God Heaven System

God Heaven System
EPISODE 24


__ADS_3

Zhi Qian yang juga tahu maksud dari seseorang itu terkekeh kecil dan mengabaikannya dan pergi bersama dengan Xuan yuan zhang


"jika ingin menggoda seseorang perhatikan baik baik dulu orang yang ingin kau goda itu nona." sinis Zhi Qian pada seseorang itu


......................


'Ck! sialan! Xuan yuan Zhang, aku pastikan kau akan bertekuk lutut di hadapanku dan memohon untuk di cintai olehku suatu saat nanti.' Gumam wanita itu dalam hatinya seraya berdiri dan pergi dari sana dengan kesal


sedangkan kini terlihat Zhi Qian yang puas dengan ekspresi dari sang wanita tadi yang aksinya tidak berhasil pada Xuan yuan Zhang


"apa yang kau tertawakan hah?" ucap Xuan yuan Zhang yang bingung melihat Zhi Qian tertawa sendiri


"tidak ada apa apa, hanya melihat ekspresi dari wanita tadi yang kau abaikan, hahaha…dia pasti mengira dia berhasil menggodamu tapi ternyata tidak." ucap Zhi Qian pada Xuan yuan Zhang sambil terkekeh kecil


"apa kau puas sekarang hah?" ucap Xuan yuan Zhang pada Zhi Qian


"aku sangat sangat puas, wanita seperti dia memang pantas di perlakuan seperti itu." u ucap Zhi Qian pada Xuan yuan Zhang


"baiklah…sekarang berhenti tertawa, kita hampir sampai di istana." ucap Xuan yuan Zhang pada Zhi Qian


Zhi Qian mengangguk anggukkan kepalanya seraya mengikuti Xuan yuan Zhang dari belakang

__ADS_1


tak lama setelahnya mereka sampai di ibukota dan terlihat gerbang istana kerajaan ada di depan mata mereka


Zhi Qian yang melihatnya membuat kudanya berlari dengan cepat dan masuk duluan ke istana


sedangkan Xuan yuan Zhang yang melihat Zhi Qian sangat terburu buru masuk terkekeh kecil sembari menggeleng gelengkan kepalanya


"dasar Zhi Qian." u ucap Xuan yuan Zhang seraya memasuki istana


"akhirnya pulang juga, lain kali aku tidak akan ikut berperang lagi, di medan perang sangat merepotkan, banyak pria mesum di sana." ucap Zhi Qian dengan terang terangan


sedangkan Xuan yung Zhong yang mendengar apa yang Zhi Qian katakan menggeleng gelengkan kepalanya seraya menghela napas


"tidak ada ayahanda, di sana aku sangat terkejut karena ternyata Zhi Qian bisa menumbangkan jenderal mereka dengan sekali serangan dan menjatuhkan kepalanya." ucap Xuan yuan Zhang pada Xuan yung Zhong


"apa? Zhi Qian menumbangkan jenderal mereka dalam sekali serangan? apa itu benar adanya?" tanya Xuan yung Zhong pada Xuan yuan Zhang


"yang yang mulia putra mahkota katakan benar yang mulia, nona Zhi maju duluan dan berhasil sampai di tempat pengeran Qing Jiu Xing dengan cepat dan mengalahkan Qing Jiu Xing di hadapan semua prajurit." ucap salah satu jenderal pada Xuan yung iba


"lalu? ada lagi?" ucap Xuan yung Zhong pada jenderal tersebut


"tidak hanya itu, pangeran Qing Jiu Xing juga menyatakan cintanya pada nona Zhi setelah dia di kalahkan oleh nona Zhi." ucap jenderal tersebut pada Xuan yung Zhong

__ADS_1


"nah, selanjuntya pangeran itu mengatakan kalau dia akan memberikan jabatannya sebagai raja nanti pada nona Zhi asalkan nona Zhi mau tinggal di sampingnya, tidak hanya itu pangeran itu juga mau memberikan kerajaannya pada nona Zhi jika nona Zhi mau tinggal di sisiNya." ucap jenderal tersebut pada Xuan yung Zhong


sedangkan Xuan yuan Zhang yang mendengar apa yang jenderalnya katakan seketika jadi kesal dan pergi dari sana


Xuan yung Zhong yang melihat kepergian dari Xuan yuan Zhang dengan kesal tertawa kecil sembari melihat Zhi Qian


"akhirnya ada seseorang yang bisa mengubah sikap dan menasehatimu di masa depan nanti." ucap Xuan yung Zhong sambil melihat ke arah Zhi Qian


"putra mahkota memiliki takdir yang sangat unik dan sudah terikat pernikahan dengan nona Zhi dari beberapa kehidupan yang lampau." ucap seorang guru negara pada Xuan yung Zhong


"itu kabar baik, aku akan menentukan pernikahan mereka dengan cepat, guru negara tolong carikan waktu yang tepat dan cepat untuk melaksanakan pernikahan mereka berdua." ucap Xuan yung Zhong pada guru negara


"akan segera saya laksanakan yang mulia." ucap guru negara tersebut kemudian pergi dari sana


terlihat Xuan yung Zhong yang sedang memikirkan masa lalunya dengan ibunya Xuan yuan Zhang dulu


"Jiang man, apa kau melihat anak kita sekarang? dia sudah memiliki takdir pernikahan dengan seorang putri perdana menteri, dia bernama Zhi Qian." ucap Xuan yung Zhong sambil menatap langit yang cerah


"dia akan jadi istri satu satunya putra kita nanti di masa depan dan akan menjadi permaisuri yang akan membanggakan rakyat dan negaranya." ucap Xuan yung Zhong lagi seraya tersenyum dan pergi menyapa Zhi Qian


see you

__ADS_1


__ADS_2