
tidak terasa pernikahan dea dan brian sudah 6 bulan. mereka makin lengket walau pun kesibukan mereka tidak ada henti nya tapi mereka bisa membagi waktu untuk kerjaan dan keluarga. terutama untuk yang benar benar membutuhkan kasih sayang.
beberapa minggu ini dea sering menghabiskan waktunya di rumah
brian merasa hawatir melihat keadaan dea wajah pucat mual muntah nafsu makan menurun
" sayang ayo kita ke rumah sakit aku hawatir dengan keadaan kamu?! "kata brian
" aku engap papah ko sayang mungkin hanya masuk angin. " jawab dea.
dea pun pergi ke dapur karena dia merasa lapar. dea membuka kulkas untuk melihat ada makanan apa ajah.
saat memegang kulkas dea merasakan kepala pusing dan dea pun pingsan
brian heran karena dia tidak melihat istrinyaaa....
" dea kemana yah? "kata brian berbicara sendiri
saat brian ke dapur dia kaget melihat istrinya tergeletak di dapur.
brian langsung mengendong istrinya. dia berlari ke mobil. dea di baringkan di kursi belakang.melajukan mobil nya.
setelah menempuh 20 menit perjalan dia sampai ke rumah sakit terdekat dari rumah nya.
dea di masukan ke ruang pemeriksaan
brian menunggu di luar ruangan setelah beberapa menit dokter pun keluar
" bisa bicara dengan keluarga ibu deavany anindiya nalendra? "tanya dokter
" iya saya suami nyaa" jawab brian
" gimana keadaan istri saya? dia sakit apa? "tanya brian dengan cemas
" istri anda tidak sakit apa apa." kata dokter sambil tersenyum. brian heran
__ADS_1
" selamat yah pak istri anda hamil sudah 6 minggu" kata dokter. brian kaget dan bahagia mendengar berita ini
dokter itu meninggalkan brian yang masih benggong sambil senyum senyum sendiri
brian langsung masuk ke ruangan istrinya
tapi istrinya masih belum sadarkan diri
setelah 1 jam kemudian dea pun sadar dari pingsan nya dea melihat ruangan dea heran di mana ? dea melihat brian dengan tidur di kursi
" mas briann" panggilan dea
brian pun terbangun dari tidur nya
" sayang kamu udah siuman? tanya brian
" aku ada di mana mas? " tanya dea
" kita ada di rumah sakit syang tadi kamu pingsan di dapur" kata brian
" sayang selamat yah sebentar lagi kamu akan menjadi ibu. ken akan punya adik" kata brian sambil tersenyum
" aku hamil mas" tanya dea. brian menganguk
dea menangis bahagiaaa akhirnya dia hamil anak dari lelaki yang dia sayangi.
brian dan dea berpelukan sambil menangis. mereka sungguh senang sampai tak bisa berkata kata lagi.
tok
tok
tok
dokter masuk ke ruangan dea.
__ADS_1
"pak ini resep vitamin yang bisa anda tebus. dan mbak dea bisa pulang karena keadaan nya baik baik saja hanya kelelahahan saja. " kata dokter
" terima kasih dokter" kata brian
" iya sama sama saya pamit dulu yah"kata dokter
brian san sea menganguk
setelah brian menebus vitamin mereka pulang dan memberi tahukan berita bahagia ini ke seluruh keluarga besar nya
brian membaringken tubuh dea di kasur agar beristirahat
saat dea beristirahat di kamar nya. keluarga satu persatu mulai berdatangan
" mana menantu kesayangan mamah? "tanya vina mamah nya brian
" dia sedang beristirahat. " kata brian
" mamah sungguh senang sekali mendengar berita ini" kata vina
brian tersenyum mendengar perkataan mamah nya.
vina cilingak cilinguk mencari seseorang
" brian mana ken ko engak kelihatan" tanya vina
" ken sedang di ajak liburan bersama keluarga devan" kata brian
orang tua dea david dan orang tua nya sudah datang.
dea keluar dari kamar nya karena mendengar suara berisik dari ruang tamu
satu persatu memeluk dea saking bahagia nya.
mereka juga tak lupa memberitahukan kepada ken dan devan. mereka ikut senang mendengar berita dea hamil
__ADS_1