
π€ππππππππ ππππ¦π π π£πππ πͺπππ π€πππππ ππ€ππ ππ πππππ£ππππ π€ππππ₯πππ πππ£π€ππ π€ππππ£π πππ£π€πππππ
"πππ₯πππβ¦π¦ππβ¦π€ππ‘ππ£π₯πππͺπ πππ π€ππ€ππ π£πππ πͺπππ π€πππππ ππππππππ£ππππ πππ₯π." π¦ππππ π π©π¦ππ πͺπ¦ππ β€ππππ πππ β€ππ π’πππ π€ππππ£π πππ£π€πππππ
......................
"jangan pikirkan itu dulu, kita selesaikan dulu cuci piringnya." ucap Xuan Yuan Zhang pada Zhi Qian
sedangkan di sisi lain terlihat para pangeran yang masih saja Memperbincangkan Zhi Qian dan Xuan Yuan Zhang yang begitu dekat satu sama lain
"aku rasa saudara kita yang dingin itu sedang mendekati dan mendapatkan hati Qian." ucap Xuan Yuan Yan pada pangeran kedua
pangeran kedua bernama Xuan Yuan Shao, seorang pangeran yang pandai dalam kaligrafi dan kepintarannya hampir sama seperti Xuan Yuan Yan
"kau benar Yan, ehβ¦tunggu dulu, kenapa kau memanggil nona Zhi sebagai Qian." ucap Xuan Yuan Shao pada Xuan Yuan Yan
"itu yahβ¦aku bertemu dengannya di istana waktu itu dan berkenalan dengannya." ucap Xuan Yuan Yan pada Xuan Yuan Shao
"bagaiamana jika kita membantu kakak kita yang dingin itu? jarang kita bisa membantunya, ini bisa menjadi kesempatan baik untuk kita membantunya." ucap pangeran ke lima
pangeran ke lima bernama Xuan Yuan lang, seorang pangeran yang bersikap seperti seorang anak umur tiga tahun, walaupun begitu dia juga pintar
__ADS_1
"yang adik ke lima katakan ada benarnya juga, ayo kita buat rencana untuk mempersatukan dua insan itu." ucap Xuan Yuan Shao pada yang lainnya
sedangkan putri keenam yang juga ikut terbilang dalam rencana tersebut langsung pergi dari sana setelah rencana selesai di buat
sedangkan di sisi lain terlihat Zhi Qian dan Xuan Yuan Zhang yang telah selesai mencuci piring dan pergi ke taman jalan jalan
di saat yang bersamaan putri keenam mendatangi Zhi Qian
"kakak Qian, kakak datang ke istana, tapi tidak menemuiku dan malah menemui kakak dingin ini." ucap putri keenam pada Zhi Qian
putri keenam bernama Xuan Yuan Luo, Xuan Yuan Luo sendiri seorang putri satu satunya kaisar yang cantik dan mewarisi wajah permaisuri dan sikap seperti kaisar
"ada apa putri keenam mencari tamba?" ucap Zhi Qian pada Xuan Yuan Luo
"hah? saling menyukai? itu mana mungkin, aku sama sekali tidak menyukai kakak dinginmu itu." ucap Zhi Qian pada Xuan Yuan Luo sambil trsenyum canggung
"itu tidak mungkin, orang yang akan menikah itu adalah orang yang saling menyukai satu sama lain." ucap Xuan Yuan Luo dengan kesal pada Zhi Qian
"eh? baiklah baiklah, aku dan kakak dinginmu saling menyukai, putri keenam sudah puas kan?" ucap Zhi Qian dengan terpaksa
sedangkan Xuan Yuan Zhang yang mendengar Zhi Qian menyukai dirinya seketika terkejut dan tersenyum senyum sendiri
__ADS_1
Xuan Yuan Luo yang benar benar memperhatikan sikap Xuan Yuan Zhang yang berlebihan terhadap apa yang baru saja Zhi Qian katakan terkekeh kecil dan menyeringai
"kalau begitu kakak Qian dan kakak dingin harus banyak berduaan supaya rasa sukanya semakin banyak." ucap Xuan Yuan Luo seraya pergi dari sana dengan berlari kencang meninggalkan Zhi Qian dan, Xuan Yuan Zhang berduaan
setelah kepergian Xuan Yuan Luo terlihat Xuan Yuan Zhang yang duduk di sebuah kursi di taman dan langsung menarik tangan Zhi Qian dan membuatnya duduk di pangkuannya
"a-apa yang kau lakukan? disini banyak orang, mereka akan membicarakan kita nantinya." bisik Zhi Qian dengan malu pada Xuan Yuan Zhang
"sama sekali tidak ada orang disini, untuk apa kau mau malu begitu?" ucap Xuan Yuan Zhang pada Zhi Qian
"tapi iniβ¦bukankah ini sedikit tidak pantas?" ucap Zhi Qian yang sambil mendorong tubuh Xuan Yuan Zhang agar menjadi lebih jauh dari Xuan Yuan Zhang sedikit
"aku tidak akan melepaskanmu, tadi kau mengatakan bahwa kita saling menyukai, berarti bisa dibilang kita ini kekasih kan?" ucap Xuan Yuan Zhang pada Zhi Qian
"ayo katakan iyaβ¦kumohon, hanya itu saja, aku akan melepaskanmu setelah kau mengatakan iya." ucap Xuan Yuan Zhang pada Zhi Qian
Zhi Qian yang melihat Xuan Yuan Zhang sangat berharap tidak bisa menolak dan terpaksa mengatakan iya pada Xuan Yuan Zhang
setelah mengatakan iya Xuan Yuan Zhang langsung saja mencium bibir Zhi Qian yang lembut dan empuk bagaikan roti empuk
Zhi Qian yang dicium secara paksa terkejut dan, berusaha melepaskan ciuman Xuan Yuan Zhang tapi sayang tidak bisa ia lepaskan karena pelukan Xuan Yuan Zhang yang sangat erat
__ADS_1
see you