
"oh…tidak ada apa apa, kau pergilah dan jangan ganggu aku." ucap Zhi Qian pada xiaomi dengan nada mengusir
[um…baiklah…] ucap xiaomi kemudian pergi dari sana
kini Zhi Qian sedang melamunkan sesuatu yang penting
......................
"sekarang aku bisa je medan perang di bagian barat kerajaan melawan para pemberontak…" ucap Zhi Qian pada dirinya sendiri
"jadi setelah memenangkan peperangan aku bisa ke kerajaan Qing dan mengambil bahan pertama dalam resep obat beracunku." ucap Zhi Qian lagi
"baiklah, ku putuskan akan pergi ke kerajaan Qing setelah peperangan dimenangkan." ucap Zhi Qian kemudian ke kamarnya dan lanjut tidurnya
sedangkan di sisi lain tepatnya di istana, saat ini terlihat Xuan Yuan Zhang yang sedang mondar mandir kesana kemari seperti sedang memikirkan sesuatu
"dia juga akan ikut dalam peperangan ini dan aku harus melindunginya?! apa apaan ini?! aku tidak mau." ucap Xuan Yuan Zhang yang menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal
"huf…tapi mau bagaimanapun ayah telah mengatakan harus melindunginya nanti di sana." ucap Xuan Yuan Zhang lagi
"ikuti saja apa yang takdir berikan." ucap Xuan Yuan Zhang lagi kemudian berbaring di kasurnya
terlihat Xuan Yuan Zhang yang meratapi apa yang telah terjadi di tempat kaisar tadi
"apakah…aku telah jatuh cinta padanya?" Ucap Xuan Yuan Zhang yang agak ragu dan pelan
"ck! tidak mungkin, aku tidak mungkin dan tidak akan pernah jatuh cinta padanya, dia hanyalah wanita murahan." ucap Xuan Yuan Zhang pada dirinya sendiri
__ADS_1
"jangan pikirkan dia lagi Xuan Yuan Zhang, tidurlah…mau harus ke perjamuan makan malam nanti." ucap Xuan Yuan Zhang pada dirinya lagi
setelahnya Xuan Yuan Zhang menutup matanya dan tertidur dengan nyenyak sambil memimpikan tentang dirinya dengan Zhi Qian
tak terasa malam hari telah tiba dan terlih Zhi Qian yang juga mendapatkan undangan makan malam dari Kaisar
terpaksa Zhi Qian menunda makan malamnya dan pergi ke istana untuk turut meramaikan jamuan makan malam
di saat yang bersamaan Xuan Yuan Zhang yang masih ingin tidur sebentar terpaksa harus bangun dan bersiap siap untuk menghadiri jamuan makan malam kaisar
"dasar Ayah…arusnya bukan aku yang mewakili saudara saudara ku datang, mereka hanya bisa memberiku masalah saja." ucap Xuan Yuan Zhang dengan kesal
di tengah perjalanan terlihat kereta yang Zhi Qian tumpangi rusak dan terpaksa Zhi Qian pergi ke istana dengan jalan kaki
dan tanpa sengaja bertemu dengan Xuan Yuan Zhang di pintunya masuk kerajaan
akhirnya mereka masuk bersama ke dalam dan membuat semua orang terkejut dengan kedatangan keduanya
setelahnya mereka berdua ke tempat duduk masing masing
"hahaha…anak muda zaman sekarang…memang sangat cocok satu sama lain hahahaha." ucap kaisar Xuan
"Ayah…bisakah ayah jangan mengungkit hal hal aneh." ucap Xuan Yuan Zhang pada kaisar Xuan
"baiklah baiklah…jadi bagaimana nona Zhi? apakah tetap teguh ingin ikut ke medan perang besok?" ucap kaisar Xuan pada Zhi Qian
"iya yang mulia, demi menjaga kerajaan ini, dan demi seluruh rakyat saya akan melakukan semuanya." ucap Zhi Qian
__ADS_1
"dan beberapa hari yang lalu saya menemukan seorang penyusup yang masuk ke kerajaan kita, dan saya berhasil mengamankannya juga kengintrogasinya."ucap Zhi Qian pada kaisar Xuan
Flashback on
di siang hari yang terik terlihat seorang wanita cantik yang sedang jalan jalan di pasar
wanita itu tak lain dan tak bukan adalah Zhi Qian sendiri
"hahahaha! dasar rakyat jelata tidak tahu diri, sekarang tahu rasakan? hahahaha!" ucap seseorang
Zhi Qian yang mendengar suara tersebut langsung berlari dan mendekati tempat kejadian tersebut
Zhi Qian melihat seseorang yang tertawa terbahak bahak sambil menginjak kepala seorang penjual buah dengan pedang di tangannya
"dasar tidak tahu diri, jika ini bukan wilayah kekuasaanmu lebih baik kau pergi dari sini sebelum aku berubah pikiran." ucap Zhi Qian pada seseorang itu
"hah? wanita cantik dan lemah sepertimu mau melawanku yang perkasa ini? mimpi di siang bolong." ucap seseorang itu pada Zhi Qian
Zhi Qian yang sudah cukup menahan amarahnya tersenyum mengerikan dan perlahan mengeluarkan aura membunuhnya
dan dengan sigap langsung bertindak dan mengambil pedang seseorang itu kemudian memotong lehernya begitu saja
orang orang yang memperhatikan sangat terkejut bukan main
dan di Saat yang bersamaan sebuah token terjatuh dari saku bajunya
Zhi Qian yang melihat hal tersebut langsung mengetahuinya dan mengambil token terserah meminta seseorang untuk membuang mayat seseorang itu
__ADS_1
Flashback off
see you