
"hatchi! ugh…siapa yang membicarakanku dari belakang?" ucap Zhi Qian dengan kebingungan
"sebaiknya aku mandi, seluruh tubuhku terasa lengket karena keringatan." ucap Zhi Qian kemudian ke nak mandinya dan mandi
setelahnya beristirahat di kasusnya dan masuk ke dalam alam mimpinya dengan sangat cepat
......................
malam hari telah tiba dan terlihat kasim kaisar Xuan yung Zhong ada di kediaman perdana menteri Zhi
"nonaZhi Qian seorang nona yang. berbudi luhur dan baik hati, atas kemurahan hatinya yang luhur maka ia di anugrahi sebuah pernikahan dengan pangeran mahkota Xuan yung Zhong, silahkan nona Zhi Qian menerima dekrit Kekaisaran." ucap kasim tersebut
Zhi Qian yang mendengar apa yang kasim terekam katakan terkejut dan terdiam di tempat
"acara pernikahan putra mahkota yang tentukan, nona tunggu kabar bahagia saja mengenai pernikahan nona dengan putra mahkota, dan mulai sekarang nona di anugrahi sebagai calon putri Mahkota." ucap kasim tersebut lagi pada Zhi Qian
sekali lagi Zhi Qian terkejut bukan main
"apa apaan ini? siapa yang menyuruh anda mengirimkan dekrit Kekaisaran ini?" ucap Zhi Qian sembari mengambil dekrit Kekaisaran tersebut dari Kasim itu
"yang mulia Kaisar, nona tenang saja, ini juga termasuk permintaan dari putra mahkota sendiri." ucap kasim tersebut pada Zhi Qian
"…" Zhi Qian kini menatap benci dekrit tersebut dan dengan penuh kesal Zhi Qian langsung pergi ke sana sambil membawa dekrit Kekaisaran itu
"ah, tuan Kasim maafkan atas kelancangan putri saya, sejak dini dia memang tidak pernah di didik." ucap Zhi Xu pada kasim tersebut
"tidak apa apa Tuan Zhi, kalau begitu hamba pamit dulu." ucap kasim tersebut
"tak di sangka anak siak itu akan menikah dengan putra mahkota." ucap Zhi Xu
"nak, sebaiknya kau baik baik pada anak sial itu dan kau juga harus memanjakannya, mungkin saja jika dia berhasil menjadi permaisuri maka dia akan berkonstruksi besar pada keluarga Zhi kita." ucap Zhi Ling pada Zhi Xu
__ADS_1
"baik Ibu, aku akan melakukan yang terbaik padanya agar dia mau berkontribusi pada keluarga kita ketika dia sudah berjaya." ucap Zhi Xu kemudian pergi dari sana
sedang Zhi Qiu yang mendengar dan melihat hal tersebut terkejut dan bertambah kesal dan benci pada Zhi Qian
dan di sisi lain pula terlihat Zhi Qian yang sangat stres karena pernikahan yang di jodohkan oleh Kaisar Xuan yung Zhong
"apa apaan Kaisar itu, beraninya menikahkan aku dengan putranya, enak saja, kalau mau menikahiku maka kau harus memenuhi syarat syaratnya." ucap Zhi Qian dengan kesal
Ting! Ting! Ting!
[selamat tuan berhasil menyelesaikan misi A, yaitu menikah dengan putra mahkota Xuan yuan zhang^^] ucap xiaomi
[sebagai hadiah,tuan mendapatkan 500 poin keberuntungan~] ucap xiaomi
"hah? begitu juga bisa?" ucap Zhi Qian dengan terkejut
[tentu saja bisa tuan.] ucap xiaomi pada Zhi Qian
"ya sudahlah, kau jangan ganggu aku, aku lagi ingin menyendiri." ucap Zhi Qian pada Xiaomi
tak lama setelah Zhi Qian memikirkan pernikahan tersebut ia tertidur hingga keesokan harinya tanpa makan
keesokan harinya…
"aku akan berangkat berperang hari ini, aku sudah bangun pagi dan menyiapkan semua Barang keperluanku." ucap Zhi Qian kemudian keluar dari kamarnya
di saat yang bersamaan Zhi Xu muncul dan melihat Zhi Qian yang memakai pakaian perang
"kau mau kemana dengan pakaian perang itu?" ucap Zhi Xu pada Zhi Qian
"hri ini aku akan, berangkat berperang bersama dengan putra mahkota." ucap Zhi Qian pada zhi Xu
__ADS_1
"itu terlalu bahaya, lebih baik kau tidak ikut pergi." ucap Zhi Xu pada Zhi Qian
"ayah ku sayang…sebagai calon istri pangeran mahkota yang merupakan dewa perang, aku harus kuat dan ikut berperang bersama dengannya." ucap Zhi Qian pada Zhi Xu
"dan lagi, istri dewa perang harus kuat dan selalu berada di samping suaminya di manapun ia berada." ucap Zhi Qian pada Zhi Xu
"ah…anak ini…terserah apa yang kau katakan." ucap Zhi Xu kemudian pergi dari sana
'anak ini benar benar mirip dengan ibunya dulu.' Gumam Zhi Xu dalam hatinya
kini putra mahkota telah sampai di depan pintu masuk kediaman perdana menteri Zhi bersama dengan gerombolan prajurit dan kuda untuk Zhi Qian tunggangi ke medan perang
"Zhi Qian! waktunya berangkat, bawa barang barangmu." ucap Xuan Yuan Zhang yang sedikit berteriak di depan pintu masuk kediaman perdana menteri Zhi
tak lama setelahnya Zhi Qian muncul dengan sedikit barang bawaan
"taruh saja barang barangmu di kereta dan kita pergi dengan menunggangi kuda." ucap Xuan Yuan Zhang pada Zhi Qian
"baik Tuan." ucap Zhi Qian kemudian menaruh barangnya dan menunggangi kuda yang Xuan Yuan Zhang berikan padanya
"tak di sangka kau bisa Menunggangi kuda." ucap Xuan Yuan Zhang pada Zhi Qian
"hehe…jangan terkejut, di medan perang nanti aku akan membantai semuanya dengan cepat dan membuatmu terkejut lagi." ucap Zhi Qian dengan penuh percaya diri pada Xuan Yuan Zhang
"ekhem…terserah apa yang kau katakan, percepat jalannya, kita bisa sampai di hutan perbatasan malam ini jika kecepatan ditingkatkan." ucap Xuan Yuan Zhang pada semua prajuritnya berserta Zhi Qian
'dia yang begitu percaya diri terlihat sangat imut.' Gumam Xuan Yuan Zhang yang kini merona malu
berjam jam berlalu dan terlihat kini malam hari telah tiba dan waktunya beristirahat
dan tepat saat malam hari juga mereka tiba di hutan perbatasan
__ADS_1
akhrinya mereka beristirahat dan mendirikan tenda di sana
see you