HARTA TAHTA DAN AGATHA

HARTA TAHTA DAN AGATHA
Class differences Di Kampus


__ADS_3

Agatha melihat uluran tangan Arga, langsung senyum sinis, Fani melihat itu agak terkejut, Fani menganggap Agatha sombong, tapi dia bingung orang sombong mau makan di Rumah Makan sedarhana ini.


tanpa di duga,Fani berkata


" kak Arga setengah tahun yang lalu, aku pernah dengar tentang gosip kak Arga yang sudah nikah, apakah itu benar?


Arga jadi diam,karena pertanyaan itu, Agatha matanya pun langsung melihat ke Arga.


" tentang gosib itu, penting bagi kamu? kata Arga sambil menarik nafas.


" ya, penting, untuk menyakinkan diri" kata Fani


"aku pulang aja duluan, tidak mau ikut campur masalah percintaan kalian " kata Agatha


" bukan mbak, aku hanya ingin tahu, ini bukan urusan percintaan, tapi bagaimana aku harus bersikap ke mas Arga "kata Fani.


Arga yang tadinya diam, dia langsung menjawab


" benar,aku sudah nikah,karena perjodohan, maafkan aku Fani" kata Arga


Fani hanya diam, lalu berkata


" kak Arga menikah karena di jodohkan, cintakah dengan istri?

__ADS_1


"tak tahu, tapi yang aku tahu pasti ,dia baik,setiap pagi dia yang menyiapkan makanan, iman juga kuat, dan terkadang kalau di Kantin aku kangen, dia cantik, memang aku kenal sejak dia SD, tapi aku belum tahu apakah ini cinta atau hanya simpatik terhadap dia" kata Arga


Agatha hanya bisa diam atas pengakuan Arga itu. Fani juga terdiam, namun Arga Tirta berkata


" aku lagi berusaha untuk mencintai dia, dan aku akan setia, walaupun aku tahu dia belum juga cinta, karena dia memiliki cinta yang lain " Kata Arga.


Agatha berkata dalam hati


" aku juga sama,tapi saat ini aku hanya cinta Harta dan Tahta ku,"


Agatha yang diam,lalu berdiri dan pamitan ke Fani, tapi fani minta antar pulang ke Agatha, karena Fani merasa tidak enak kalau pulang dengan laki orang. Karena Agatha ingin tahu tentang Fani, maka Agatha mengantar Fani.


Kampus seminggu ini terasa tenang, tapi Agatha tetap di anggap sombong, karena banyak laki- laki mendekati dia pasti di kasari oleh Agatha, dan mahasiswi yang lain juga menjauh karena mereka menggap Agatha adalah wanita tak gaul dan cewek matre. Agatha tak mempedulikan masalah dia yang dianggap sombong, dia fokus kuliah dan mencari selusi masalah keuangan Kampus yang menurun.


" mbak maafkan aku, ku pikir mbak orangnya sombong, tapi selama perjalanan ini, aku melihat keramahan mbak Agatha "


Agatha tersenyum, lalu menjawab


" aku ini di katakan Sombong, karena aku harus lakukan itu, kalau bersikap baik di kampus seperti aku SMA, aku di manfaatkan oleh teman, seperti Rena dulu di SMA, terakhir Rena mefiknah aku,tapi untung ada Dea dan Ziha, yang bisa membantuku jadi semua selesai "


Fani berkata


"sebenarnya mbak jangan kaget, dan jangan hina aku kalau mbak tahu rumah ku nantinya, aku tidak mau bohongi mbak."

__ADS_1


" ya, tidak kaget dan tidak hina kamu" kata Agatha yang tersenyum,


sampainya di sebuah rumah sedarhana berada di kampung, Agatha mengetahui itu kampung berada di belakang Perumahan elit dia, dan satu kampung dengan rumah kecil Arga yang tembusan dengan rumah Agatha tapi rumah Fani beda rt,rw dengan Arga.


Fani lalu menujukan rumah dia, dan dia ngaku bahwa dia bukan orang kaya seperti anggapan orang di kampus. Agatha masuk dan menyapa adik-adik Fani, yang berjumlah lima orang dan Ibunya yang single parent menghidupi enam anaknya, Fani juga bercerita adanya class differences atau perbedaan kelas orang kaya dan miskin di Kampus itu, dan Fani tidak mau di anggap miskin oleh orang Kampus, karena pasti dapat bulian dari kelompok si kaya.


Fani juga bercerita tentang awal mula dia dianggap orang kaya karena penampilan dia yang modis, dan itu perlu modal, Fani pun mencuri perhiasan Ibunya yang merupakan warisan ayahnya, dan menjualnya, sedangkan ibunya tidak mau menjual sama sekali perhiasan itu, lebih baik kerja keras, mau kerja apa pun asal halal untuk menghidupi anak -anaknya, tapi Fani melakukan ini karena pengaruh dari Rena.


Fani diawal masuk ke kampus dia dan teman-temannya di opspek, dan ternyata ada pertanyaan dari kakak kelas yang mempertanyakan tentang status perkerjaan orang tua, dari situ ada perbedaan kelas orang kaya, dan orang miskin. Sebenarnya Fani tidak ada masalah kalau dia di masuk ke kelas orang miskin.


Tapi Rena yang kelas orang kaya, memberi tahu pada kakak kelas,ibunya Fani sekertaris Ayahnya Rena, jadi Fani kelas orang kaya. Ternyata tujuan Rena melakukan itu,karena Rena adalah anak majikan ibunya Fani yang berkerja jadi Asisten rumah tangga di rumah Rena, dan Rena mau Fani jadi Asisten pribadi dia di kampus.


Fani mau, tapi Rena tidak mau membiayai semua penampilan Fani untuk nampak sebagai orang kaya, Rena mengpengaruhi Fani agar mencuri perhiasan ibunya Fani dan menukarnya dengan perhiasan imitasi yang modelnya sama dengan miliknya ibunya Fani, karena Fani tetap ingin dianggap orang kaya,maka Fani melakukan itu, dan berjanji akan membelikan perhiasan yang sama setelah dia lulus dan berkerja nanti.


Agatha yang medengar cerita Fani,merasa prihatin, Agatha bertanya pada Fani, apakah Fani dapat gajih dari Rena selama jadi Asisten Rena, Fani mengatakan bahwa gajih dia bebentuk penampilan yang di pakai sekarang, dan makan di kampus, bukan uang, karena hasil menjual perhiasan itu hanya cukup membeli penampilan Fani sebulan, selebihnya Rena memberi biaya penampilan dan makan sebagai gajih Fani.


Setelah selesai Fani bercerita tentang dia, Agatha pun pulang ke rumah, dan ketemu Arga, Agatha menceritakan tentang Fani pada Arga, tapi Arga hanya tersenyum dan berkata


" pertanyakan pada dirimu Agatha, mengapa Fani semudah itu bercerita rahasia dia, pada mu yang termasuk orang kaya,dan baru di kenal Fani,sedangkan dia tahu ada perbedaan kelas di kampus "


Agatha pun jadi berpikir apa tujuan Fani menceritakan semua ini padanya, dia harus tahu apakah ada benar class differences di Kampus Sukma Muda , apakah ini jebakan Rena, atau ini cerita sebenarnya Fani?


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2