
sudah 1 minggu mereka mencari ken tapi belum juga ketemu.
yang seharus sekarang mereka itu menikah akhir di undur kan.
di tempat berbeda ken nangis ingin ketemu dengan mmah nya
" om anterin aku pulang aku mau pulang" kata ken
" jangan panggil aku om kan aku papah kamu ken"kata devan
ya yang menculik ken adalah devan karena dia sungguh sanget marah kepada dea. dea merahasia anak nya selama bertahun dan sekarang sudah tau pun dia hanya memikirkan kepentingan...
devan menelpon ibu nya dan menceritakn semua nya. ayah ibu sanget senang.
devan meminta ibu datang dan membawa zayn dan zeni ke rumah nya agar ken tidak kesepian lagi . ibu menuruti ke inginan anak dan dia juga ingin ketemu dengan ken.
setelah 1 jam kemudian mereka datang ke rumah devan
ken masih menangis di kamar nya
zayn dan zeni ke kamar ken membujuk ken untuk bermain bersama mereka
ken tadi nya menolak tapi lama ke lamaan dia juga mau karena bosen di kamar sendiri.
ken zayn dan zeny bermain di taman belakang rumah.
__ADS_1
devan melihat nya dari lantai atas dia tersenyum melihat anak anakk nya bermain bersama.
dea depresi setelah kehilangan ken. tiba tiba dea teringat pada seseorang akhirnya dea ke rumah orang tersebut.
setelah tiba dea berteriak tiak
"devan "
"devan"
"devan keluar kamu" teriak dea
devan kaget mendengar teriakan seseorang di depan rumah nya
devan devi dan dilan keluar dari rumah devan
" masih tanya kenapa haaah kenapa kamu ambil anak aku dari aku tanpa sepengatuan aku. " teriak dea
" anak kamu anak aku juga. siapa suruh kamu menikah dengan brian tidak mau dengan ku" teriak devan
" lo gila ya. nikah sama anak itu mingiir kamu aku mau cari anak aku. kalau anak aku di sini terus bisa bisa dia gila kaya kamu" teriak dea sambil mendorong devan.
dea masuk ke rumah devan sambil teriak memangil anak nya.
ken pun berhenti setelah mendengar suara ibu nya.
__ADS_1
ken pun berlari ke ibu nya dea dan ken berpelukan dea nangis memeluk anak nya
dea mengendong anak nya keluar dari rumah itu tapi di tahan oleh devan
mereka pun bertengkar
devi dan dilan pusing melihat semua ini akhirnya mereka pun bersuara
.
" kalian ini sudah dewasa malu lah sama anak anak kalian. kita bicara secara baik baik bukan seperti ini" kata dilan
dea dan devan diam saja
akhirnya dea devan dilan dan devi duduk bersama.
" kenapa merahasia kan ini semua dea" tanya devi
" karena anak anda sudah melecehkan saya. masih untung saya tidak membunuh anak nyah" jawab dea ketus.
dilan dan devi menatap devan dengan kecewa
" tapi kan aku juga mau tanggung jawab salah kamu sendiri tidak mau menikah dengan ku" jawab devan membela diri sendiri
" kamu itu sudah terlalu sering ngecewakan aku. apa dengan kita menikah semuanya selesai. tidak. akan banyak lagi masalah. mau bagaimana rumah tangga yang tidak di dasari cinta. hanya ada kebencian dalam hati aku kepada kamu. jangan jadikan ken sebagai kambing hitam dia tidak perna menuntut ayah ibu nya bersama. karena cukup mengerti untuk apa bersama bila hanya saling menyakiti saja. lebih baik tidak sama sekali" kata dea
__ADS_1
devan diam
" iya benar perkataan dea. karena rumah tangga itu ibadah paling lama dan paling berat. masalah ken kalian bisa membesarkan bersama tanpa menikah. kalian bisa saat ada waktu luang bermain bersama ken weekday bersama dea weekend sama devan atau sebalik nya pun bissa. " kata dilan