Hafiz Cinta

Hafiz Cinta
lamaran


__ADS_3

malam ini brian dan keluarga nya datang.


mereka di sambut dengan suka cita.


dea dam brian bertukar cincin. semua nya bertepuk tangan.


hubungan mereka satu langkah lebih serius lagi.


setelah acara tukar cincin.


mereka semua duduk untuk membicarakan tangal pernikahan nya.


karena para orang tua sudah tidak sabar.


" brian dea kalian kapan melangsungkan pernikahan kalian ini? tanya bima ayah brian


" sebagus nya kalian berdua cepat cepat menikah. aku udah tidak sabar punya cucu cucu yang lucu" kata vina ibu brian sambil tertawa..


" aku dan brian belum membicarakan waktu yang tepat nya kapan. kata dea


" lebih cepat lebih baik. usia kalian udah matang untuk menikah. aku juga tidak mau kalian di jadikan bahan gosip ibu komplek." kata vina

__ADS_1


" aku gimana bagus nya ajah" kata brian


" iya tentukan saja. menurut aku 1 bulan lagi. ajah lebih cepat lebih baik. dan kita bisa mentukan konsep pernikahan nya dari sekarang. aku mau nikah nya di adakan secara meriah. kita undang semua rekan kerja kita. apa kalian semua setuju" tanya vina ke pada semua orang.


" kami setuju" kata semuanya.


vina dan yang lain nya tersenyum.


" tapi aku tidak bisa menyiapkan apa pun karena aku sibuk sekali apa kalian bisa bantu aku" tanya dea


" serahkan saja pada kami " kata devi dan vina secara bersamaan


devi dan vina sama tidak sabar anak anak menikah. karena bagi devi dia sanget sanget amat malu anak nya belum menikah udah punya anak. devi sudah merasa jengah mendengar tetangga nya selalu mengosipkan dea.tapi sebenar devi kurang setuju anak nya menikah dengan brian. karena brian bukan ayah biologis kendrick. devi selalu bertanya tanya kenapa dea tidak meminta pertanggung jawaban dari ayah ken .


" iya terima kasih mah tante" kata dea tersenyum


" iya sayang " kata vina


setelah menentukan tanggal pernikahan..


mereka semua nya pulang.

__ADS_1


tinggal orang tua dea saja yang ada di sana


dea pun ke kamar tanpa menidurkan dulu anak nya.


" nak ... "teriak dila


" apa lagi aku mau istirahat mah aku cape" kata dea ketus


" nak mamah mau bicara dulu sama kamu " kata dila


" bicara apa lagi" tanya dea. yang tadi nya udah mau membuka pintu kamar pun balik lagi ke kursi


" nak kenapaa kamu mau menikah dengan brian. iya mamah tau brian orang baik. tapi kan brian bukan ayah biologis ken.kenapa kamu tidak meminta pertanggung jawaban dari ayah ken. agar ken bahagia mempunyai keluarga yang lengkap" kata dila


dea sunguh kesal mendengar perkataan ibunya.


" aku menikah dengan brian karena kami saling mencintai. dia tulus menyayangi aku dia bisa menerima ken dengan baik. jadi buat apa aku meminta pertanggung jawaban dari ayah nya ken.


aku membenci ayah ken. mau bagai mana hidup aku bila aku hidup dengan orang yang aku benci. masalah ken dia akan bhgia walaupun tanpa ayah nya. karena brian bisa jadi ayah ken. " kata dea


" tapi kamu tidak bisa memberikan ken kebahagian kamu selalu sibuk berkerja. kamu jarang ada waktu untuk anak kamu dia kesepian" kata dila

__ADS_1


" siapa yang menyuruh aku bekerja di kantor kalian. bila aku tidak kerja di kantor itu aku akan punya waktu untuk ken" kata devi sambil beranjak ke kamar rasa nya orang tua tidak perna mengerti


dila dan sukma diam.


__ADS_2