
setelah berdebatan yang panjang lebar.
akhirnya devan dan dea pun mengalah.
mereka akan membesarkan ken bersama sama tanpa ada hubungan. hanya teman saja.
ken pun senang. akhirnya dia mempunyai keluarga harmonis.
ken dan dea pulang ke rumah nya.
di sana di sambut dengan berbagai pertanyaan
" kamu dari mana nak? ken ketemu dimana? tanya dila
" di rumah devan" kata dea langsung ke kamar. dila diam kecewa melihat sikap anak nya
" yang sabar tante. dea sedang tidak baik baik saja. dia selalu merasa sendiri. hidup nya tidak gampang membesarkan anak seorang diri. anak di luar nikah itu tidak gampang. " kata brian. dila tersenyum kepada brian.
brian pun pulang dulu ke kantornya untuk menyelesaikan pekerjaan nya.dan pulang dia akan cake ke sukaan dea
di rumah dea.
dea dan ken tidur di kamar ken.
dila sedih dan menyesal atas perbuatan nya dulu
setelah jam 17:30 brian ke rumah dea..
dea masih belum keluar dari kamar ken. brian menghembuskan napas nya.
dila dan sukma tidak ada di sana.
tok
__ADS_1
tok
tok
" deee" teriak brian
dea pun membukakan pintu.
" ada apa? "tanya dea ketus
" de aku tau engak gampang untuk kamu tapi mari kita bicara bukan seperti ini terus. " kata brian bijak
dea diam
brian memegang tangan dea untuk duduk di kursi dea pun mengikutinya.
" kenapa tadi kamu ke rumah devan apa ken ada di rumah devan? tanya brian dengan hati hati
" iya yang menculik ken itu devan" jawab dea sambil menunduk
dea harus menjawab apa.
dea menceritakan semuanya
" jalani ajah. demi ken. " kata brian
" aku tak tahu. " kata dea semakin nunduk..
setelah 1 jam diam diam an akhirnya brian mulai mengajak berbicara. dengan topik berbeda
" dee aku bawain cake keju kesukaan kamu. mau gk" kata brian mengalihkan topik.
" mana" kata dea berbinarrr.
__ADS_1
brian memberikan cake tersebut. dea sanget senang. brian bersyukur akhirnya mood nya dea lebih baik.
" mmah papah lagi ngapain? " teriak ken sambil berlari
ken duduk di kaki brian.
" mamah lagi makan cake keju. kamu mau? "kata brian.
ken nganguk. brian memotong cake tersebut untuk ken.
" ken tinggal sama papah devan gimana seru engak" tanya brian
dea dan ken menatap brian..
" tadi nya engak seru karena engak ada papah dan mamah. tapi setelah kedatang kak zayn dan zeni jadi seru. mereka selalu ngajak aku bermain dan mereka selalu berkata bahwa ken adik mereka. tapi ken juga sayang kak zayn dan zeni mereka baik sekali. " ocehan ken. dea menatap ken sambil memghembuskan napas nya.
" bagus dong kalau kak zayn dan zeni menyayangi ken. ken mau menginap lagi di rumah papah devan tidak? "tanya brian
"mau banget tapi kalau di perbolehkan oleh mamah. aku engak mau buat mmah sedih" ocehan cadel ken
dea tersenyum
" ken di kasih apa sama papah devan" tanya brian
" di kasih jam tanggan ini. dan kartu ini. katanya kalau ken mau beli apa saja bisa pake kartu ini.jangan selalu minta sama mamah takut merepotin.. kata papah devan ken kalau pake kartu ini harus di bantu oleh orang dewasa" kata ken
brian nganguk.
" mah boleh kan aku beli apa pun pake kartu ini? " tanya ken
" boleh tapi jangan terlalu sering nanti boros jadi kebiasaan. ken harus pintar menabung yah"kata dea
ken menganguk senang.
__ADS_1
ken pun berlari mencari sely karena dia ingin membeli mainan pake kartu itu.
" seperti ini dong kamu harus bijak" kata brian sambil meluk dea