
Reo dan Rafael makam malam sepulang kerja di tempat mie ayam langganan mereka membicarakan tentang progres dari pekerjaan mereka,
" Reo tadi ngajar apa di kelas " ucap Rafael kepada Reo sambil makan,
" ngajar tentang puisi, karena sebentar lagi akan ada lomba puisi antar kelas di sekolah " ucap Reo kepada Rafael sambil menyeruput mie ayam,
" wih keren tapi kok aku gak ingat kalo di sekolah kita ada lomba puisi ? " ucap Rafael kepada Reo,
" itu karena saat lomba kamu belum masuk ke SMP permai jadi di waktu ini kita belum menjadi teman " ucap Reo menjelaskan kepada Rafael,
" cukup masuk akal, jadi bagaimana menilai seseorang yang cocok untuk mewakili kelas dalam lomba puisi " ucap Rafael kepada Reo,
" PR yang kuberikan kepada mereka hari ini yang akan menjadi penilaiannya, itu adalah ide dari Bu Mirna " ucap Reo kepada Rafael,
" ide yang bagus semoga kandidat itu segera di temukan " ucap Rafael mendoakan agar kerja Reo berhasil,
" amin semoga ya, jadi Rafael sudah kamu temukan sparepart yang hilang itu " ucap Reo bertanya balik kepada Rafael,
" belum padahal benda itu memiliki sinar hijau yang sangat terang semoga benda itu tidak jatuh ke tangan yang salah,
Di tempat lain Reo 13 memandang sparepart berwarna hijau di kamarnya,
" wih keren kok bisa sparepart ini berwarna hijau terang gini ya " ucap Reo 13 sambil memandang sparepart itu,
saat Reo 13 memandang sparepart itu tiba-tiba paman mengetuk pintu kamar Reo sambil berkata
" Reo paman boleh masuk " ucap paman kepada Reo,
" iya paman silahkan " ucap Reo kepada paman,
__ADS_1
Sebelum paman masuk Reo menyembunyikan roda berwarna hijau itu dari paman agar tidak diambil oleh pamannya,
Paman masuk sambil bertanya,
" Reo karena hari ini paman gak masak jadi kita membeli makanan saja kamu mau makan apa " ucap paman kepada Reo,
" paman sudah lama sekali aku ingin makan sate matang bagaimana kalo kita makan itu " ucap Reo kepada pamannya,
" ok siap jendral paman beli dulu ya " ucap paman kepada Reo,
Paman langsung tancap gas membeli sate matang dekat rumah, sambil menunggu paman Reo dapat ide untuk PR puisinya besok
Ditempat lain Herlina sedang mengerjakan PR puisi miliknya lalu dia mengeluarkan buku pr milik Diani yang diberikan saat pulang sekolah Diani berkata,
" nih buku PR bahasa Indonesia ku tolong kerjain PR puisiku, pastiin puisinya beda kalo sampe ketahuan sama guru atau Rini, liat aja apa yang akan ku perbuat ngerti " ucap Diani mengamcam Herlina,
Herlina segera mengerjakan PR puisi itu agar kata-kata Diani gak terjadi, sedangkan Rini sedang duduk melihat foto nya dengan Herlina, dia jadi teringat saat mereka bersama, seperti makan eskrim sepulang sekolah, main sepatu roda di taman, dan yang terakhir membaca majalah popular di kamar Rini,
Paman langsung menyiapkan sate matang di piring nasi, saus kacang dan kuah satenya, paman langsung memanggil Reo,
" Reo sate matang udah datang ayo kita makan " ucap paman kepada Reo,
" ok paman segera meluncur ke sana " ucap Reo kepada paman,
Reo menghentikan pekerjaannya dan segera menuju ruang makan untuk menyantap sate matang yang sudah di beli paman,
Saat mereka sedang makan paman memberitahu sesuatu kepada reo,
" Reo ada yang mau paman sampaikan ini tentang ayahmu " ucap paman kepada reo,
__ADS_1
" ada apa paman, apa ayah akan dikeluarkan dari penjara " ucap reo dengan perasaan senang,
" bukan itu tapi semoga, besok adalah putusan persidangan ayahmu tentang tuduhan itu ibaratnya ini akan menentukan apa ayahmu bersalah atau tidak kamu mau ikut ? " ucap paman menanyai reo,
" sebenarnya aku mau ikut tapi aku gak bisa besok aku harus kumpulin PR bahasa Indonesia jadi maaf ya paman ditambah aku gak sanggup ngeliat ayah masuk penjara " ucap reo kepada paman,
" yaudah paman hargai pilihan kamu, besok akan paman sampaikan pada ayahmu ok " ucap paman kepada reo,
" makasih paman reo sayang sama paman " ucap reo berterimakasih kepada pamannya,
" paman juga sayang sama reo, udah yok makan lagi keburu dingin ntar satenya " ucap paman kepada reo,
" iya siap bos " ucap reo kepada paman,
Reo dan pamannya melanjutkan makan sate matang mereka, ditempat lain reo dan rafael yang baru pulang makan mie ayam tiba-tiba reo berkata
" Raf tiba-tiba aku jadi pengen makan sate matang kamu mau gak biar aku beli " ucap Reo yang tiba-tiba pengen makan sate matang,
" gak aku udah kenyang makan mie ayam besok aja makan satenya sepulang ngajar " ucap rafael kepada reo,
" yaudah deh besok aja kita makan satenya " ucap reo kepada rafael,
" nah gitu dong kamu tuh udah gak mudah mudah lagi kalo muntah nanti gimana aku gak mau gotong orang muntah sepanjang jalan " ucap rafael menasehati reo,
" iya bawel cerewet banget sih jadi orang " ucap reo kepada rafael,
Di tempat lain di sebuah restoran Bu desi tampak ingin menemui seseorang yaitu pak julian andrew yang baru saja pulang dari perjalanan bisnis bu desi berkata
" pak julian apa kabar bagaimana perjalanan bisnisnya " ucap desi kepada julian,
__ADS_1
" lancar jaya oh iya bagaimana keadaan sekolah selama saya pergi " ucap julian kepada agus,
" hari ini sekolah berjalan lancar seperti biasa akan tetapi ada guru baru yang mengajar hari ini " ucap desi membuat julian penasaran tentang guru baru ini.