HATI-HATI Dijalan

HATI-HATI Dijalan
Bab13 direktur perusahaan


__ADS_3

Setelah mengatakan itu laras pun akhir nya merasa lega, karena dia sudah mengeluarkan hal yang mengganjal di hati nya


...----------------...


" sebaik nya mas selesaikan mandi nya, kemudian langsung istirahat " ucap laras. Lalu kemudian dia pun keluar dari kamar mandi


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


ke esokan pagi nya. Demam yuna sudah benar-benar turun pusing nya pun sudah hilang dan dia merasa kalau tubuh nya sudah segar kembali.


setelah membersih kan diri nya yuna pun keluar dari dalam kamar nya, lalu berjalan menuju meja makan untuk sarapan. Dan di meja makan yuna melihat ternyata mamah dan papah nya sudah berada di situ


" Sayang apa kepala nya masih pusing. Sini mamah cek apa badan kamu masih panas " ucap laras, setelah melihat ke datangan putri nya


kemudian laras menempel kan telapak tangan nya ke jidat sang putri, sesaat setelah nya dia pun tersenyum karena tidak lagi merasakan panas. Dan dia pun sudah yakin kalau putri nya itu sudah benar-benar sembuh


" Good. Demam kamu sudah benar-benar turun. Sekarang kamu makan yang banyak biar nggak sakit lagi " ucap laras. Lalu mengambil kan lauk yang banyak untuk putri nya


" udah... Udah cukup mah " ucap yuna, ia tidak yakin bisa menghabiskan semua lauk yang mamah nya letakan di piring nya


Setelah berdo'a yuna pun mulai menyantap sarapan nya, begitu juga dengan kedua orang tua nya.


yuna beberapa kali melirik ke arah papah nya yang nampak fokus dengan makanan nya, tanpa berani menyapa karena dia merasa sangat canggung setelah pertengkaran kemarin. Untung lah di meja makan ada mamah nya sehingga membuat nya merasa tidak terlalu canggung, andai saja kalau di meja makan hanya ada diri nya dan papah nya, mungkin yuna tidak bisa menelan makanan nya


" apa kamu sudah menerima panggilan untuk wawancara " Tanya bagas

__ADS_1


Mendengar papah nya berbicara kepada nya, membuat yuna kaget bukan main sampai membuat nya tersedak makanan nya sendiri. " ya ampuh hati-hati dong sayang makan nya " ucap laras sambil memberikan segelas air putih kepada putri nya


" terima kasih mah " Ucap yuna. Lalu dia pun meminum air itu.


Setelah dia tidak tersedak lagi, yuna tidak langsung menjawab pertanyaan dari papah nya, karena dia tidak yakin dengan apa yang tadi dia dengar


" kamu sudah dapat panggilan belum untuk wawancara di tempat kamu melamar kerja kemarin " Tanya bagas kembali. Karena bukan nya mendapat kan jawaban dari sang putri, dia malah menerima tatapan yang aneh dari putri nya itu


" ah... Belum pah " jawab yuna dengan sedikit gagap.


dia sangat tidak menyangka mendengar papah nya menanyakan hal itu, karena rasa nya sangat tidak mungkin karena papah nya itu sangat menetang nya bekerja di tempat lain selain perusahaan keluarga mereka


sampai-sampai membuat nya gugup untuk menjawab pertanyaan dari sang papah.


bagas melihat ada sedikit kekecewaan yang tergambar dari raut wajah putri nya, mungkin dia merasa sedikit sedih karena belum juga di panggil untuk wawancara


" kamu tenang saja mungkin sebentar lagi kamu akan di hubungi. Karena mereka tidak mungkin melewat kan orang berbakat seperti kamu, dan sebuah kehormatan bagi perusahaan mereka karena kamu mau bekerja di sana " ucap bagas


ia berusaha untuk meyakin kan putri nya sekaligus menghibur, dengan cara nya sendiri.


meski pun agak terlalu berlebihan dengan apa yang tadi papah nya katakan tentang diri nya, namun yuna menjadi terhibur, dan kembali yakin akan diri nya kalau dia pasti akan di panggil


dan yang paling membuat nya senang adalah. Terdengar dari perkataan papah nya, kalau seperti nya dia sudah memberikan izin kepada nya untuk bekerja di perusahaan itu


" makasih pah. Kalau pun aku belum berhasil di perusahaan ini, aku akan lebih berusaha lagi agar segera dapat pekerjaan di tempat lain " Ucap yuna

__ADS_1


yuna juga tidak mau terlalu berharap dengan perusahaan tempat nya melamar kerja itu, melihat banyak nya orang yang juga melamar bekerja sangat kecil kemungkinan untuk dia bisa lolos. Walau pun pasti nya dia juga sedih, karena perusahaan itu sudah benar-benar memikat hati nya, plus lokasi nya yang tidak terlalu jauh dengan tempat tinggal nya


" eemmm. Pesan papah cuman satu, jaga kesehatan kamu jangan sampai sakit seperti kemarin lagi. Kalau sampai kamu sakit lagi, kamu akan tahu akibat nya " ucap bagas


yuna dan laras pun tertawa mendengar apa yang di katakan oleh bagas. Membuat bagas menjadi bingung apa yang terdengar lucu dari perkataan nya, padahal dia mengatakan itu dengan serius


" kamu tau nggak mas. Kamu itu seperti seorang pacar yang sangat posesif, aku cemburu loh lihat nya " ucap laras bercanda.


akhir nya mereka pun melanjut kan sarapan mereka dengan penuh canda gurau.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di perusahaan PT. Rajawali perkasa tepat nya di ruangan direktur.


terlihat seorang laki-laki gagah nan tampan berusia sekitar 28 tahunan, duduk di kursi ke kuasaan nya sambil membaca berkas-berkas pekerjaan yang menumpuk di meja direktur nya.


Fokus nya pada lembar-lembar penting itu pun terbuyar kan oleh suara ketukan pintu " masuk " ucap nya


tidak lama setelah itu masuk lah seorang laki-laki gagah berusia sekitar 30 tahunan. Setelah masuk dia pun membungkuk kan sedikit tubuh nya memberi kan hormat kepada tuan nya itu.


" Ada apa wil? " tanya erlan kepada asisten sekaligus bodyguard nya itu. Namun mata nya masih tertuju pada lembaran yang ada di tangan nya


" saya baru saja menerima telpon dari direktur perusahaa PT. Adaro energy " ucap sang asisten sambil berjalan mendekat ke arah meja sang tuan


Mendengar nama perusahaan PT. Adaro energy akhir nya membuat erlan benar-benar bisa mengalih kan fokus nya dari pekerjaan nya.

__ADS_1


Karena beberapa minggu yang lalu dia sempat membicara kan dengan perwakilan perusahaan itu, kalau dia ingin membeli lahan milik perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan itu, lahan yang berada di pulau kalimantan. Karena dia ingin membuat suatu proyek jika dia berhasil mendapat kan lahan itu


namun setelah acara pertemuan itu, ia belum juga mendapat kan kabar apa kah mereka setuju untuk menjual lahan itu atau tidak. Dan sekarang tiba-tiba saja direktur perusahaan itu menelpon nya secara pribadi membuat nya begitu amat terkejut


__ADS_2