
Pagi kini telah datang, Agatha pun pergi ke Kampus,tidak ada yang aneh terjadi,tapi di siang hari Agatha mendengar ada yang bertarung di depan Kampus,antara Kenjo dan Fahmi. Karena memiliki ases cctv kampus, dia pun melihat di cctv, memang benar ada pertarungan,Agatha bingung karena di sana ada juga beberapa orang seperti siap menyerang, dan membawa sejata tajam,kemungkinan bukan mahasiswa Kampus ini, sedangkan Kenjo dan Fahmi adalah mahasiswa kampus ini, Agatha berpikir siapa mereka?
Sebenarnya Agatha tadinya ingin melihat langsung perkelahian itu,karena Agatha merasa bertanggung jawab atas apa pun terjadi di kampus ini, tapi sebelum dia berdiri sudah ada telepon dari Arga, agar Agatha tidak ke sana,karena kemungkinan jebakan, dia pun hanya melihat dari cctv.
Agatha yang melihat ada yang aneh lagi di sana karena tidak ada pihak keamanan Kampus Sukma Muda, Agatha yang masih bertelepon dengan Arga yang di dapur kantin Agatha di kantin ,Agatha meminta Arga menghubungi Tossa Kepala Keamanan Kampus, Arga mengerti dan menghubungi Tossa, Arga mendapatkan informasi masalah itu,lalu memberi tahukan informasi tentang Perkelahian, atau pertarungan itu.
Agatha yang dapat info itu, melakukan apa yang direncanakan oleh Arga. Agatha lalu keluar dari kantin, dan kini langsung melihat perkelahian itu. Rena melihat Agatha keluar langsung senang,pikiran dia rencana itu akan berhasil, Agatha pun berteriak dengan Toa speaker
"Hentikan... " Kata Agatha
Dua pemuda berkelahi berhenti, namun ada salah satu mahasiswa berteriak
" wah sumber masalah muncul"
Agatha lalu berkata
" mengapa kamu bilang aku sumber masalahnya"
" ya karena mereka berantem memperebutkan kamu." kata Mahasiswa yang lain
" uuu, " sorakan mahasiswa yang ada di sana.
belum sempat Agatha berbicara ada yang berteriak
" lempari dia kertas"
Semua mahasiswa itu bersiap melempari dengan kertas, tapi tiba- tiba ada letusan suara senjata api tiga kali keatas, mahasiswa lain terkejut, bergitu juga kelompok yang membawa senjata tajam yang sudah membaur di mahasiswa pun terkejut, karena yang menembak ke atas adalah seorang komandan polisi dan ada beberapa pasukan yang langsung berdiri di depan Agatha.
Dibelakang kelompok mahasiswa tiba-tiba ada sekolompok Polisi belaras panjang sudah bersiap arahkan senjata ke mahasiswa dan berteriak
" diam di tempat, jongkok semua"
__ADS_1
Semua mahasiswa berjongkok, bergitu juga dengan Fahmi dan Kenjo, Fahmi lalu mengakat tangan,
" ini prenk pak, untuk Agatha agar tidak sombong, kami ada izin dari pihak Kampus dan keamanan sini." Kata Fahmi yang gugup
" Kami tahu, tapi Prenk kalian itu ada pihak lain yang berniat tidak baik, pak tangkap yang membawa senjata tajam, " Kata komandan polisi
sebagian polisi masuk kerumunan mahasiswa dan membawa lima orang dan mereka menangkap mahasiswa membawa senjata tajam asli, bukan palsu seperti rencana prenk mereka, mahasiswa yang mau prenk terkejut.
" kalian lihat, ini ada yang membawa senjata tajam asli, dan mereka bukan mahasiswa sini" Kata Komandan
Mahasiswa yang jongkok pun hanya bisa diam
Komandan lalu meminta perwakilan dari mahasiswa yang di sana termasuk Kenjo dan Fahmi, Agatha pun masuk sebagai korban prenk masuk ke dalam ruangan meeting kampus, sedangkan lima orang yang membawa senjata tajam, dibawa ke kantor polisi.
Sedangkan Rena cemberut karena rencana dia gagal, sebenernya Rena dan Kanya berencana untuk melukai Agatha, dan sebagian dari mahasiswa lain, agar Rena bisa biayai rumah sakit, dan nama dia akan terkenal sebagai orang super baik,dan agar bisa mendakati Agatha lagi untuk mencari celah membalas dendam dengan Agatha.
Seminggu sebelumnya Rena dan Kanya ketemuan tanpa Fani, mereka bertemu berbicara tentang Agatha yang kini punya saham terbesar di kampus, itu membuat Rena semakin benci,apa lagi Agatha memiliki vidio rahasia terbesar mereka, untuk bisa mendekati Agatha, bisa berpura - pura berteman dengan Agatha dan nantinya bisa mehapus vidio mereka berdua,tapi tidak merusak citra mereka.
Rena dan Kanya yang berada di rumah rahasia yang berada di perbatasan kota.
"ada,tapi berbahaya " Kata Kanya
" resikonya kita korbankan aja Fani." kata Rena
"mengapa harus Fani terus yang kita korbankan " kata Kanya
"aku benci Fani, jangan tanya mengapa, biar itu jadi rahasia aku, sekarang apa rencana Kanya? kata Rena.
Kanya menjawab dengan senyum
" kita memiliki dua konten kreator, yang pernah di kecewakan oleh Agatha, kita minta pada mereka membuat vidio Prenk untuk Agatha, tapi libatkan banyak mahasiswa, dan kita masukkan beberapa orang yang mahasiswa gadungan,mereka bertugas melukai Agatha dan beberapa mahasiswa lain, setelah mereka terluka, kita akan jadi pahlawan bagi mereka, agar kita dapat simpatik, pasti Agatha berterima kasih pada kita,dan kita pura- pura minta maaf, kita tawarkan persahabatan pada Agatha, pada saat Agatha sudah percaya, nantinya kita cari kesempatan untuk menghapus vidio-vidio kita itu"
__ADS_1
Rena tersenyum, lalu Kanya bertanya
" bagaimana caranya agar Fani jadi korban. "
Rena berkata
" itu urusan aku, kamu siapkan aja semua rencana"
Rena pun menelepon Fani,dan ingin ketemu di Kaffe, dia pergi menemui Fani, mereka pun ketemu, mereka duduk dan pesan minuman,setelah minuman datang,
"Bagaimana apakah Agatha sudah percaya dengan kamu" kata Rena
"aku sudah cerita seperti kamu minta, tapi Agatha belum ada respon untuk membantuku agar mengembalikan perhiasan ibuku" kata Fani
"kalau gitu, pakai cara ini" kata Rena
"Bagaimana "kata Fani
" kamu jadi harus jadi pahlawan, jadi nanti Kanya akan kenal kamu dengan konten kreator, kamu bicarakan dengan mereka rencana prenk untuk Agatha melibatkan banyak mahasiswa,pura- pura konten kreator itu berkekahi memperebutkan Agatha dan tugas mahasiswa itu yaitu membuat rusuh, dan membawa senjata tajam palsu,dan ketika ada mahasiswa yang mau menyerang Agatha, kamu jadi pahlawan, jadi di mata Agatha kamu orang baik,dan pantes di tolong "
"apakah tidak berbahaya, dan itu perlu dana besar " kata Fani
" tidak bebahaya, kan senjata tajam palsu, ini memakai senjata properti film, kalau dananya bilang dari kamu, tapi sebenarnya dari aku, ini demi ibumu" kata Rena.
Rena berasil menjebak Fani, sekarang tinggal menunggu hari H aja.
Rena dan Kanya mempersiapkan segalanya,mereka mencari orang bayaran, ternyata itu mereka minta bantuan ke preman yang muda- muda untuk mencapai keberhasilan rencana mereka. Setelah seminggu mereka pun menjalankan rencana mereka, akan tetapi kenyataannya hari ini rencana mereka gagal, ini membuat Rena marah.
Kanya yang melihat rencana gagal, menghampiri Rena, dan mempertanyakan
" Bagaimana ini Rena, kalau polisi tahu, ini rencana kita".Kata Kanya yang gugup
__ADS_1
"tenang ada Fani,dia tidak bakal ngomong " kata Rena yang tersenyum licik .
BERSAMBUNG