
Agatha hanya tersenyum setelah mendengar alasan Rena,lalu berkata
" Rena, kebencian mu tak berdasar, karena kalau aku jadi kamu, aku akan buktikan bahwa aku akan jadi lulusan SMA terbaik Propinsi, kalau masalah cowok-cowok banyak yang suka aku, kamu tidak tahu mereka mendekati aku karena mereka ingin mengenal kamu, kalau masalah osis, apakah aku tak berhak menentukan, kalau masalah kepemilikan saham, biar Mas Arga yang jelaskan."
Arga tersenyum, lalu mulai bercerita tentang kepemilikan saham Agatha, dimulai Agatha bukan pemilik saham ,tapi Pemilik Perusahaan Arta Murni, Perusahaan Arta Murni itu sebuah perusahaan yang mengumpulkan Ivestor, dan menjalankan ivestasi mereka ke bisnis saham, restoran, bisnis online.
Arga mengatakan bahwa Rena memiliki tiga puluh persen saham itu sah, namun bukan atas nama Rena, tapi atas nama Kanya, Rena pun tak pecaya apa yang dikatakan oleh Arga, untuk membuktikan itu, Arga menelepon seseorang, beberapa menit datanglah seseorang itu,dan ternyata itu adalah Bangbang Wijaya, ayahnya Rena.
Rena yang terkejut karena yang datang,
"apa maksud ini" kata Rena
"anakku Rena, kamu harus harus tahu semua ini, karena ayah sayang kamu" kata Bangbang
Bangbang Wijaya bercerita,dulu dia melakukan kesalahan yang fatal, yaitu bergabung dengan mafia,melakukan apa pun untuk mengalahkan Malik Tirta, sahabat dia sendiri, mengatakan Malik selingkuh, merampas semua saham perusahaan dia, namun Bangbang bukannya untung,tapi keuntungan dari Perusahaan Adipura Rinjani delapan puluh persen di ambil oleh mafia,hanya dua puluh persen.
__ADS_1
Ayahnya Rena, semakin lama tak kuat lagi, dari belenggu Mafia ini, dia putuskan untuk keluar dari Mafia bisnis itu, dengan bantuan Arga, anak sahabatnya bersama Ivestor yang kuat, berhasil mengahentikan gerak dari Mafia bisnis, dan membebaskan Bangbang tapi dengan syarat bahwa dia harus menjual saham Adipura Rinjani pada Perusahaan Arta Murni, Bangbang setuju karena Perusahaan itu hasil perjuangan ayahnya Arga juga.
Kemudian Bangbang menjelaskan masalah saham atas nama Rena itu sah, tapi sebenarnya bukan atas nama Rena namun Kanya, ayahnya Rena bercerita setelah dia menjual saham Adipura Rinjani, Bangbang Wijaya berkerja sama dengan Perusahaan kecil milik Ayahnya Kanya, dengan bantuan ayahnya Kanya, Perusahaan itu bertambah maju,mengalahkan Perusahaan Ayahnya Kanya, dan pada akhirnya Perusahaan Ayahnya Kanya masuk ke dalam cabang usaha perusahaan Ayahnya Rena atau Bangbang.
Karena itu namanya PT Renata Marta, karena itu dua perusahaan jadi satu. Rena tak mengerti hal itu, karena itu mengacam Kanya terus,Rena bisa membuat ayahnya bangrut, karena Kanya tak mengetahui hal ini juga, jadi menurut aja perintahkan Rena.
Kanya baru tahu dari Ayahnya,ketika dia Rehabilitasi narkoba,dan Kanya di Rehap karena dia tangkap polisi ketika mepreng Agatha menggunakan atau membayar preman untuk berbuat keonaran, Rehap adalah syarat Agatha agar dia tak dipenjara di Rehabilitasi itu juga Kanya sadar bahwa dia salah, karena itu dia mau membantu Agatha.
Ayahnya Rena melajutkan ceritanya, ketika Rena minta ajarin bisnis, dan mengenalkan apa itu Bisnis gelap, ayahnya sebenarnya takut, anaknya terjebak dalam gelapnya Mafia, maka dia minta bantuan Remon, mantan anak buahnya tapi bukan di bisnis gelap,tapi bisnis ekspor dan impor Bangbang Wijaya, namun sekarang Remon pemilik dan tapi tetap di bawah payung PT Renata Marta.
Remon selalu mengabari Rena bahwa bunga tersiap,maka Rena meminta Reka mengambil bunga narkoba, namun barangnya tak ada, oleh karena Reka seolah olah menjual narkoba itu, ada juga pembeli, ada juga yang di tangkap,namun semua itu adalah recana Agatha dan Arga, dan uang di tangan Rena, sebagai hasil menjual narkoba itu sebenarnya uang dari PT Renata Marta.
Dan Saham yang dibeli Rena adalah kini bisa milik Kanya, karena Saham tersebut awalnya milik Rena,tapi setahun ini, Ayahnya Rena senjual ke Ayahnya Kanya. Rena mempertanyakan tentang mengapa ayahnya bisa menjual Saham atas nama Rena, Ayahnya pun menjawab, memang itu atas nama Rena namun tanda tanganya tertulis Bangbang Wijaya, jadi Ayahnya Rena dapat menjual.
Rena semakin marah , tak menyangka ayahnya, Kanya dan Reka membohongi dia, dan bekerjasama dengan Agatha dan Arga. Rena mempertanyakan mengapa dia diperlukan seperti ini, Ayahnya menjawab bahwa ayahnya itu sayang tidak mau putrinya berbuat jahat terhadap Agatha, karena hal kecil, seperti reking sekolah terbaik di propinsi, merasa kalah cantik, merasa kalah terkenal, pengurus osis, dan kalah kaya, pada hal tanpa mengalahkan Agatha, Rena bisa lebih hebat, karena sebenarnya Rena adalah anak yang cepat bisa,walau sekali belajar, tapi tertentup rasa benci.
__ADS_1
Kini Rena hanya bisa diam, menyesal, dan hanya bisa diam, Fani mempertanyakan tentang Remon,
" apakah Remon dekat dengan ku, apakah rencana kamu juga, Agatha? kata Fani.
Agatha tersenyum, lalu menjawab
" ya, aku meminta Ramon agar berteman dengan mu,untuk mengetahui apakah dia benar dendam dengan ibu sambung, atau mengetahui rencana kami terhadap Rena" kata Agatha
" jadi Remon tak cinta pada ku" kata Fani
" aku cinta kamu" kata Remon
Remon yang tiba-tiba masuk ruang rapat tersebut, lalu Remon bercerita bagaimana ketemu dengan Arga Tirta. Dia dan Arga di kenalkan oleh Bangbang Wijaya, lalu jadi sahabat, yang selalu bersama, namun untuk keberhasilan rencana Arga dan Agatha, mereka pura- pura saling tak kenal, Agatha meminta Remon dekatin Fani, mencari lebih tahu banyak apa tujuan Fani.
Awalnya Remon memang ingin dekatin Fani untuk menjalan permintaan Agatha, namun semakin lama kenal Fani, membuat Remon jatuh cinta, karena itu Remon ingin terus menyadarkan Fani, bahwa ibu sambung tak bersalah, dan lupakan dendam dia dengan Agatha.
__ADS_1
BERSAMBUNG.