
devan dan dea di lapangan untuk memantau pembangunan pabrik mereka jangan sampe tidak sesuai prediksi
saat makan siang devan mengajak dea untuk makan bersama dea menyetujui nya mereka ke lestoran terdekat sesudah makan mereka tetap diam tidak ada obrolan.
" dea sesudah kejadian itu apa kamu merasakan kondisi badan mu berbeda? " tanya devan
" tidak ada. kenapa emang nyah? jawab dea. dea cukup mengerti maksud pertanyan devan tapi dea tidak mau memberi tau devan.
makan siang pun selesai mereka pulang ke kantor masing masing.
brian sudah menunggu dea di ruangan dea.
dea mendekati brian dan duduk di dekat nya
" kenapa kamu sering ke kantor ku? apa kah di kantor mu tidak ada pekerjaan ? " tanya dea heran
" he he hee ya banyak lah. tapi pekerjaan bisa kapan pun bisa di kerjakan . aku lebih milih kesini karena merindukan mu" jawab brian cengegesan
" brian brian kamu ini kaya anak abg yang baru masa puber ajah" gerutu dea
" jangan salah yah kamu itu cinta pertama aku loh. " kata brian
dea menghembuskan napasnya
__ADS_1
di tempat devan.
devan sudah tiba di kantor nyah
devan selalu ke pikiran ucapsn ibu nya.
devan binggung cara nya agar dea mau jadi istri nya
devan mengambil hp nya
devan keluar kantor nya untuk menuju ke kantor deavany.
tok
tok
tok
" siapa? " tanya dea
" pa devan dari perusahaan AW corf. " jawab sekertaris nya
" iya suruh masuk ajah" jawab dea.
__ADS_1
devan masuk ke ruangan dea. yang tadi nya senang mau ketemu deavany ehhh ternyata ada brian.
devan di persilahkan duduk.
" ada apa kamu kesini? apa ini tertentang pekerjaan? " tanya dea
" aku ke sini bukan masalah pekerjaan tapi masalah pribadi. " jawab devan . brian menghembuskan napas nya
" aku ke sini mau melamar kamu jadi istri aku. bila kamu mau aku bersama orang tua aku akan melamar kamu ke orang tua kamu . " jelas devan dengan percaya diri
" ha ha ha devan devan kamu mau melamar aku karena kamu ngerasa bersalah sudah memaksa aku berhubungan intim? bila iya rasa nya engak perlu. kita lupa kan saja seolah tidak perna terjadi. " jawab dea
"bukan karena itu tapi aku masih cinta pada kamu dea. aku juga lajang kamu juga lajang. jadi tidak ada salah nya kita menikah. meneruskan cita cita kita dulu hidup bersama mempunyai keluarga bahagia.
dea semakin mengetawakan devan rasanya lucu sekali.
brian diam saja menyimak semua nya
" kamu sekarang itu berbeda kamu itu duda anak 2 . sedang kan aku wanita karir. yang aku tau kamu itu cowok penuntut.kamu itu egois aku engak mau aku harus di rumah ngurusin anak kamu. karir aku selesai begitu saja sedang aku mau jadi seperti ini tidak gampang harus melewati rintangan yang berat. sedang kan dulu tidak mau menunggu aku. tapi lebih memilih di jodohkan dengan ibu dari anak kamu.
dan lucu kamu menuduh aku selingkuh dengan brian.
jadi jangan buang waktu mu untuk merayu aku. karena aku sudah paham gimana kepribadian mu." jawab dea dengan sinis. brian tersenyum sinis. devan diam saja karena benar apa yang di ucapkan dea. rasanya malu banget dengan sikap nya.
__ADS_1
" bila tidak ada yang harus di bicarakan lagi silakan anda keluar dari kantor saya. " ucap dengan langsung pergi ke meja kerja nya.
devan pun keluar dari kantor dea dia sanget setres devan pergi mencari hibungan ke club