dalam gelang ruang
"silver, Yun Qi bantu aku membereskan orang bertopeng ini." ucap Zhi Qian
silver dan Yun Qi menganggukkan kepalanya dan segera mengerang laki laki bertopeng itu
"tak disangka kau memiliki lebih dari satu hewan kontrak manusia." ucap laki-laki bertopeng itu lalu bergerak dengan gesit ke arah Zhi Qian
Zhi Qian terkejut dengan kecepatan dari laki-laki bertopeng itu
"gadis kecil, kali ini aku mengampuni mu." ucap nya lalu pergi begitu saja
Zhi Qian terkejut dengan kepergian laki-laki bertopeng itu secara tiba tiba
dan pada saat bersama pula warga desa bersama kakek Jun Qiao da nenek Yan Jin
"apa yang terjadi disini? kanapa tengah amal begini begitu ribut di tempat mu?" ucap nenek Yan Jin dengan sedikit marah
"maafkan aku nenek Yan Jin, aku tadi melihat seorang penyusup di semak semak dan menantangu bertarung, tapi aku tidak mampu dan mengeluarkan kedua spirit Beast ku untuk membantuku mengalahkan penyusup itu." ucap Zhi Qian dengan rasa bersalah
kakek Jun Qiao melihat kedua hewan kontrak Zhi Qian dan keadaan sekitar nya dan maju kenapah kedua hewan kontrak Zhi Qian
"bukankah ini adalah serigala bulan darah dan phyton hitam yang melegenda itu?" ucap kakek Jun Qiao
"apa-apakah.. apakah kau tuan mereka?" ucso kakek Jun Qiao dengan sedikit terkejut
Zhi Qian menganggukkan kepalanya secara perlahan
"jadi berarti... " Jeda kakek Jun Qiao lalu menatap Zhi Qian
__ADS_1
"jadi berarti apa kakek Jun Qiao?"/tanya Zhi Qian dengan penasaran
"ah! tidak ada apa apa! tidak ada apa apa!" ucap kakek Jun Qiao
Zhi Qian bisa menyadari kalau kakek Jun Qiao menyembunyikan sesuatu darinya tapi karena merasa sedikit enggan untuk menanyakan nya lebih lanjut lagi makan Zhi Qian berhenti bertanya
"kalau begitu ayo kita pulang kembali ke rumah kita." ucap Salah satu penduduk lalu berbalik pulang ke rumahnya
begitu pun dengan yang lainnya yang ikut pulang dan tinggal nenek Yan Jin dan kakek Jun Qiao bersama Zhi Qian
"nona Zhi Qian maaf karena telah mengganggumu tengah malam begini." Ucap nenek Yan Jin
"ah, nenek tidak perlu meminta maaf, yang meminta maaf seharusnya aku karena telah mengganggu tidur kalian." ucap Zhi Qian dengan rasa bersalah
nenek Yan Jin tersenyum hangat pada Zhi Qian dan menarik kakek Jun Qiao pulang bersamanya
"kalau begitu sana tidurlah nak." ucap kakek Jun Qiao sambil memegangi kupingnya yang terasa panas
Zhi Qian membawa masuk kedua hewan kontraknya ke dalam gelang ruang nya lalu melambaikan tangannya lalu masuk ke kamarnya dan tidur kembali
keesokan harinya Zhi Qian terbangun diajak sedikit kesiangan akibat perkelahian ditengah malam kemarin
Bip! Bip! Bip!
[hehehe... apa tidur tuan nyenyak semalam?] tanya xiaomi sambil terkekeh
"tidak sama sekali." ucap Zhi Qian sambil berganti pakaian
Zhi Qian berjalan ke ruang makan yang nenek Yan Jin katakan
Zhi Qian yang baru sampai hampir kehabisan tempat, untungnya nenek Yan Jin menyiapkan tempat ekstra untuk Zhi Qian
"nak, duduk lah, ini sarapanmu." ucap nenek Yan Jin sambil memberi Zhi Qian sebuah paham ayam panggang
"Terima kasih nek." ucap Zhi Qian lalu melahap makanannya dengan cepat
kakek Jun Qiao yang kebetulan ada disana juga terkekeh melihat perilaku Zhi Qian saat makan tanpa tata krama sama sekali
"pelan pelan saja makannya." ucap kakek Jun Qiao sambil mendekati Zhi Qian dari belakang
Zhi Qian terkejut dan tersedak, "uhuk! uhuk! uhuk!" batuk Zhi Qian yang terkejut dengan kedatangan sang kakek secara tiba tiba
"nah kan, sudah aku bilang jangan makan buru buru." Ucap kakek Jun Qiao sambil memerintah Zhi Qian air
"kakek Jun Qiao, bisa kah kakek tidak muncul secara tiba tiba? kakek membuatku terkejut setengah mati." ucap Zhi Qian dengan kesal
kakek Jun Qiao terekekeh melihat Zhi Qian terkejut dengan ekspresi kesalnya da entah kenapa terus muncul perasaan akrab dalam diri kakek Jun Qiao terhadap Zhi Qian
'sebenarnya siapa Zhi Qian ini?'gumam kakek Jun Qiao dalam hatinya
beberapa saat kemudian Zhi Qian selesai makan dan siap kembali
"Baiklah aku sudah selesai makan, Terima kasih atas semua ini." ucap Zhi Qian sambil membungkukkan badannya
"kau tidak perlu berTerima kasih pada Kami, susah seharusnya kami menjamu mu." ucap nenek Yan Jin yang terus tersenyum lembut
__ADS_1
Zhi Qian kembali berdiri tegak dan siap berangkat akan tetapi sepertinya dia lupa jalan pulangnya
"ekhm.. nenek Yan Jin, sebenarnya aku tidak tahu jalan pulangnya, bisakah nenek menuntunku?" ucap Zhi Qian dengan sedikit malu
nenek Yan Jin dan kakek Jun Qiao terkekeh melihat Zhi Qian yang kekanak-kanakan
"Hahaha... baiklah ayo jalan, kalian jaga desa ya." ucap nenek Yan Jin lalu membawa Zhi Qian pergi dari sana
dalam perjalanan pulang terasa sangat canggung bagi Zhi Qian dan nenek Yan Jin
"oh iya nenek Yan Jin, apa nenek tahu dimana aku bisa menemukan jamur budha 10.000 tahun?" ucap Zhi Qian
nenek Yan Jin tiba tiba berhenti membuat Zhi Qian terjatuh ke belakang
"jamur budha 10.000 tahun? untuk apa kau mencari jamur itu?" ucap nenek Yan Jin yang tiba tiba bersikap dingin
Zhi Qian yang tidak tahu apa apa berdiri dan memberi tahu nenek Yan Jin alasan mengapa ia mencari jamur tersebut
"aku sangat membutuhkan jamur itu untuk menghilangkan racun yang menyumbat dantianku." ucap Zhi Qian sambil menepuk-nepuk pakaiannya yang terkena kotoran
nenek Yan Jin tidak percaya dengan perkataan Zhi Qian dan berbalik menatap Zhi Qian
"apa yang kau katakan itu sungguhan?" ucap Nenek Yan Jin dengan serius
Zhi Qian menganggukkan kepalanya dengan cepat, "kalau tidak percaya nenek Yan Jin bisa memeriksaku." ucap Zhi Qian sambil mengulurkan tangannya untuk diperiksa
nenek Yan Jin pun memegang tangan Zhi Qian dan memeriksanya dan benar jika dantian Zhi Qian tersumbat racun
'ternyata benar.' batin nenek Yan Jin sembari melepaskan tangan Zhi Qian
"baiklah yang kau katakan benar." ucap nenek Yan Jin
"jika kau ingin mendapatkan jamur itu maka kau harus pergi ke hutan kematian di bagian terdalam hutan itu terdapat jamur yang kau cari." ucap nenek Yan Jin
"Terima kasih atas petunjuknya nenek Yan Jin."ucap Zhi Qian
dan mereka akhirnya sampai di portal yang merupakan jalan keluar ke ibukota
"sampai jumpa nenek Yan Jin."ucap Zhi Qian sembari melambaikan tangannya dan tersenyum hangat pada nenek Yan Jin
nenek Yan Jin yang merasa tidak rela berpisah dengan Zhi Qian harus menahan nya dan ikut melambaikan tangannya
"jika kau punya waktu luang berkunjung lah kesinii ya." ucap nenek Yan Jin yang sedikit berteriak dan mengeluarkan air matanya
baru pertama kali ini nenek Yan Jin menangis karena kepergian seorang Zhi Qian dimatanya
oke next~~
episode selanjutnya~~
mohon maaf bila ada kesalahan ketik atau ada yang kurang dengan karya saya ataupun kurang menarik dan membosankan bagi para pembaca sekalian~
see you~~
bye bye ššš
__ADS_1