
Lima manusia terpilih kini telah di temukan. Mereka akan memulai semuanya dari awal, bersama-sama, dengan bantuan Roh dan juga Dewi Claire di Butterfly Nebula.
Dari tempat masing-masing, Lima manusia terpilih pergi menuju Butterfly Nebula bersama dengan Roh yang telah menjadi pendamping mereka.
Kini, Dewi Claire tengah menyiapkan jamuan untuk menyambut para manusia. Di bantu dengan para peri-peri dan juga Faye, Jamuan kali ini akan di buat sangat meriah.
Tentu saja, setelah menunggu lebih dari dua ratus tahun lama nya, Para manusia terpilih kini akan berkumpul dan memulai semuanya dari awal lagi.
Para Roh Crystal telah menunjukan sosok masing-masing. Lima Crystal berbeda warna dan juga berbeda kekuatan akan bertemu dengan Dewi Claire lagi setelah sekian lama.
"Yang Mulia Dewi Claire, menurut ramalan, para Crystal dan manusia akan datang hari ini." Ucap Faye penuh kesopanan.
"Semua persiapan jamuan sudah hampir selesai. Ada lagi yang anda ingin kan?" Tanya Faye.
"Katakan pada semuanya, kalau kita harus bersikap baik pada mereka." Jawab Dewi Claire.
"Lalu pastikan buat mereka nyaman, ya?" Lanjut Dewi Claire.
"Saya pastikan mereka akan merasa nyaman berada disini." Ucap Faye, setelah mengatakan nya, Faye langsung pergi untuk mengecek kembali perjamuan nya.
Tak lama dari Kepergian Faye, Dewi Claire memutuskan pergi ke depan istana. Dari anak tangga sampai pintu istana, sudah tertata rapi oleh hiasan khas dari penduduk Butterfly Nebula.
Semuanya rapi dan siap, tak ada yang kurang. Tinggal menghitung tangan sebelum kedatangan para Manusia.
Benar saja, tak lama dari itu, para Crystal yang telah menampakkan sosok utuh nya datang. Mereka berlima datang bersama manusia pilihan yang menjadi pendamping mereka.
Baru saja menginjakkan kaki di anak tangga terbawah dari istana, tapi suara tepuk tangan, siul-lan, dan kata-kata kebaikan telah memasuki indra pendengaran para tamu yang telah di tunggu.
Dengan kekuatan masing-masing, para Crystal membawa, menggandeng, bahkan menggendong para manusia.
Terlihat jelas disini, kalau manusia-manusia terpilih sangat terkejut dengan apa yang mereka saksikan.
Apa ini? Planet lain? Dewi? Tunggu, itu Peri sungguhan?. Banyak pertanyaan yang muncul di benak para manusia.
Wajah terkejut, perasaan aneh, dan Vibe's yang belum pernah di rasakan membuat mereka tak menyadari wajah para roh Crystal.
Mereka sampai, berhadapan langsung dengan Dewi Claire. Tepuk tangan masih terdengar sangat meriah, banyak peri-peri yang menunggu kedatangan mereka semua.
Para Roh Crystal pergi dari belakang manusia, mereka langsung memasuki istana dan membiarkan Dewi Claire berbicara tanpa kehadiran mereka.
"Selamat datang. Kami telah menunggu kedatangan kalian semua." Dewi Claire mulai bicara. peri-peri lain diam dan membuat suasana menjadi sunyi dan sepi.
kelima manusia kini hanya saling menatap, dan mencoba fokus pada Dewi Claire yang berada tepat di hadapan mereka.
"Setelah menunggu lumayan lama, kini kalian datang dan membawa berita baik bagi semua." Ucap Dewi Claire.
"Kenalkan, Aku Dewi Claire, pemimpin planet Butterfly Nebula ini. Dan mereka semua adalah penduduk disini." Dewi Claire sedikit menunduk, tanda hormat resmi bagi mereka.
"Mari, kami telah menyiapkan jamuan makan siang untuk kalian semua."
__ADS_1
Dewi Claire memimpin langkah mereka menuju area makan. Manusia-manusia terpilih masih tak bicara, kebingungan masih melanda mereka. Wajah asing, tempat asing, bahkan manusia lain yang asing.
mereka pun sampai di tempat jamuan makan siang, Dewi Claire duduk di tempat pemimpin, didampingi Faye yang berdiri di belakang kanan nya.
Para Manusia kini memperhatikan makanan mereka. Semua nya terlihat aneh, bahkan ada yang menyerupai cicak raksasa.
Dewi Claire telah mempersilahkan para manusia untuk makan. Dewi Claire juga tengah memakan makanan nya, namun para Manusia terlihat takut untuk mencicipi makanan yang di hidangkan.
Mereka saling tatap, menunggu salah satu mencoba terlebih dahulu. Tak ada yang mau mencoba nya duluan. Merasa tak enak pada Dewi Claire, Nayya mencicipi makanan nya terlebih dahulu.
Nayya mencoba makanan paling aneh, Cicak raksasa contoh nya. Yang lain tengah memperhatikan reaksi Nayya saat mencoba makanan nya.
"Ini Enak. Mirip dengan daging Ayam di bumi." Ucap Nayya.
Yang lain nya mulai memberanikan diri untuk mencoba makanan nya. Benar saja, walau ekspresi pertama kali seakan takut, tapi setelah menelan makanan nya, wajah mereka terlihat sumringah.
"Yang ini enak juga!" Ucap Qian.
"Rasa nya memang agak aneh, tapi enak." Kali ini Arthur yang bicara.
"Aku tak menyangka makanan nya seenak ini." Komentar Ray.
Lucy tak bicara, dia sibuk memakan makanan nya, rasa nya lezat, bahkan lebih enak dari buatan ibu nya—sedikit lebih enak.
Dewi Claire tersenyum. Tak sia sia mereka membuat banyak makanan. para Manusia terlihat sangat menikmati makanan nya.
...⋆┄┄✦┄✧————⋆...
"Kami disini sangat menanti kedatangan kalian. Dan saat ini, kalian akan dinobatkan sebagai pelindung galaxy secara resmi.
"Nona Lucy, dengan keberanian, anda dapat membuat Crystal hitam menatap anda." Ucap Dewi Claire.
"Lucy dengan Crystal hitam, Adrienne." Dewi Claire memanggil sang Crystal hitam.
Lucy:
Adrienne :
"Tuan Qian. Perubahan drastis anda membuat sang Crystal cokelat—Terra mau terus bersama anda." Ucap Dewi Claire.
Qian meneguk ludah nya kasar. Dia mengingat kejadian di bumi, saat dia hampir di kubur hidup-hidup.
Qian:
__ADS_1
Terra:
"Tuan Arthur, Cahaya yang hilang dari sisi anda telah kembali. Bersamaan dengan Bronte yang akan terus menyinari kehidupan anda." Ucap Dewi Claire lagi.
Arthur:
Bronte:
"Tuan Ray. Pribadi anda yang sangat baik membuat anda berpasangan dengan Azalea, si Crystal hijau." Jelas Dewi Claire.
Ray:
Azalea:
"Dan terakhir, Nona Nayya. Hadiah yang Kenzie katakan sedang menanti anda." Ucap Dewi Claire.
Nayya:
Kenzie:
"Dengan ini. Kalian resmi menjadi pelindung Galaxy." Jelas Dewi Claire.
"Saya harap anda lebih berani untuk kemudian hari." Ucap Adrienne pada Lucy.
"Jangan meremehkan diri ku, ya?" Ucap Lucy.
"Waktu kau ketakutan, wajah kau sangat lucu." Canda Bronte pada Qian.
"Ku kira kau ini pria." Jawab Qian.
"Kau benar-benar baik. Mulai sekarang mohon bantuan nya." Ucap Azalea.
Ray tersenyum manis, "Tentu saja." Jawab nya.
"Aku menunggu hadiah milik ku." Ucap Nayya.
__ADS_1
Kenzie tersenyum miring, "Anda akan mendapatkan nya sebentar lagi."
Awal yang manis bagi mereka, tapi belum ada yang tau bagaimana dengan hari-hari selanjutnya. Banyak yang harus mereka pelajari, bersama-sama, Disini, dan mulai saat ini.