
Dan Agatha pun tahu musuh utama dia mulai SMA dan sampai sekarang adalah Rena, dia tak benci Rena tapi harus waspada terhadap Rena, karena Rena bukan mahasiswa biasa, tapi Rena anak pengusaha besar, dan dia bisa berbuat apa pun dengan uang ayahnya. Agatha ingin cepat berhenti dari perang bisnis ini, dan bisa berumah tangga biasa biasa saja.
" Agatha, bagaimana ingat enggak jalanya Perusahaan yang membangun Sekolah dan Kampus kita?" kata Arga
" tapi sebelum aku menjawab pertanyaan itu mas, aku pengen tanya, sebenarnya apa yang membuatmu ingin menikah dengan ku dan membantu ku" kata Agatha
" kamu dulu yakin pertama ketemu itu di caffe, tapi kamu salah, kita pertama kali ketemu di rumah sakit" kata Arga
Agatha pun bingung dan tidak ingat pernah ketemu Arga di Rumah sakit. Arga berkata
" ingat Ibu Kusuma Wijaya" kata Arga
" ingat banget,dia guru les semua mata pelajaran, waktu SMP karena dia juga aku sampai jadi lulusan terbaik di Propinsi, dan aku bisa dapet Beasiswa SMA Harapan, walau pun aku masuk di semester kedua, karena aku dapat beasiswa setelah semester kedua.apa hubungannya dengan bantuan kamu dan cinta dengan ku?" kata Agatha
Arga menceritakan Ibu Kusuma Wijaya mempunyai anak cowok, Ibu Kusuma dan anaknya pergi ke kampung neneknya yaitu Kampung Agatha lahir, ketika itu mereka memakai mobil Pribadi dengan sopir, dan ketika perjalanan mereka mengalami kecelakaan tunggal ,karena mobil oleng ketika menghindari kucing tiba-tiba ada di tengah jalan, mengakibatkan mobil terbalik dan sebagian Mobil sudah terbakar.
Kebetulan ayahnya Agatha, Ibunya, dan Agatha yang sedang berjalan jalan sore,melihat kap mobil sudah terbakar ,ayah Agatha dengan cepat menolong, dia membuka pintu belakang dengan sekuat tenaga, akhirnya ayah Agatha berasil mengeluarkan Ibu Kusuma dan Anaknya,ayah Agatha membawa Ibu Kusuma dan anaknya menuju Agatha dan Ibunya berada, ketika Ayahnya Agatha mau selamatkan sopir, tapi tak sempat mobil pun meledak.
Selang beberapa menit mereka di rumah sakit, anak ibu Kusuma hanya luka ringan ,namun ibunya Kusuma luka parah, dan memerlukan darah, tapi dokternya bingung mencari golongan darah ini, karena golongan darah adalah Golden Blood atau Rhnull Blood, dan data yang tercatat di dunia hanya 43 orang di dunia, dan Dokter kebingungan harus memberi tahu kepada siapa, hp,dompet, terbakar dalam mobil, Dokter pun memutuskan memberi tahukan kepada dua orang yang mengatar yaitu Kedua orang tua Agatha,dan Agatha dan anaknya Ibu Kusuma.
__ADS_1
Ketemulah Dokter dengan kedua orangtua Agatha, dan memberikan tahukan kondisi Ibu Kusuma, Tapi kedua orangtua Dan Ibu Kusuma namun mereka tak saling kenal, jadi tak bisa berbuat apa-apa, yang aneh ketika dokter memberi tahu golongan darah Ibu Kusuma adalah Golden Blood atau Rhnull Blood, Ibunya Agatha mengatakan itu sama dengan dia, dan ibunya Agatha mengeluarkan kertas,dan di berikan pada Dokter, dan ternyata itu, Surat Golongan Darah Langka.
Dokter pun mengetes, dan ternyata benar, dan juga Ibunya Agatha memenuhi syarat Pendonor. Setelah satu jam donor darah pun selesai. Sementara itu anak dari Ibu Kusuma. Setelah pendonoran itu selesai, kedua orangtua Agatha pun menenangkan anak dari Ibu Kusuma dengan memberi tahu ibunya akan baik-baik aja, selang berapa lama ada kakek dan nenek yang ternyata kakek nenek anak Ibu Kusuma, setelah mengetahui anak Ibu Kusuma itu ada jaga, mereka bertiga pulang ke rumah.
Arga menceritakan hal itu ke Agatha, tapi Agatha mempertanyakan
" Siapa Ibu Kusuma Wijaya,?
" dia ibu ku, dan ibuku meminta aku menjaga kamu, dan itu permintaan terakhir ibuku," kata Arga
Agatha pun mengerti sekarang mengapa Arga Tirta selalu menjaga dia. Mereka berdua Agatha dan Arga sampai di sebuah Pantai Putih, mereka menikmati pantai putih tersebut, sewaktu makan Arga kembali bertanya tentang jalannya Perusahaan,Agatha menjawab
terus Arga berkata
" apa yang membuat yakin Investor,untuk berinvestasi ke kamu agar memiliki Saham Perusahaan itu ?"
" aku membuat proposal tentang Pemuda sukses penting untuk jangan ada penikahan untuk jadi penghalang, karena proposal itu para investor yakin, dengan perjanjian aku tidak boleh nikah, aku jadi percontohan pemuda sukses." kata Agatha.
" jadi kalau kamu menikah.maka Investor tarik investasi mereka." kata Arga
__ADS_1
" ya, kalau investor melepas bukan hanya saham yang akan terhenti, tapi perusahaan kita juga." kata Agatha
" ya, karena perusahaan kita ini modalnya dari investor yang sama." kata Arga
" jadi bagaimana rencana kamu mas? kata Agatha
Arga pun membisikkan rencana, agar investor tak menarik investasi dan perusahaan selamat. Agatha dan Arga sepakat tentang rencana itu. Setelah itu kembali menikmati indahnya pantai sambil rebahan di tepi pantai, tanpa mereka sadari ada yang mevidio kegiatan mereka.
Agatha dan Arga yang kini bersiap untuk pulang, singgah ke Restoran dekat pantai, Agatha bertanya lagi,
" ibu mas pernah mengajarkan les waktu aku SMP bagaimana ceritanya?
Arga pun meceritakan bahwa dia dan ibu itu bukan sekadar mengujungi neneknya,tapi Arga dan Ibu Kusuma itu pindah karena Ayahnya telah menikah lagi dan ibunya Arga bercerai. Jadi setelah sembuh dari sakit.Ibu Kusuma mencari info alamat rumah Agatha, karena dia pengen berterima kasih karena nyawanya telah di selamatkan.
Akhirnya setelah mendapat info alamat rumah Agatha, Ibu Kusuma dan Arga anaknya berkunjung kerumah Agatha, itu kedua kalinya Arga dan Agatha ketemu walaupun Arga saat itu kelas dua SMP dan Agatha kelas lima SD, mereka jadi teman akrab. Ibu Kusuma meminta Ibunya Agatha mau kerja dengan dia. Ibunya Agatha akhirnya mau.
Waktu telah berlalu, Arga Tirta yang telah lulus SMP kembali ke kota, karena ingin sekolah SMA dikota dimana nantinya Agatha sekolah, Ibunya Arga tetap di Kampung, karena itu Ibu Kusuma bisa mengajari Agatha di SMP. Di SMA ini dia mulai merencanakan untuk nantinya dia bantu Agatha. karena itu dia siapkan tim yang solid.
Sebelum Arga ke kota, Arga di pesani mamanya, agar dia mempersiapkan orang-orang yang bisa membantu Agatha menjadi orang yang lebih baik, time itu terdiri dari Dea dan Ziha, yang saat itu SMP juga, dan beberapa orang lain. Mamanya Arga merencanakan ini, karena tak ingin anak yang menolong itu sedikit pun terluka atau sakit hati, dan yakin Agatha adalah wanita dapat di percaya, dan yakin Agatha adalah wanita dapat ibu yang bagi anak-anaknya nantinya. Karena keyakinan ibu itu membuat Arga mau melakukan perintah ibunya.'
__ADS_1
BERSAMBUNG.