
devan beberapa minggu ini selalu sajah marah marah tidak jelas dia merasa depresi.. mantan kekasih nya lebih memilih pendidikan dari pada menikah dengan dirinya dan orang tua selalu saja mendesak untuk mau di jodohkan..
rasanya tidak ada yg mengerti dirinya mereka hanya memikir dirinya sendri
sekarang devan sedang berada di rumah.. devan sedang duduk di taman halaman rumah mereka sambil melamun
" devan gimna kamu kan memenuhi ke inginan kami untuk nikah sama zulaika? ini juga demi kebaikan km.. km itu sudah cukup matang untuk mempunyai istri agar hidup tidak kesepian" jelas devi dengan sedih setelah mendengar cerita dari vino sekertaris devan
tadi nya devi dan dilan tidak akan memaksa devan untuk mau dengan perjodohan ini. bila devan punya kekasih terus mereka mau cepat cepat menikah pasti mereka juga akan merestui tapi beda cerita lagi saat mendengar kejadian bberapa minggu yang lalu saat devan putus cinta..
" ya aku mau.. atur ajah sesuka mamah dan papah..
aku mau ke kamar dulu untuk istirahat. " jawab devan
devan masuk ke kamar nya dia memandingin poto mereka
********* di rumah zulaika*******
zulaika baru pulang dari pengajian .. dia merasa lelah dia merebahkan tubuh nya di kasur
tok...
tok..
tok..
__ADS_1
ustadzah aisah masuk ke kamar anak untuk untuk membicarakan perjodohan devan dan zulaika
" sayang lagi ngapain? sibuk engak? ada yang umi mau bicarakan sama km" aisah
" lagi rebahan ajah umi. cape baru pulang dari pengajian.mau membicarakan apa umi? " kata zulaika yang bangun untuk dduk sambil menghadap ke umi nya
" devan mau di jodohkan dengan kamu.insya allah nikah nya akan di percepat" aisah sambil tersenyum
" aku gimana umi dan abi ajah. karna aku percaya abi dan umi tau apa yang terbaik buat aku" jawab zulaika dengan tersenyum...
keluarga zulaika dan devan sibuk mempersiap pernikahan untuk anak mereka. mereka ingin yang terbaik untuk anak anak nya
zulaika pun sibuk perawatan diri dan piting baju pengantin
di tempat yang beda ada wanita yang menangis
dia melihat kartu undangan dari mantan kekasih nya
" devan aku juga tidak mau semua ini terjadi tapi aku punya tanggung jawab yang besar yang harus tanggung"
kesibukan nya menyita waktu setiap hari dia harus kuliah bekerja dan mengaji.. rasanya tidak mungkin hubungann nya dengan devan harus terus jalani pasti akan ada yg tersakiti.. ini yang terbaik
hari yang tunggu telah tiba hari pernikahan devan dan zulaika
zulaika sudah ganti baju dan di rias wajah ....
__ADS_1
keluarga zulaikha menungu kedatangan keluarga mempelai pria di hotel
karna mereka mengadakan pesta pernikahan di hotel teman nya papah dilan
tidak lama keluarga devan datang
devan dan zulaika sudah duduk di kursi untuk ijab kabul
devan mengengam tanggan calon mertuanya
" saya nikah kan dan kawinkan anak saya zulaika putry bin usman dengan emas kawin emas 50 gram dan alat solat di bayar tunai" kata usman
" saya terima nikahnya dan kawin nya zulaika putry bin usman dengan emas kawin tersebut tunai" jawanb devan
semua orang berkata saaaahhhhh.....
akhirnya mereka menjadi suami istri
zulaika salim pada devan dengan senang nya akhirnya dia menikah dengan lelaki yang selama ini di cintai nya
berbeda dengan devan hanya diam
ijab kabul selesai pengantin berganti baju untuk pesta pernikahan
saat mereka duduk kursi pelaminan devan melihat mantan kekasih nya tersenyum pada nya
__ADS_1