Hafiz Cinta

Hafiz Cinta
menjemput ken


__ADS_3

di pagi hari ini brian ke kantor. dea pun ke kantor ayah nya. dea bener bener di buat sibuk sekali. ayah nya jarang sekali masuk ke kantor karena dia sering sakit sakitan. mau tak mau dea harus mengurus perusahaan nya karena dia anak tunggal. setelah sibuk dengan komputer dan kertas kertas yang menumpuk waktu sudah tidak menunjukan makan siang. .


setelah makan siang. deavany ke butik untuk bertemu klien. yang ingin melihat rancangan gaun nya


orang itu datang.


" gimana sudah ada belum rancangan gaun pernikahan saya" tanya klien


" sudah bu. saya sudah gambar kan beberapa model nya. bisa anda lihat gambar dan bisa pilih yang mana anda suka" kata deavany karena di tidak mengambar hanya satu ada beberapa


" saya suka yang satu ini tapi ini terlalu simple saya ingin lebih glamor lebih angun. bisa engak? tanya klien


" bisa. tunggu sebentar yahh"kata dea.


dea pun mengambar sesuai ke inginan si klien. setelah 30 menit dia sudah menyesaikan nya


" gimana bu? apakah anda suka? " tanya dea


" waaww keren sekali . saya sanget suka. " kata klien


" bahan nya harus yang bermanik mutiara" kata dea


" terserah anda saya percayakan gaun pernikahan saya pada anda. jangan kecewakan saya. " kata klian


" siap saya akan memberikan yang terbaik buat anda" kata dea


dea langsung mengukur tubuh si klien agar baju ukuran nyah pas.


tidak terasa sudah jam16:30


dea pergi untuk menjemput ken si rumah devan


di rumah devan dea di sambut dengan baik

__ADS_1


" apa kabar tante? tanya dea


" alhamdulilah baik. mau jemput ken yah? kata devi


" iya tante. dimana ken nyah" kata dea cilingak cilinguk


ken zeny dan zayn berlarian


" anak anak kesini. ada tamu nih" teriak devi


ken zeny dan zayn mendatangi mereka. zayn dan zeny sun tanggan ke dea.


ken langsung memeluk ibunya


" mmah aku kangen mmah" kata ken manja


" mmah juga kangen kamu sayang. mau ikut pulang sama mamah engak? "tanya dea


" iya mau" kata ken


dea melirik zeny dan zayn. dea baru kali ini melihat wajah anak devan dan zulaika. walaupun mereka kembar tapi wajah mereka tidak mirip. zeny mirip zulaika ibunya. dan zayn mirip devan dan ken.


" ken nanti menginap lagi kok di sini jadi jangan sedih yah" kata dea ke zeny sambil mengusap kepala zeny


" iya aunty cantik. " kata zeny sambil tersenyum ke dea. dea juga tersenyum


dea dan ken pun berpamitan kepada mereka karena akan pulang


di perjalanan dea hanya diam.


ken tertidur sampai rumah pun masih tidur. dea mengendong ken memasuk ken ke kamar nyah. setelah menidurkan ken aa,dea ke luar menelpon sely


" sely mulai besok kamu bisa bekerja lagi di sini" kata dea

__ADS_1


" iya bu saya besok akan datang jam 8" kata sely


telepon terputus.


dea langsung merebahkan badan nya di kasur. cape banget rasanya satu hari harus ngurus dua perusahan. tapi aneh dea masih belum puas dengan karir nya dia akan mencoba buka cafe


saaat dea rebahan sambil pegang leptop karena lagi memeriksa jadwal nya.


tiba tiba brian datang langsung di hadapan dea.


" mass kamu ini ngagetin aku ajah" kata dea kesal


" maaf sayang dari tadi aku udah panggil pangil tapi kamu sibuk dengan pekerjaan kamu" kata brian


" hehe... maaf sayang aku engak dengar" bujuk dea.


" mulai dari sekarang setiap malam jangan ada yang bekerja main pake atau apa pun. kita harus pokus ke keluarga. " kata dea.


" apaan sih kamu ko jadi operprotektip ginu sih aku engak suka yah" omel dea


" bukan seperti de kamu itu siang ajah kamu udah terlalu sibuk jangan malam nya juga sibuk. kamu harus perhatiin perkembangan ken gimana. hubungan kira gimna. jangan selalu pekerjaan yang no satukan. " kata brian.


dea yang keras kepala langsung ke luar kamar tanpa mau menjawab omongan brian. dia langsung masuk ke kamar ken ternyata ken lagi bermain sendiri.


" sayang kamu lagi ngapain? " tanya dea


" aku bermain sendiri. aku kesepian. mah apa aku boleh besok menginap lagi di rumah papah devan? "tanya ken


" kemarin kan udah menginap di sana. kenapa ingin kesana lagi? "kata dea


" di sana seru ada kak zeny kak zayn yang selalu mengajak bermain . ada nenek devi yang selalu manjain aku. ada kakek dilan yang selalu ngajak aku jalan jalan. ada papah devan yang selalu ngajarin aku pelajaran selalu membaca kan dongeng. kadang kami tidur bersama. " kata ken tersenyum bahagia


dea mendengar itu rasanya dia tersudutkan.

__ADS_1


dia keluar kamar ken dia ke sopa tiduran sambil nontn tv atau lebih tepat tv menyala tapi dia melamun pikiran sudah kemana mana.


__ADS_2