
"Akhirnya bisa istirahat juga" (ucap Dea pada dirinya sendiri saat sudah sampai di kamar hotel yang ia pesan)
"Tidur ah, besok baru jalan-jalan" (sambung dea)
Dea meletakkan koper miliknya, kemudian berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Dea mengisi bathtub dengan air hangat dan tak lupa menuangkan sabun cair aroma lavender. Kemudian Dea masuk ke dalam bathtub, dan memejamkan matanya agar tubuhnya rilex.
Setelah dea berendam selama 15 menit, dan dirasa sudah cukup, Dea membilas dirinya di bawah kucuran air shower.
Setelah selesai dengan ritual mandinya, Dea keluar dari kamar mandi dan membuka koper miliknya.
Dea mengambil piyama, dan memakainya.
Kemudian dea naik ke atas ranjang nya, berbaring, dan langsung memejamkan matanya. Tak butuh waktu lama, karena Dea pun sudah sangat-sangat lelah, dan mata Dea pun juga sudah sangat-sangat mengantuk, setelah terjaga selama berjam-jam di dalam pesawat, Dea pun langsung tertidur pulas.
*******************
Pagi hari nya.
"Tok tok tok"
"Tok tok tok.. Dea??" (Reni mengetuk pintu kamar Dea)
"Tok tok tok De??, Loe belum bangun??" (ucap Reni kembali mengetuk pintu kamar Dea)
"De??? bangun donk???" (ucap Reni)
"Dea belum bangun?" (ucap Tiara yang baru keluar dari kamar nya dan menghampiri reni)
"Belum, kecapekan kali tuh anak. kemarin kan di pesawat dia gak tidur sama sekali" (ucap Reni)
"Iya, pasti itu" (ucap Tiara)
Kemudian reni merogoh ponselnya untuk menghubungi Dea.
Panggilan pertama tidak diangkat.
"Huft gak di angkat" (ucap Reni)
"Coba lagi" (ujar Tiara)
Reni pun menelfon Dea kembali, Panggilan ke dua tetap tidak di angkat.
"Gak di angkat juga" (ucap Reni)
"Coba terus sampe bangun" (ucap Tiara)
"Kalo tetep gak bangun-bangun??" (tanya Reni)
"Yaudah kita tinggal aja, ntar makan buat dia kita bungkus aja" (ujar Tiara)
__ADS_1
"Kalo dia marah gimana?" (tanya Reni)
"enggak-enggak ah, takut amat sih loe?!" (ucap Tiara)
"Ya bukannya gitu, gue gak enak aja sama Dea nya" (ucap Reni)
"Yaudah loe telfon dia lagi aja dulu kalo gitu" (ucap Tiara)
Reni pun kembali menghubungi Dea, dan tetap tidak di angkat.
"Hais nyebelin amat sih ini anak" (ucap Reni kemudian menghubungi ponsel Dea kembali)
"De, bangun dong.. pegel ni kita bangunin loe?" (ucap Tiara)
"Dea???,, bangun dong de??!!" (teriak Tiara)
Dea pun terbangun saat ponselnya terus menerus berbunyi.
"Siapa sih ganggu orang tidur ajah" (ujar dea kesal)
Dea mengangkat teleponnya tanpa melihat terlebih dahulu di layar ponselnya siapa yang menghubungi nya.
"heh de, buruan bangun, bukain pintunya!!" (ujar Reni ngomel-ngomel karena kesal)
"Loe ganggu gue tidur aja sih. emang jam berapa sih, gue masih ngantuk ah" (ucap Dea)
"Tok tok tok Dea???, cepetan bangun, buka nih pintunya!!" (teriak Siska yang baru datang)
"Iiikh nyebelin banget sih kalian nih..,, berisik tau gak?" (ucap Dea turun dari ranjangnya membukakan pintu kamarnya)
"Dea???" (ucap Tiara)
"Bangun dong de, udah siang nih kita laper" (ucap Reni)
Kriieet
"Hih berisik banget sih kalian nih" (ucap Dea kesal membukakan pintu kamarnya)
"Ya habisnya loe gak bangun-bangun sih dari tadi, kita juga pegel tau dari tadi berdiri di sini bangunin loe, di ketok-ketok gak bangun-bangun, di telfon gak di angkat-angkat, di teriakin dari tadi juga gak bangun-bangun, habis pula ntar suara gue gegara teriak-teriak manggilin loe yang gak bangun-bangun" (omel Tiara mengerucutkan bibirnya sambil melangkah masuk ke dalam kamar dea)
"kita kan laper, udah siang tauuu" (ucap Siska yang juga berjalan masuk)
"Buruan gih mandi, liat tuh udah jam 9, kita udah kelaperan nih" (ucap Reni mendudukkan bokongnya di sofa kamar Dea)
"Iya iya" (ucap Dea)
"GPL Gak pake' lama" (ucap Reni mempertegas ucapannya)
"Iya" (ucap Dea)
Dea pun berjalan masuk ke dalam kamar mandi nya.
__ADS_1
Tak butuh waktu lama Dea pun keluar dari kamar mandinya hanya menggunakan handuk kimono dengan rambut yang digulung menggunakan handuk kecil.
Dea membuka koper miliknya dan memilih dress serta **********, kemudian Dea berjalan kembali ke kamar mandi untuk mengenakan pakaian nya.
"Ya ampun si dea, gue kira ini koper kosong, ternyata masih ada isinya" (ucap Siska terkekeh)
"Iya, pasti tadi malem dia langsung tidur deh, makanya tu baju-bajunya belum di taruh di lemari" (ucap Tiara yang juga ikut terkekeh)
"Pasti nanti begitu dya buka ponsel kagetnya gak ketulungan deh banyak pesan dan panggilan tak terjawab dari keluarganya, apalagi pacar nya" (ucap Reni terkekeh)
"Hayooo lagi ngomongin gue ya?" (ucap Dea menyipitkan matanya menatap teman-temannya, membuat teman-temannya semakin terkekeh )
"Liat tuh Hp loe, pacar loe nelvon tuh. ntar dia kira loe selingkuh lagi?" (ucap Reni terkekeh)
Dea melangkah menuju laci di dekat ranjangnya, kemudian mengambil ponsel miliknya.
"What?? 35 panggilan?, 27 pesan?, banyak amat sih, dari siapa aja sih?" (ucap dea membelalakkan matanya karena terkejut)
Kemudian Dea melihat panggilan tak terjawab tersebut, dan tenyata panggilan tersebut dari keluarganya, kekasihnya dan dari Reni tadi pagi.
Kemudian Dea membuka pesan chat di aplikasi hijau, ternyata kekasih dan ibu tercinta nya yang mengirim pesan.
Lalu dea mengirim pesan ke Roy kekasihnya.
"Maaf Roy, aku baru bangun. tadi malam sudah sampai. ini mau sarapan dulu. nanti aku kabarin lagi ya Roy" (Dea mengirim pesan ke Roy)
Kemudian Dea menaruh ponselnya di tas selempang miliknya, lalu membawanya.
"Yuk" (ajak Dea)
"Ayok, udah laper banget nih gue, udah telat banget ini mah dari waktu sarapan" (ucap Tiara bangkit dari duduknya)
"Double ya Ra ntar makannya, makan siang sekalian, biar nanti siang gak laper" (ucap Siska terkekeh)
"iya, bener tuh" (ucap Reni mengacungkan jempol nya)
"untung camilan gue masih ada sedikit de, jadi tadi gue bisa ngemil dulu buat ganjel perut" (ucap Reni)
"gue juga tadi udah ngemil sih di kamar, tapi tetep aja gak kenyang, lah ngemilnya cuma sedikit kok, kalo ngemilnya banyak ya mungkin kenyang" (ucap Siska)
"Ya ngemilnya kalo gitu yang banyak dong" (ucap Dea dengan santainya)
"HABIS" (ucap Siska dan Tiara serempak dengan nada penegasan)
Mereka ber empat pun terkekeh, kemudian mereka menaiki taksi yang kebetulan sedang berhenti karena ada penumpang yang mau turun.
Mereka ber empat pun naik taksi menuju restoran terdekat.
"Kenapa kita gak makan di hotel aja sih?" (tanya dea di dalam taksi)
"Sekalian jalan-jalan de. Kita makan di restoran, trus habis makan kita jalan-jalan keliling Paris gitu.." (ucap Reni)
__ADS_1
"eh guys, nanti ke Porte de clignancourt yuk?" (ucap Siska)
*************