
Setelahnya Xuan Yuan Zhang pergi menghirup angin segar di luar mansionnya
dan sekali lagi Xuan Yuan Zhang melihat bayang bayang Zhi Qian di awan
hal tersebut membuat Xuan Yuan Zhang lagi lagi terang tak terhingga
'sebenarnya apa yang terjadi padaku?'Gumam Xuan Yuan Zhang dalam hatinya
......................
"apakah dia akan ke istana hari ini? kenapa aku terus memikirkannya?" ucap Xuan Yuan Zhang yang mulai gelisah
di waktu yang bersamaan terlihat Zhi Qian yang telah sampai di depan pintu gerbang masuk istana
"permisi, aku ada sesuatu yang ingin di diskusikan dengan yang Mulia kaisar." ucap Zhi Qian pada kedua penjaga yang berada di luar pintu gerbang masuk istana
"boleh, silahkan masuk Nona Zhi." ucap kedua penjaga tersebut kemudian membukakan pintu gerbang untuk Zhi Qian
Zhi Qian tersenyum pada kedua penjaga tersebut dan langsung masuk dan menuju ke ruangan kaisar bersama salah satu dari kedua penjaga tersebut
di sana terlihat kaisar yang sedang berdiskusi dengan Xuan Yuan Zhang mengenai masalah penting
dan pendiskusian tersebut terganggu akibat kedatangan Zhi Qian
tok! tok! tok!
suara ketukan pintu
__ADS_1
"Yang mulia, maaf mengganggu, tapi nona Zhi datang ke istana dan ingin bertemu dengan yang Mulia, katanya ada yang ingin di diskusikan dengan yang mulia kaisar." ucap penjaga tersebut dari luar ruang belajar kaisar
"biarkan dia masuk." ucap kaisar pada penjaga tersebut
penjaga tersebut membukakan pintu ruang belajar dan mempersilahkan Zhi Qian masuk
di dalam sana terlihat Xuan Yuan Zhang yang berpapasan mata dengan Zhi Qian
hal tersebut terlihat oleh kaisar dan membuat kaisar tersenyum senyum kecil sendiri
"baiklah…apa yang ingin nona Zhi diskusikan denganku?"tanya kaisar pada Zhi Qian
"kalau boleh bisakah saya ikut dalam peperangan nanti?" tanya Zhi Qian
"i-ini…apa maksud Nona Zhi? bisakah lebih di perjelas?" tanya kaisar lagi pada Zhi Qian
"ternyata begitu…baiklah, tapi aku tidak akan merasa tenang jika kau tidak di bawah perlindungan Xuan Yuan Zhang." ucap kaisar pada Zhi Qian
"sebaiknya kau berlindung di belakang Xuan Yuan Zhang saja agar lebih aman dan sekalian membuat tameng untuk Xuan Yuan Zhang." ucap kaisar pada Zhi Qian
"baik yang mulia kaisar, Terima kasih atas izinnya. " ucap Zhi Qian sambil membrikan hormat pada kaisar
"hamba mohon undur diri dulu." ucap Zhi Qian kemudian pergi dari sana
"nak, ayah telah membuatkan kesempatan untukmu, manfaatkan dengan baik baik." ucap kaisar pada Xuan Yuan Zhang kemudian pergi dari sana
sedangkan Xuan Yuan Zhang yang tidak mengetahui apa maksud sang ayah memiringkan kepalanya dan menyusul pergi dari sana
__ADS_1
sedangkan di sisi lain terliur seorang selir yang baru memasuki istana untuk pertama kalinya
siapa lagi jika bukan adik Zhi Qian yaitu Zhi Qin Lun, seorang gadis berumur 13 tahun yang menikah masuk ke dalam keluarga Kekaisaran
Zhi Qin Lun dan Zhi Qian adalah adik kakak yang beda ibu
meski begitu Zhi Qin Lun sangat menyayangi Zhi Qian bagaikan kakanya sendiri
dan malah sebaliknya pada kakak kandungnya sendiri yaitu Zhi Qiu
Bio! Bip! Bip!
[selamat tuan mendapatkan misi baru, buat Xuan Yuan Zhang kagum padamu saat di medan perang nanti~] ucap xiaomi pada Zhi Qian
Zhi Qian yang mendengar misi barunya terkejut dan memikirkannya beberapa saat kemudian tetap menyetujui misi tersebut
kini Zhi Qian harus berusaha membuatmu Xuan Yuan Zhang kagung padanya
"tapi…hadiahnya lumayan juga." ucap Zhi Qian pada dirinya sendiri sambil menyeringai
[Tuan…apa yang Anda seringaikan?]tanya xiaomi pada Zhi Qian
"oh…tidak ada apa apa, kau pergilah dan jangan ganggu aku." ucap Zhi Qian pada xiaomi dengan nada mengusir
[um…baiklah…] ucap xiaomi kemudian pergi dari sana
kini Zhi Qian sedang melamunkan sesuatu yang penting
__ADS_1
see you