
Dea pun bercerita tentang kakaknya yang seorang musisi jalanan, mendapat masalah dengan preman, yang suka minta uang pada dia, suatu hari kakanya Dea belum dapat uang dari ngamen, tapi preman maksa minta, dan mulai main pukul, kakanya Dea melawan dengan sekuat tenaga, tapi tetap kalah,karena mereka berdua main keroyokan. Pada saat kakaknya dea sudah tak berdaya datang seorang pemuda.
Pemuda itu melawan dua Preman, dengan mudah dua Preman itu kalah, Pemuda itu menghampri dua Preman yang lagi terbaring di tanah karena terkena pukulan dan tedangan dari Pemuda itu.
"nama bos mu pasti Bang Jimi" kata Pemuda
"ya, bagaimana kamu kenal" kata salah satu Preman
Pemuda itu menghubungi seseorang,
"Bang Jimi, ini aku Arga Tirta, aku tahu ini bisnis abang, aku tak mau ikut campur, tapi masa pengamen juga di mintai, Bang Jimi juga tahu, yang berbisnis dengan Abang." kata Arga Tirta.
Bang Jimi yang di hubungi menjawab
" Iya, kami tak pernah minta uang pada pengamen, pasti ulah anak buah ku, siapa nama mereka tuan muda" kata Bang Jimi
Arga pun bertanya nama kedua Preman, dan ternyata benar, kedua Preman itu hanya cari tambahan, memang tidak ada perintah meminta uang ke pengamen. Kedua Preman itu pun meninggalkan tempat itu. Arga yang melihat kakanya Dea, lalu membawa ke rumah sakit, untungnya lukanya tak parah dan langsung bisa di bawa pulang, sampainya di rumah, disana ketemu Dea.
Setelah satu bulan kenal, Arga mengusulkan Agar Iwan atau Kakamya Dea membangun Studio Musik, karena di kampung itu banyak pemuda suka main musik. Arga menawarkan sebagai pemodal , Iwan yang menjalankan, adanya Studio musik itu keuangan keluarga membaik.
Setelah mendengar cerita Dea dan Ziha, Agatha bertanya tanya di dalam hati, siapa Arga, dia sewaktu SMA aja sudah bisa membantu bisnis Restoran Ziha, membiayai keluar negeri, memiliki modal untuk membuat studio musik kakanya Dea. Siapakah Arga yang sebenarnya? itulah pertanyaan besar di otak Agatha.
Agatha yang sedang berpikir tentang siapa Arga, di kagetka oleh Dea, Agatha pun sadar dari lamunan dia. Dea berkata
" ibu , jangan bengong aja,"
"ya, Dea apakah ada masalah kantor " kata Agatha
"masalah yang sama, yaitu laporan keuangan kampus yang terlambat dan menurun, dan mengakibatkan harga saham ibu, juga menurun. Kata Dea
" Sebenarnya apa penyebabnya "
Ziha menjawab
__ADS_1
" kemungkinan besar, ada berapa mahasiswa tertangkap bandar narkoba, ada juga pemakai, ada kasus Ayam Kampus, dan kasus kekerasan, dan semuanya beritanya tersebar luas di luar, membuat reputasi Kampus jelek.
" Bagaimana dengan keuangan bisnis Restoran yang lain" kata Agatha
"aman" kata Dea
" jadi yang bermasalah adalah Kampus, kita harus bentuk tim" kata Agatha
" baik secepatnya " kata Ziha
" koordinasi dengan aku, nanti ku laporkan semua ini ke mas Arga "
" siap bu, " kata Dea.
Waktunya sudah menunjukkan jam lima sore, Agatha dan teman-teman yang lain pulang kerumah masing- masing. Setelah masuk rumah, Agatha pun masuk kedapur yang ternyata ada pintu untuk tembus ke dapur rumah kecil yang berada di belakang rumah Agatha, ternyata itu rumah kecil Arga, disanalah Arga sering istirahat, Agatha menuju ruang tamu, disana ada Arga yang lagi duduk nonton tv, Agatha pun duduk di kursi disamping Arga yang rebahan di kursi panjang.
"mas aku ingin bebicara tentang laporan Dea dan Ziha.
" lakukan apa menurutmu bagus, sana tidur besok kamu harus ke kampus " kata Arga
Agatha meninggalkan Arga, Agatha berjalan menuju rumah besar, lalu berkata dalam hati
" kenapa sih mas Arga ini, cuek, siapakah dia, aku istrinya tidak mengenali dia, aku harus sabar ini demi Harta dan Tahta ku sekarang."
Kini pagi telah datang, seperti biasa Agatha mempersiapkan sarapan untuk Arga, mereka sarapan bersama , memang satu meja, namun mereka diam diaman, karena bicara kalau ada penting. Selesai sarapan Arga berkata
"aku pergi ke kampus, ini ada berita di kampus, siapkan diri, dan patahkan gosip ini."
Agatha melihat vidio yang di perlihatkan Arga, membuat hatinya panas, dia pun telepon Dea, mereka pun mempersiapkan rencana untuk menghentikan gosip ini.
Sementara itu di kampus sudah tersebar vidio dan foto Agatha yang mengantar kekek ke Hotel waktu SMA, dan gosip Agatha adalah ayam kampus, kekayaan Agatha dari jual diri. Agatha baru tiba bersama dua pengawal berbadan besar, karena itu tidak ada yang bisa menggamprat dia, Agatha mulai di sindir, di kata-katain tapi Agatha tetap berjalan menuju kantin, dan membuka leptop, Rena dan temanya senang banget Agatha di hina, dan di caci maki.
Agatha yang duduk kantin, melihat ke Arga, dengan senyum lalu menunduk, Agatha menepon Ziha, memperintahkan Ziha untuk melakukan rencana mereka. Ziha di kampus lain segera mengirim pesan untuk seseorang, begitu juga dengan Dea mengirim pesan ke seseorang.
__ADS_1
Rena yang duduk di taman kampus bersama Kanya dan Fani, Rena dan Kanya menerima pesan yang mengejutkan sebuah pesan vidio. Rena di kirimi vidio dia dan kakek yang di bayarnya untuk memfitnah Agatha, dan vidio Kanya yang memakai narkoba, dan ada Pesannya,
"hentikan gosip tentang Agatha atau vidio itu tersebar,waktu kalian satu jam isi pesannya.
Rena dan Kanya kebingungan karena vidio itu, mereka saling tatapan, Rena pun meminta Fani untuk cari minum. Setelah Fani pergi, Rena berbicara dengan Kanya,
" aku dapat pesan vidio" kata Rena
" aku juga, dikirim vidio, dan ada pesannya, bagaimana nih" kata Kanya
" siapa mereka, mengapa mengetahui tentang kita" kata Rena
Rena menghubungi orang yang mengirim pesan, tapi tak ada jawaban, tapi ada pesan lagi,
" jalankan perintah kami, jangan telepon kami." isi pesannya.
Rena dan Kanya kebingungan menghentikan gosib Agatha, tiba-tiba Fani datang membawa minuman,dia tersenyum senyum,
" nih minuman kalian " kata Fani sambil tersenyum
" kenapa fan, tersenyum terus " kata Rena
" itu senyuman Mas Arga manis banget." kata Fani
" ohya kamu lihat Agatha di Kantin" kata Kanya
"kata temen - temen lain, Agatha lagi menghadap dekan, mungkin mau di sidang." kata Fani.
Rena dan Kanya kebingungan karena kalau sudah ke Dekan maka urusan dia bakal panjang,bisa repotasi mereka bisa rusak kalau ketahuan itu mereka menyebarkan gosip Agatha, dalam kebingungan Rena dan Kanya menatap ke Fani. Rena pun memiliki rencana agar dia dan Kanya selamat. Fani kebingungan mengapa Rena dan Kanya menatap dia lalu bertanya
" kalian ngapin melihat ku" kata Fani
" tolong kami, sekarang kamu ke Ruang Dekan, berikan vidio ini ke Dekan" kata Rena.
__ADS_1