Hangatnya Cinta Abang Sekuteng

Hangatnya Cinta Abang Sekuteng
Shopping ke mall


__ADS_3

Namaku Dea Cahya putri, panggil saja aku Dea. aku anak ke 2 dari 3 bersaudara.


Kakak ku laki-laki, nama nya Dio Arya Saputra, panggilannya Dio. Dan aku memiliki adik perempuan bernama Dira Nadiva Anastasya, di panggil Dira.


Aku terlahir dari keluarga yang tercukupi, bahkan lebih dari cukup bagiku. tapi karena aku sudah biasa mendapatkan barang-barang mewah seperti ini, jadi bagiku ini adalah hal yang biasa, tidak heran jika aku tidak tau seperti apa susahnya mencari uang di luar sana, karena dari kecil sampai saat ini aku hanya tinggal menikmati fasilitas-fasilitas yang di berikan oleh orang tua ku.


Pagi harinya ketika sarapan, dea meminta izin kepada kedua orangtuanya.


"Mah, pah, aku besok mau jalan-jalan ya sama temen-temen ku.." (izinku kepada kedua orang tua ku)


"Iya, memangnya mau kemana sayang??" (tanya Vika ibu dea)


" Mau ke Paris mah" (jawab dea )


"Oh iya gak papa" (ucap ibu dea)


"Memang besok mau berangkat jam berapa?" (tanya Arya papah dea)


"Sore pah" (jawabku)


"Oh yaudah nanti kalo berangkat minta anter mang Ujang ya?" (tanya Arya papah dea)


"Iya pah" (jawab dea)


"Kakak mah jalan-jalan mulu' tapi Dira gak pernah di ajak" (tiba-tiba adik dea nyeletuk sambil memanyunkan bibirnya).


Mereka semua yang di meja makan tersenyum melihat tingkah manjanya Dira.


"Ya nanti kalo Dira udah gede juga boleh kok jalan-jalan sama temen-temen Dira" (jawab dea)


"Tapi kan masih lama kak..??,, Dira ikut kakak aja ya?" (pinta Dira sambil menelungkup kan tangannya didepan dada)


"Dira... kamu kan harus sekolah sayang.." (ucap Vika ibu dea)


"Ya tapi Dira juga pengen kaya kak Dea mah??" (rengek Dira)


"Yaudah gini ajah.. nanti sore Dira jalan-jalan sama kak Dio aja gimana?? oke??" (bujuk Dio kakak dea)


"Waaaaah asyiiik,, oke👌😊" (ucap Dira sumringah)


Setelah mereka sarapan Arya yang tak lain adalah papah Dea dan Dio kakak dea berangkat ke kantor, vika mengantarkan suaminya sampai di depan pintu, lalu Vika mencium tangan arya, dan Dio mencium tangan vika mamah tercintanya, kemudian Arya dan Dio masuk ke mobil.


Setelah memastikan mobil suaminya tidak terlihat, Vika pun langsung bersiap-siap ke butik, karena mamahnya Dea memang memiliki 3 cabang butik di daerah kota J.


Dira pun juga sudah berangkat sekolah sebelum papah dea dan kak Dio berangkat tadi.


kini tinggallah Dea sendiri, hanya di temani para bibi di rumah.


"Bosan rasanya, tp kalau mau pergi pun mau kemana?, karena ini kan masih pagi" batin Dea.


Akhirnya dea memutuskan untuk mandi dan bersiap-siap ke rumah sahabatnya Reni.

__ADS_1


Setelah dea sudah siap, Dea melihat jam dan sudah menunjukkan jam setengah 9 pagi, Dea pun langsung pergi ke rumah Reni.



Sesampainya di rumah Reni, ku tekan bel, dan Tante Mira yang membukakan pintu nya.


"Pagi Tante??" (sapa ku sambil cipika cipiki)


"Pagi sayang.. yuk masuk, Reni ada di dalem tuh.." (ucap Tante Mira)


"Oke tan.."(ucap ku sambil melangkah masuk)


Ku lihat ternyata Reni ada di pinggir kolam renang sambil menikmati jus mangga.


"Ren??,, nge mall yuk?, suntuk nih gue, bingung mau ngapain" (ucapku)


"Iya bentar setengah jam lagi ya.." (jawab Reni bikin gue sebel)


"Ah elah kelamaan.. keburu panas nanti.."


"Panas kan di luar mall, kalo di dalem mall kan enggak" (jawab Reni bikin gue tambah sebel)


"iiiikh ayo donk ren, sana geh siap-siap GPL" (ucapku sambil menarik tangan Reni)


"Iya iya..." (jawab Reni)


Sambil menunggu Reni bersiap-siap, aku pun video call pacarku.


"Hallo sayang ku.. lagi ngapain yang?" (ucap Roy)


"Ini lagi nungguin Reni mau ke mall beli kebutuhan yang mau di bawa besok" (jawab ku)


"Jadi besok ke paris nya?" (tanya Roy)


"Jadi dong sayang.." (jawab ku)


"Mau berapa hari disana?" (tanya Roy)


"Gak lama koq, paling 5hari" (jawabku)


"Oh yaudah hati-hati ya nanti disana" (ucap Roy)


"iya.." (jawabku)


"Tok tok tok.." ( tiba-tiba ada yang mengetuk ruangan Roy)


"Iya, masuk" (ucap Roy)


"Pak, client dari kota B sudah datang" (ucap sekertaris Roy)


"Iya, sebentar lagi saya kesana" (jawab Roy)

__ADS_1


"Sayang, aku meeting dulu ya, client ku sudah datang" (pamit Roy)


"Iya sayang" (jawabku)


Panggilan pun terputus.


Kemudian aku melangkah ke kamar Reni, kulihat reni sedang duduk di tepi ranjang sambil mengeringkan rambutnya, lalu aku duduk di sampingnya.


"Emang loe mau beli apa sih ke mall??" (tanya Reni)


"Ya buat persiapan besok dong, beli camilan buat di pesawat, farfum gue juga udah mau habis, deodorant, mau ganti model rambut juga gue, di warnai sekalian gitu, hehehehe" (jawab dea)


"Oh kirain mau beli lingerie" (ucap Reni bikin mata Dea seketika langsung melotot)


"What?? lingerie?? emang mau ngapain gue beli lingerie?" (jawab Dea dengan nada tinggi)


"Ya siapa tau aja loe mau sekalian bulan madu sama Roy" (ucap Reni terkekeh membuat dea langsung memukul kepalanya pake guling)


"Sembarangan aja loe kalo ngomong, nikah aja belum mau bulan madu" (ucap Dea sambil melirik sinis ke Reni)


"Hahahaha siapa tau gitu mau ehem ehem" (ucap Reni tekekeh sambil memoles wajahnya)


"iiiish sori ya, gue bukan cewek gampangan" (jawab Dea membuat Reni semakin terkekeh)


"Iya iya gue tau koq kalo sahabat gue ini anak baik-baik, gak mungkinlah kalo kaya gitu.. gue cuma bercanda koq" (ucap Reni sambil merangkul pundak dea)


"Yok berangkat" (sambung Reni)


"Ayoook" (jawab dea)


Kemudian kami turun ke bawah dan pamit ke tante Mira. setelah pamit kami pun langsung berangkat menuju ke mall.


Sesampainya di mall kami masuk ke toko farfum, dan langsung memilih farfum yang ku sukai , kemudian aku membeli deodorant dan lipstik. tak lupa aku pun juga mampir ke toko baju, aku memilah-milih style yang sesuai dengan seleraku, dan akhirnya aku pun memilih 3 mini dress.





Setelah membeli pakaian, kami menuju ke salon, tapi saat kami melewati toko sepatu, aku melihat ada high heels yang sangat-sangat cantik, elegan, dan mewah ketika di lihat.. aku pun memutuskan untuk masuk melihatnya.


Setelah aku coba-coba dan cocok, akhirnya aku pun membelinya.


Kemudian kami mampir ke salon untuk merubah gaya rambut ku dan mewarnai rambut ku


"Mampir salon dulu ya ren"(ucap Dea)


"Iya ayok, gue juga mau rubah gaya rambut gue juga deh kalo gitu" (jawab Reni)


"Oke" (ucap dea)

__ADS_1


Kami pun mampir ke salon terlebih dahulu untuk merubah gaya rambutku dan juga aku meminta untuk di warnain sekalian.


__ADS_2