GROWING LOVE ?

GROWING LOVE ?
GROWING LOVE chapter 5: Why?


__ADS_3

*Sedangkan Atha yang merasa dibodohi hanya tersenyum simpul sembari melihat sosok "Elina"yang tengah berlari menjauhinya.


"Kita akan bertemu kembali gadis kecil"Gumam Atha sembari tersenyum lebar lalu melangkah menjauh dari tempat duduk tadi.*


...


Setelah berlari menjauh dari pria asing itu,akhirnya Lea sampai pada mobilnya dan bergegas masuk.


"Rese tu orang"Gerutu Lea dengan nafas ngos-ngos an lalu mulai membelah padatnya jalan di jam pulang kerja ini.


Lea memilih pulang ke rumahnya,karena ia juga hendak membersihkan badannya dan mengisi perut nya yang lapar.


Sepuluh menit perjalanan akhirnya Lea sampai pada rumah nya.Dilihatnya mobil mama sudah tak ada di parkiran rumahnya.Membuat Lea lega.Jujur saja ia merasa tak nyaman bila didekat mamanya,serasa orang asing dalam satu rumah.Tak ada pembicaraan hangat sesama keluarga,tak ada canda tawa yang menyertai nya.


Tersenyum miris lalu segera masuk ke kamarnya..dan beristirahat.


...


Sungguh sial nasib Lea.Hari ini ia ada kelas pagi,tapi ia justru kesiangan.Bangun jam 8 sedangkan kelasnya mulai jam setengah 7.Ia saat ini tengah mengebut,membelah jalan raya yang lumayan sepi dengan kecepatan tinggi.


Ia juga mengabaikan telefon dari Liam.Setelah sampai pada gerbang Kampus ternyata gerbang tak ditutup,disana juga tidak dijaga oleh Pak Totok selaku penjaga gerbang sekolah.


"Syukur deh ga ada Pak Totok"Gumam Lea lalu bergegas memarkirkan mobilnya dan berjalan menuju loker nya,ada buku yang harus ia ambil disana.


Sambil menunggu Jam istirahat,Lea pun duduk di bangku taman.Taman mini yang berada di samping kantin sekolah.Membuka ponsel nya dan mulai menjelajah dunia Maya .Tak terasa sudah mulai memasuki jam istirahat,juga banyak siswa/i yang mulai keluar kelas,


Dari kejauhan Lea melihat Liam tengah menuju kantin bersama seorang wanita disampingnya.

__ADS_1


Lea mengernyit,ia heran karena Liam tak pernah dekat dengan wanita lain di kampus.Namun seketika Lea membeku saat ia mengenali wanita itu.Nindi Puspita Arianti...dia kembali?


Liam dan Nindi terus berjalan menuju kantin dengan canda tawa mereka.Bahkan Liam melupakan keberadaan Lea yang telah menunggunya sedari tadi.Tatapan Lea tak lepas dari kedua manusia itu.Sungguh pikirannya berkecamuk.


POV LIAM ON


Ku lihat jam tangan di pergelanganku.Waktu menunjukan 07.45 sedangkan Lea belum datang.Ku kira dia tak masuk kelas pagi ini.


Saat di tengah penjelasan Dosen aku hendak ke kamar mandi.Ku lalui koridor-koridor sekolah demgan langkah pelan.Saat di persimpangan aku melihat gadis yang tengah melambaikan tangganya terhadapku.


Aku mengernyit bingung.Siapa yang dimaksud?.Namun seketika jantungku berdetak cepat saat menyadarinya.Dia...kekasih SMA ku


Terlihat Nindi mendekati ku dengan dengan senyumannya yang lebar.Sedangkan aku?justru aku hanya diam bak patung yang kaku.Sungguh aku bingung dengan reaksi tubuhku.Tapi...Mengapa dia kembali di saat aku berusaha melupakannya?


Dengan tiba-tiba Nindi memelukku dengan erat.


Aku tak bergerak,tak menolak namun juga tak memberontak.Aku tak membalas pelukannya,dengan berbagai pertanyaan di pikiranku.


Lalu ia melepaskan pelukannya dan menatapku,ku mulai menguasai diri,aku mundur beberapa langkah darinya.Kesal? Kecewa? dan amarah.Musnah semua kalah dengan ke rinduan yang menumpuk.


"Kau? Apa yang kau lakukan disini?"Pertanyaan ku akhirnya keluar.


"Oh iya,aku pindah disini sekarang aku juga sekolah di sini.Emm...aku..merindukanmu"Balas Nindi lalu maju menggenggam tangan ku


"O.. oh,iya"Aku tergagap.Entah lah,aku merasa kaku dengannya.Tapi ada perasaan rindu yang membuncah.


POV LIAM END

__ADS_1


Lea hendak mendekati Liam,tapi melihat pancaran bahagia di mata Liam ia langsung terdiam dan hanya bisa melihat di kejauhan.


*Ada apa denganku?*Batin Lea.


Lea melihat dari kejauhan,dia menduduki meja paling pojok di kantin.Matanya tak lepas dari kegiatan Liam dan Nindi.


Liam juga nampak senang dengan Nindi.Terlebih Nindi yang nampak manja dan bergelayutan di tangan Liam.Namun si empu malah nampak menyukainya.Mereka memesan makanan dan makan berasama..


Tatapan Lea sendu..


*Tak bisakah kau merasakannya...?*


"Hei hei lihat.Itu Liam dengan siapa,bukannya biasanya dia dengan Lea?"


"Iya padahal,Lea dan Liam seperti lem dan kertas saja".


"Bukannya Liam dan Lea pacaran?apa itu selingkuhannya?"


Banyak siswa/i lain yang berkomentar akan pemandangan ini.Mereka mengira Liam dan Lea berpacaran karena sedari dulu mereka selalu bersama,bahkan satu kelas dan satu kelompok dalam hal apapun itu.


*Why? padahal perasaanku semakin membesar,namun kini dia hadir kembali dalam hidupnya.Apa perasaanya dengan 'dia' masih sama?apa dia akan melupakanku?*


Hallo guys...


Di chapter ke 5 ini udah mulai ada konflig ya...ga tau nyambung apa engga😥.Semoga banyak yang suka...Ada tambahan tokoh juga nie.


MOHON MAAF BILA ADA PERSAMAAN KATA,TEMPAT,NAMA DAN LAIN-LAIN KARENA INI FAKTOR KETIDAKSENGAJAAN .

__ADS_1


HAPPY READING🌻


__ADS_2