
Rena dan Kanya kebingungan karena kalau sudah ke Dekan maka urusan dia bakal panjang,dan repotasi mereka bisa rusak kalau ketahuan mereka yang menyebarkan gosip Agatha, dalam kebingungan Rena dan Kanya menatap ke Fani. Rena pun memiliki rencana agar dia dan Kanya selamat. Fani kebingungan mengapa Rena dan Kanya menatap dia lalu bertanya
" kalian ngapain melihat ku" kata Fani
" tolong kami, sekarang kamu ke Ruang Dekan, berikan vidio ini ke Dekan" kata Rena.
vidio dari Hp Rena di kirim ke Hp Fani
"ini vidio apa" kata Fani
" berikan aja, jangan katakan kami yang beri atau mama kamu akan tahu rahasia " kata Rena
" ya, aku mau " kata Fani
Fani pun pergi ke ruang Dekan, sesampainya di ruang Dekan, Fani mengetuk ruangan itu, lalu masuk, disana ada Agatha, Fani berkata
" ini pak, saya mau memperlihatkan vidio ini pak" kata Fani
Dekan melihat vidio itu, dan meminta Fani mengirimkan vidio itu ke dia, Dekan menyebarkan ke grup WA Kampus. Dan ternyata itu pengakuan satu persatu orang yang menjebak , yang pertama pengakuan Lia
"Saya Lia Mahardhika adalah orang yang di balik vidio Agatha dan Kakek- kakek, Agatha kami jebak agar seolah olah masuk hotel dan terkesan jual diri, padahal yang sebenarnya, kami membayar kakek -kakek itu agar menjebak Agatha masuk hotel bersama kakek-kakek itu, dan juga Agatha hanya menolong bukan jual diri ke kakek-kakek itu."
Santi juga melakukan yang sama, Tapi di sana tidak ada Rena,karena Rena telah menghapus bagian dia memberi pengakuan itu. Vidio penjelasan itu tersebar, tapi ada sebagian percaya, ada sebagian yang menyangka itu bayaran Agatha. Fani yang masih duduk di ruang Dekan, ditanya
" Kamu tahu siapa yang menyebarkan vidio tersebut, ?" kata Dekan
Fani yang takut rahasia dia di ketahui ibunya, lalu berkata
" saya yang menyebarkan dan saya dapat vidio fiknahan itu dari WA seseorang, kira itu benar,dan setelah saya melihat vidio pengakuan itu,saya tahu itu hoax, maaf saya pak Dekan , Agatha " kata Fani.
Dekan lalu melihat ke arah Agatha,
" bagaimana Agatha, apakah kamu memaafkan dia" kata Dekan.
__ADS_1
" saya maafkan, dan tidak saya hukum tapi boleh bicara dengan dia berdua" Kata Agatha.
Dekan pun mempersilahkan, Agatha mengajak Fani, Agatha mengajak Fani makan bakso di luar kampus, mereka hanya diam sewaktu makan,setelah selesai makan. Agatha berkata
" aku tahu Rena dalang semua ini, katakan pada Rena dapat salam dari Bapak Bangbang Wijaya,untuk Kanya dapat salam dari teman sarapan bubur, untukmu salam untuk mamamu," kata Agatha
" apa maksudmu " kata Fani
" katakan itu pada mereka " kata Agatha,
Fani yang tak mengerti mengiyakan parkataan Agatha. Mereka kembali ke Kampus.Dan ternyata Rena dan Kanya menggetahui Agatha mengajak jalan Fani,saat di taman Kampus, Fani ditanya oleh Rena tentang apa yang di katakan Agatha, Fani menjawab,sesuai apa yang di katakan Agatha. Rena hatinya marah, karena yang dimaksud Bapak Bangbang Wijaya adalah ayahnya Rena, sedangkan Kanya yang di maksud teman sarapan bubur atau teman sabu, sedangkan Fani merasa bingung dengan salam untuk mamamu itu, Fani malah berpikir kalau Agatha kenal mamanya, padahal maksud Agatha bahwa dia tahu rahasia Fani.
Rena yang merasa Agatha mengenal Ayahnya,setelah pulang kampus, Rena menemui Ayahnya yang bernama Bangbang Wijaya yang memiliki Perusahaan Tambang Batu Bara di Kalimantan Selatan. Setelah ketemu Ayahnya dia langsung bertanya
" yah kenal Agatha Anatasha " Kata Rena
"dia Si Ratu Bisnis Kecil itu" kata Bangbang Wijaya.
" Ya , Ratu Bisnis Kecil itu, telah mengambil kemilikan sebagin saham ayah, dengan batuan Raja Bisnis, yang sampai sekarang ayah enggak tahu siapa dia?, tapi kalau ayah tau, pasti ayah dapat merebut kembali saham terbesar itu," kata Bambang Wijaya.
Karena keterangan Ayahnya Rena, dia mengetahui Agatha memiliki Raja, Rena pun ingin tahu siapa Raja Agatha, dengan begitu bisa menghancurkan Agatha.
Di kantor Agatha, Dea dan Ziha membicarakan tentang tim yang dibentuk untuk menyesaikan masalah- masalah Kampus. Dea berkata
" kita telah memiliki berberapa seperti Anggara mahasiswa angkatan Arga , ahli IT, Tossa Kepala Keamanan Kampus, dan dialah mengorganisir keamanan tim, dan Rega mengorganisir mencari data, semua akan berkoordinasi dengan Arga "
"Mengapa harus dengan Arga, bukan dengan ku" Kata Agatha
"itu semua untuk menjaga rahasia-rahasia." Kata Ziha
" aku ingin tahu lebih tentang Fani" kata Agatha
"untuk apa, data lebih Fani " kata Ziha
__ADS_1
" Fani yang bisa menghentikan Rena" kata Agatha
" bagaimana bisa? " kata Dea
" karena itu aku perlu info mengenai Fani lebih banyak" kata Agatha
Agatha mengechat Arga,minta tolong carikan info tentang Fani, chat di baca tapi tidak di balas oleh Arga,Agatha melanjutkan kerja,sambil menunggu balasan,tapi setelah berberapa menit tak ada balasan juga, di telepon juga tidak diangkat, karena waktu sudah sore dan jam kerja sudah selesai, maka Agatha pulang, setelah mandi dia ke rumah kecil, tapi Arga belum pulang, karena laper dia mau makan nasi goreng jadi dia pergi untuk mencari nasi goreng.
Sesampai di Rumah Makan Nasi Goreng kesukaan dia, lalu duduk paling depan, dia pun pesan nasi goreng, sambil menunggu nasi goreng mengecek Hp tapi belum juga ada balasan dari Arga, sewaktu dia menyuap nasi goreng, dia terselak,karena kaget melihat ada Arga dan Fani yang duduk di depan dia yang berada di pojok belakang rumah makan tersebut.
Agatha pun berbicara dalam hati
" mengapa aku ini, ada rasa perih,namun tak ada luka, ada rasa panas namun tak ada api, hati ini rasanya sakit melihat dia dengan yang lain."
Agatha menenangkan diri dan berjalan menghampiri mereka berdua, Arga dan Fani yang asik mengobrol, dikagetkan suara wanita
" hai Fani dan mas penjaga kantin, sedang pacaran di sini ya" kata Agatha
Mereka berdua pun menengok ke arah Agatha, Arga hanya tersenyum melihat Agatha, sedangkan Fani agak gugup karena Fani takut Agatha bercerita tentang vidio fiknah itu dengan Arga,bisa hancur repotasi di depan pria yang disukainya.
Fani yang gugup menjawab pertanyaan Agatha
" bu.. bukan mbak Agatha, dia mas Ar..Arga bukan pacar saya, tapi... dia hanya teman"
" oh, ku kira kalian pacaran, boleh saya ikut duduk di sini aku tidak punya teman, biar ramai" kata Agatha
Agatha meminta pelayan untuk mengambilkan makanan dia di meja depan, Arga yang tersenyum,
" mbak Agatha nama saya Arga, salam kenal" Kata Arga yang sambil mengulurkan tangan.
Agatha melihat uluran tangan Arga, langsung senyum sinis, Fani melihat itu agak terkejut, Fani menganggap Agatha sombong, tapi dia bingung orang sombong mau makan di Rumah Makan sedarhana ini.
BERSAMBUNG
__ADS_1