HARTA TAHTA DAN AGATHA

HARTA TAHTA DAN AGATHA
Sekamar


__ADS_3

Agatha tersenyum, dia pun bercerita tentang kejadian mulai awal satu rumah,bahwa dia kebingungan tikat dewa, karena rumah Arga itu kecil jadi hanya ada tiga ruangan, ruang tamu, kamar dan dapur. Saat mau tidur,sebenarnya Arga meminta Agatha tidur di kamar, dan Arga tidur di ruang tamu, namun Agatha tahu kalau Arga itu pernah jatuh dari kendaraan, punggungnya jatuh menimpa beton jalan, efeknya punggungnya tidak bisa terlalu lama rebahan di tempat keras,seperti bangku di rumah kecil.


Ketika Agatha meminta Arga yang di kamar, dia menolak,dengan Arga berkata


" jangan, karena perempuan itu, harus tidur di tempat yang nyaman, dan itu tanda bahwa lelaki itu hormat dengan perempuan " kata Arga.


" tapi punggung kamu itu ,pasti sakit, kalau lebih dari tiga puluh menit tiduran ditempat keras." kata Agatha


" ya tidak pa pa" kata Arga.


Arga tidur di ruang tamu, namun Agatha kewatir dengan keadaan Arga, dia menghintip Arga, ternyata benar Arga tidur sambil duduk,Agatha melihat itu membangun Arga,


"Mas kamu di dalam kamar aja, aku disini" kata Agatha.


" jangan, tadi sudah ku katakan" Kata Arga


" kalau begitu kita tidur sekamar aja, asal kamu janji tidak melakukan hubungan itu " kata Agatha.


" wah, aku tidak bisa janji, kepala atas ini mungkin bisa, tapi namanya lelaki normal bisa nekat" kata Arga yang tersenyum


Agatha jadi bingung, karena disisi lain, Agatha tidak ingin Arga tidur duduk, namun dia paham, namanya lelaki normal bisa aja nekat,tapi Agatha percaya dengan Arga, lalu berkata


" jangan lakukan itu, kalau kamu menghagai perempuan " kata Agatha.


Akhirnya Arga mau, malam itu mereka tidur sekamar, tapi besok paginya Agatha kaget karena dia bangun tidur, kepalanya sudah di dada Arga, pikiran Agatha curiga Arga berbuat macam- macam, Agatha berteriak


" Aaaaaaaa" sambil tangannya mendorong Arga.


Sampai Arga terjatuh, terus terbangun kesakitan,berdiri berkata


" Apa -apa kamu Agatha " kata Arga dengan nada naik


" kamu apain aku" kata Agatha

__ADS_1


"aku tidak ngapa ngapain, " kata Arga


" mengapa kamu memelukku dan kepala ku diatas dadamu" kata Agatha


" eh, kamu sendiri meletakkan kepala di dadaku, aku bangunin, tapi tidak bangun, padahal berat badanmu itu membuat dada dan lengan ku sakit karena tertindih." kata Arga


" dasar cowok mesum," kata Agatha


" ya ,udah , aku mandi aja, nanti aku buat jatuh cinta, dan kamu yang minta itu, "kata Arga


"tidak mungkin, wek wek" kata Agatha yang sambil melemelet lidahnya


Arga pun pergi meninggalkan Agatha di kamar. Agatha berkata dalam hati


" apakah aku benar meletakkan kepalaku di dada dia, waduh gawat, badanku merasa nyaman dekat dia, mungkinkah, tidak mungkinlah".


Arga di kamar mandi, mengingat peristiwa tadi malam, ketika mata dia mulai ngantuk berat,di kagetkan dengan kepala Agatha yang secara tidak sengaja, Arga mau menggeser kepala Agatha, namun kembali ke dada Arga, Arga membanguni Agatha namun tak bangun, jadi biarkan sampai tertidur. Tapi Arga sebenarnya senang,karena dia merasa nyaman, dan seperti disayang istri sebenarnya.


Arga kembali rumah dia lalu duduk di bangku panjang, lalu berinisatif untuk telepon Agatha tapi ternyata handphone ketinggalan di kamar. karena kelelahan Arga tertidur ditempat duduk. Arga terbangun ketika ada suara


" Mas Arga bangun, kamu tidak ke kantin " kata Agatha


Arga terbangun, merasa senang melihat Agatha, dia secara reflek berdiri memeluk Agatha,pelukan Arga membuat Agatha bingung, merasa canggung Agatha mendorong Arga terjatuh ke bangku panjang, Agatha berkata


" apa- apa kamu ,peluk aku" kata Agatha


" kamu kemana aja, aku cari kamu " kata Arga


" aku ke pasar untuk membeli bahan makanan, karena bibi sayur tidak jualan " kata Agatha


" kok tidak bilang dulu " kata Arga.


" maaf mas, rencananya aku mencari sarapan dan bahan makanan dekat sini saja, tapi ternyata bibi sayur tidak jualan, kebetulan ibu- ibu sini ngajak ke pasar jadi langsung aja, aku pergi " kata Agatha

__ADS_1


" ya sudah, aku siap- siap pergi ke Kantin dulu" kata Arga


"jangan kamu sarapan aja dulu, sayangkan nasi uduknya tidak dimakan" kata Agatha


mereka sarapan bersama ,Agatha berkata


" mas kewatir dengan aku"


" tidak, aku hanya takut kamu hilang,gara - gara kamu marah karena kamu yang tidur di dadaku " kata Arga


" aku marah, tapi tidak pa pa, asal kamu tidak ulangi lagi" kata Agatha


" kamu tuh yang usik tidurnya, membuat dadaku sakit, karena beratnya kepala mu itu" kata Arga


" maksudmu kepala berat artinya aku gendut " kata Agatha


" ya, kamu gemuk dan gendut, aku pergi dulu" Kata Arga sambil lari meninggal Agatha


Tapi Agatha merasa aneh, dia bahagia karena perkataan Arga tersebut, Agatha berpikir karena dulunya dia melihat Arga yang kaku ,jadi bisa bercanda. Malam kedua, Agatha meletakkan handphone di atas meja, agar merekam apa aja Arga waktu Agatha tidur.


Pagi harinya lagi-lagi kepala Agatha di dadanya Arga, Agatha berteriak lagi, membangunkan Arga lagi, Arga menolak dituduh sengaja membuat kepala Agatha di dadanya, Agatha ingat ada kemera handphone sebagai bukti.


Agatha menuju meja dimana ada handphone, dilihatnya hasil rekaman video, setelah melihat vidio itu, memang benar dia sendiri yang meletakkan kepala di dada Arga,untuk menutupi kesalahan, Agatha mau menghapus vidio itu, namun medengar ada ketawa dari belakang, ternyata itu Arga yang melihat vidio itu dari belakang, karena Arga secara perlahan kebelakang Agatha, ingin tahu apa yang dilihat di handphone.


Arga terus ketawa lalu berkata


" Agatha, pasti kamu sudah nyaman tidur di dadaku"


" nyaman, dada kamu lancip,ye ye" kata Agatha sambil meledek Arga dengan lidahnya


Agatha tertunduk malu, langsung pergi ke kamar mandi, Arga hanya tersenyum melihat tingkah laku istrinya.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2