GROWING LOVE ?

GROWING LOVE ?
GROWING LOVE chapter 4:Pria Asing


__ADS_3

"***Lo ga sendiri kok Le,mungkin itu hanya kebetulan aja,atau malah editan Hathers Mama Karina"Liam memang memanggil Mama Karina karena mereka memang sudah lama dekat.


"Semoga aja heh"Ucap Lea mencoba untuk tersenyum***".


...


'Teng...teng..teng...


Suara bel menandakan jam pulang telah tiba,dan disambut senang hati oleh gadis cantik ini...Yaa siapa lagi jika bukan Lea.Leandra Syahnaz Arbetto...


Hari ini ia berangkat kampus dengan mobil sport putih nya,dengan model yang sama dengan mobil sport Liam.


Ia berjalan menuju parkiran dengan sendiri,tanpa Liam?.Ya Liam sempat skip kelas gara-gara Bunda Nia mengidam untuk dipijat Liam Hari itu juga,jam itu juga,saat Ayah menjelaskan jika Liam tengah ke kampus,Bunda Nia malah menangis sambil mengamuk.


Hingga terpaksa Liam skip kelas,untuk penjelasan materi bisa dijelaskan oleh Lea yang sempat menyatat pelajaran dari dosen tadi.


"Tumben Le sendiri,mana perangko lo?"Tanya Sandi,temannya dari SMA yang lumayan dekat dengan Lea dan Liam.


"Si Ayam ada urusan"Jawab Lea lalu mulai memasuki mobilnya dan melaju meninggalkan area Kampus nya.


Lea sebenarnya ingin pulang ke rumah,namun mengingat terdapat Mama nya disana membuatnya tak lagi ingin ke rumah.Akhirnya Lea memutuskan untuk pergi ke taman dekat rumahnya.Dan menuju tempat duduk di pinggir taman yang disampingnya banyak bunga-bunga.


Lea mengingat perkara tadi pagi sebelum ia berangkat sekolah...


...


Lea menuruni tangga dan melihat sang mama tengah bercengkerama dengan handphone nya,raut bahagia nampak jelas di wajah tua namun terawat itu.


"Tentu sayang..."Ucapan Karina berhasil membuat Lea mengadahkan wajah menghadap sang Mama yang nampak asik sendiri tanpa peduli bila Lea telah ikut duduk di meja makan.

__ADS_1


*Mungkin Papa*Batin Lea,karena Karina menyebut 'sayang' di perkataanya.


Hingga setelah lima menit-an Karina barulah menyudahi acara telfon-meneleponnya itu.


"Eh ,sayang...baru turun?"Ucapan Karina menyadarkan lamunan Lea.


*Apa dia tak melihatku datang tadi?*Batin Lea.


Lalu Lea menganngguk dan mulai mengambil makanan yang akan dijadikan sarapan pagi ini olehnya.


"Mama akan ke Singapura nanti siang"ucapan Karina berhasil membuat Lea mematung


*Segitu tak pentingnya kah aku,sampai-sampai kau akan kembali meninggalkan ku tanpa adanya kasih sayang walau sedikit pun?sebenarnya siapakah aku dalam hidupmu..?*Batin Lea berkecamuk.


"Iya"Jawaban Lea yang singkat padat dan jelas itu diangguki oleh Karina.


Karena sudah tak nafsu makan,Lea lun berdiri menuju kamar untuk mengambil tas nya dan berlalu menuju parkiran rumahnya.


...


Lamunan Lea buyar ketika ada sosok pria yang ikut duduk pada kursi nya...


"Kalo lagi sedih mending tidur"Ucap pria itu membuat mata Lea memicing tak suka.


Merasa di-abaikan pria itu kembali berucap...


"Lo kenapa?"Sumpah demi apapun Lea malah tak suka dengan pria disampingnya ini,walaupun penampilan si pria termasuk modis dan berkelas,ditambah dengan wajah tampan serta tatapan lembut namun menghanyutkan itu malah membuat Lea muak dengan ocehanya.


"Apa urusan lo"Jawaban ketus Lea membuat si Pria itu nampak tersenyum miring.

__ADS_1


"Lo kenapa ngelamun"Pria itu kembali berucap.Nampaknya ia tengah berusaha mendekati Lea...


"Lo siapa sih,bisa ngga,ga usah ganggu orang gitu"Kesal Lea lalu menjauhkan sedikit badannya karena ia merasa terlalu dekat dengan pria itu.


"Gue? Atha"Jawab pria itu yang mengaku namanya Atha.Namun tak ditanggapi oleh Lea.Bahkan Lea malah asik bermain dengan ponsel nya.


Merasa diabaikan Atha pun merebut ponsel Lea hingga Lea pun berdecak tak suka padanya.


"Bisa ga sih,ga usah ganggu ha?! balikin hp gue!"Teriak Lea sambil mencoba merebut hp nya pira asing disampingnya itu.


"Bakal gue balikin asal lo ngasih tau nama lo"Ucapan Atha semakin membuat Lea geram.


"Buruan sinii!"


"Iya nama lo?"


Sumpah demi apapun ingin sekali Lea mencekik pria itu,terlebih sedari tadi dia memang tengah kesal.


"Elina"Jawaban Lea membuat Atha tersenyum manis.


"Mana hp gue"sangking kesalnya Lea menjerit hingga lupa bahwa mereka ada di taman dan menjadi pusat perhatian.


"Elina...em nama yang cantik,secantik orangnya."Bukannya membalikan hp Lea,Atha malah tersenyum-senyum sendiri.Mungkin jika wanita lain di gombali oleh pria tampam mereka akan salah tingkah, malu atau apapun itu...namun tidak dengan Elina Leandra Lynx


"Eh liat belakang lo"Ucapan Lea berhasil membuat Atha mengalihkan pandangannya kebelakang,Dengan cepat Lea melompat dan berhasil merebut hp nya,lalu dengan cepat berlari menuju mobilnya.


Sedangkan Atha yang merasa dibodohi hanya tersenyum simpul sembari melihat sosok "Elina"yang tengah berlari menjauhinya.


"Kita akan bertemu kembali..."Gumam Atha sembari tersenyum lebar lalu melangkah menjauh dari tempat duduk tadi.

__ADS_1


Halo teman-teman.wih udah chapter 4 ni...semoga banyak yang suka,Dan apabila ada kesamaan nama,kata,tempat itu mohon maaf karena ini asli dari imajinasi ku


HAPPY READING🌻


__ADS_2