HARTA TAHTA DAN AGATHA

HARTA TAHTA DAN AGATHA
Agatha Penolong Perusahaan.


__ADS_3

Agatha pun jadi berpikir apa tujuan Fani menceritakan semua ini padanya, dia harus tahu apakah ada benar class differences di Kampus Sukma Muda apakah ini jebakan Rena, atau ini cerita sebenarnya Fani?


Agatha masih duduk di kantin kampus,lalu mengingat perkataan Arga yang mengatakan


" pertanyakan pada dirimu Agatha, mengapa Fani semudah itu bercerita rahasia dia, pada mu yang termasuk orang kaya,dan baru di kenal Fani,sedangkan dia tahu ada perbedaan kelas di kampus "


Agatha jadi bingung harus bagaimana apakah harus mempercayai Fani yang lugu itu, atau suami yang meragukan cerita Fani, karena Arga selama kuliah di kampus ini tidak pernah merasa ada class differences, dan semuanya sama rata aja. Agatha mendapatkan keterangan yang sama dengan Anggara ahli IT yang seangkatan dengan Arga, tapi Agatha yakin Fani tidak bohong.


Agatha yang masih kebingungan, mendengar Hp dia berdering, dan ternyata ada telepon dari Dea, yang meminta Agatha datang ke Kantor karena ada Bapak Heru Yudistira salah satu dari Investor di kantor. Agatha segera pulang, walaupun terburu buru Agatha masih ingat kirim pesan ke Arga, bahwa dia pulang, karena mau menemui Bapak Heru Yudistira.


Arga membaca pesan itu, wajahnya menjadi cemas karena Bapak Heru adalah Investor yang paling berpengaruh, jadi Arga mengirim pesan ke Agatha, dan Agatha yang di jalan, membaca pesan dan menjawab dengan kata "Oke".


Sampailah Agatha di kantor, dia langsung ke ruang meeting, di sana sudah ada Bapak Heru Yudistira, disana sudah ada juga Dea dan Ziha.Bapak Heru langsung membicarakan tentang Adipura Rinjani atau perusahaan yang membangun Kampus Sukma Muda , pengurusan Perusahaan Adipura Rinjani harus di ambil alih oleh Perusahaan Artha Murni.


Perusahaan Artha Murni adalah perusahaan yang dipegang oleh Agatha sekarang. Agatha bertanya

__ADS_1


" Mengapa harus kami yang memegang Perusahaan itu, padahal selama ini, perusahaan Adipura Rinjani menghasilkan keuntungan yang positif, harga saham pada Perusahaan itu semakin bagus " Kata Agatha


" Itu benar, karena itu harus mengambil alih, Kami tak bisa mempercai Adipura Rinjani, karena perusahaan itu memiliki perusahaan fiktip bernama Atena yang megang Kampus juga, dan menurut data saham perusahaan Atena itu jadi satu dengan Adipura Rinjani " Kata Bapak Heru


Agatha menerima berkas dari Bapak Heru,ternyata itu data saham perusahaan Atena yang merupakan Perusahaan Fiktif dari Perusahaan Adipura Rinjani.


"kami berterimakasih atas informasinya, saya mau membicarakan kepemilik saham yang lain,tapi kita ini hanya memiliki Lima Puluh persen saham, untuk dapat mengabil alih harus lima puluh persen lebih, " kata Agatha


"ya kami ngerti, tapi kami yakin , ibu Agatha sanggup, seperti dulu sewaktu Ibu Agatha SMA, dan ibu Agatha menolong kami sewaktu perusahaan saya dan teman- teman hampir bangrut, tapi ibu Agatha mengirim bapak Arga Tirta ,wakil ibu, untuk menyelamatkan perusahaan kami." Kata Heru


Agatha sebenarnya tak tahu cerita ini, tapi mengiyakan kata Bapak Heru.


setelah Keuangan Perusahaan bapak Heru dan yang lain, kembali stabil, maka Arga mengenalkan PT Artha Murni yang begerak bisnis saham, Bapak Arga meyakinkan Kami berivestasi ke PT Artha Murni untuk bisa membeli saham , mengendalikan Saham,dengan pembagian untung empat puluh persen ke PT Artha Murni, sepuluh untuk putaran saham perusahaan, dan lima puluh persen untuk keuntungan Investor.


Dari Bapak Heru yang asalnya ragu, tapi setelah ada bukti kemajuan Perusahaan milik mereka,maka Bapak Heru dan yang lain yakin bahwa Artha Murni dapat kami percaya untuk menjalankan bisnis saham kami, dan semua itu dikatakan Bapak Arga ide dari Ibu Agatha yang waktu itu belum bisa muncul sebagai pemilik perusahaan karena masih SMA, tapi memiliki ide-ide luar biasa. Karena itu Bapak Heru Yudistira yakin Agatha adalah wanita hebat bisa mengabil alih.

__ADS_1


Agatha kini paham,Arga memakai nama dia mulai di SMA, tanpa pengetahuan dia, dan Arga sudah membentuk Perusahaan Artha Murni dan pemiliknya tertulis adalah Agatha. Tapi Agatha tidak paham tentang modal perusahaan, dan tanda tangan dia di atas kertas kontrak saham selama ini bagaimana dia dapatkan.


Agatha yang mendengar cerita Heru bertanya


"Kampus kedua itu letaknya di mana pak"


Bapak Heru menjelaskan letak kampus yang di miliki Perusahaan Fiktip Adipura Rinjani. Mendengar keterangan itu, Agatha bertanya dalam hati


" inikah kampus class differences yang di maksud Fani ?


Setelah semua selesai Meeting dengan Bapak Heru, Agatha jadi banyak pertanyaan tentang Arga Tirta, dan class differences di benaknya, namun kini dia harus fokus dulu ke masalah pengambilan pengurus Perusahaan Adipura Rinjani, karena itu di minta tolong Dea dan Ziha untuk mempersiapkan Rapat Besar Pemilik Saham untuk besok lusa.


Sore harinya Agatha pulang,dan memutuskan untuk menunggu Arga di rumah kecil. Selang beberapa menit datanglah Arga Tirta. Seperti biasa tanpa di minta Arga, Agatha mempersiapkan Handuk untuk mandi Arga, selesai mandi, Agatha juga mempersiapkan Kopi,dan makan malam,itu selalu dia lakukan walaupun Agatha tahu pernikahan ini tanpa cinta.


Di malam hari Agatha mengajak ngobrol Arga, Agatha menceritakan tentang Meeting dengan Bapak Heru. Agatha langsung bertanya tentang mengapa Arga memakai nama dia di Perusahaan Artha Murni, bagaimana mendapatkan tanda tangan dia, Agatha juga mempertanyakan tentang Kampus di bangun oleh Perusahaan fiktif itu dan apa tujuan Arga menikahi dia

__ADS_1


Arga yang mendapatkan pertanyaan sebanyak itu,lalu tersenyum, tapi tidak menjawab, lalu dia berdiri dan meninggal ruang tamu rumah kecil, Agatha mengikuti dia, mereka ke ruang kerja rumah besar, Arga mengambil berkas di lemari setelah itu Arga pun duduk di meja kerja,sedangkan Agatha di depannya. Arga memperlihatkan berkas. Agatha menjadi terkejut setelah membuka buka berkas itu, ternyata itu adalah sebuah data rahasia Arga.


BERSAMBUNG


__ADS_2