Hafiz Cinta

Hafiz Cinta
putus cinta


__ADS_3

hari ini jadwal kantor sangat padat dari biasa nya ..


devan sangat pusing melihat kerjaan yang begitu menumpuk.. rasanya begitu melelahkan


tidak terasa udah waktunya makan siang ..


" pak.. ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda" jelas sekertasi devan yang bernama vino


" siapa vino" jawab devan yang masih bekerja


" katanya kekasih anda pak" vino..


devan saat mendengar kekasih nya datang dia sanget senang..


wanita yang selama ini selalu di rindukan nya


kekasih devan di persilakan masuk ke ruangan devan. dengan membawa makanan untuk mereka makan siang..


devan menyambut dengan pelukan


" syg aku merindukan kamu " kata devan sambil memeluk kekasihnya


mendengar itu kekasih devan tersenyum senang.

__ADS_1


" aku juga kangen km devan udah lama kita tidak bertemu.maaf yah aku sibuk kerja? "jelas kekasih devan dengan menunjukkan wajah sedihh


" tidak apa apa syg" jawab devan sambil mengandeng kekasih untuk duduk di sopa. .


kekasih devan membuka kotak makanan yang di bawa agar makanan nya bisa di makan oleh mereka


saat mereka makan pikiran mereka melayang.. ada pikiran yang menganjal..


" sayang ada yang aku bicarakan" devan dan kekasih nya dengan bersaamaan


" eh kamu duluan ajah" kata kekasihnya


" syang aku di jodohin oleh orang tuaku dengan anak teman mereka" kata devan dengan raut wajah sedih


" trs km mau" jawab kekasinya sambil menatap wajah kekasihnya


" ya gk mau lah aku mau nya nikah sama kamu. kamu mau kan nikah sama aku?kita pacaran udah lama rasanya udah waktunya kita mengenalkan keluarga kita " devan sambil mengengam tangan kekasihnya


kekasih dengan merasa binggung


"ya aku mau nikah sama kamu. tapi aku harus menyelesaikan dulu pendidikan aku sambil mondok pesantren dulu agar ilmu ku bertambah insya allah saat aku jadi istri km aku cukup ilmu untuk pernikahan kita agar aku bisa jadi istri yang soleha untuk kamu.. dan cukup ilmu untuk masa depan kita." jelas kekasihnya


devan sanget marah dengan jawaban kekasihnya

__ADS_1


devan merasa pacar hanya terus mengulur waktu.


dari beberapa tahun lalu dia beberapa kali melamar pacarnya tapi jawaban nya selalu tentang pendidikan.. dan pekerjaa..


devan tidak mengerti dengan jalan pikiran pacarnya karna dia merasa dia mampu untuk membiayai kehidupan mereka. devan berpikir kekasihnya egois


" kenapa sih kamu selalu begini? tanpa km sekolah tinggi tanpa km punya gelar apa pun tanpa km beketja aku mampu memenuhi kehidupan kita nantinya aku mampu memenuhi semua ke inginan km. " jawab devan dengan kemarahan


kekasih nya nangis karna dia tidak bisa menjelaskan alesan yang sebenarnya kepada devan tapi apa boleh buat di jelaskan pun belum tentu devan mengerti dgn apa yg terjadi karna devan tidak ada di posisi dirinyaa..


" jika km mau melanjut pendidikan kamu silakan. tapi aku tidak mau menunggu mu lebih lama lagi. kita akhiri ajah semua ini" kata devan dengan ketus


kekasih hanya bisa menunduk sambil menangis


tapi dia tidak bisa menahan devan. karna rasanya terlalu egois meminta devan terus bersabar dan menunggu


" iya baiklah... maafin aku yah devan" kekasihnya


langsung berdiri dan keluar dari ruangan itu tanpa mau mendengar jawaban devan


devan diam saat meliat kekasih nya pergi tanpa mau menahan nya


devan menangis dan membanting barang yang ada di ruang ituu

__ADS_1


devan sanget mencintai kekasihnya dia setia dia merasa kecewa dengan kekasih nya kenapa kekasih selalu ber ambisi pendidikan dan pekerjaan??


__ADS_2