
Yuna langsung menepis tangan david yang mengelus pipi nya, lalu berlari untuk berlindung dibelakang tubuh papah nya yang sudah berdiri, ketika melihat putri nya ditampar oleh seorang perempuan yang tiba-tiba saja datang entah dari mana
...----------------...
Disaat semua nya mulai menegang. David terlihat menarik tangan naura dan membawa nya menjauh dari meja makan
namun hal yang tidak terduga terjadi. Bagas menghadang jalan david yang ingin membawa naura menjauh, membuat david menelan saliva nya raut wajah nya pun terlihat ketakutan
" Siapa kamu? " tanya bagas dengan suara berat nya karena berusaha untuk tetap mengontrol diri nya.
" Saya tidak perduli kamu punya masalah apa dengan david. Tapi saya tidak terima kamu telah menyakiti putri saya " sambung nya
" Pah. Sebenar nya ini cuman kesalahpahaman aja, biar aku bicarakan baik-baik dulu ya sama dia " Ucap david.
Bagas mengerutkan alis nya, ketika melihat raut wajah menantunya itu nampak gelisah, seperti ada sesuatu rahasia antara dia dan perempuan itu. Sebenarnya dia tidak ingin mempunyai pikiran yang tidak-tidak, namun melihat respon aneh david semenjak kedatangan perempuan misterius itu, membuat dia harus bertindak, karena ini bersangkutan dengan putri semata wayang nya
David terlihat ingin kembali melangkahkan kakinya sambil menarik tangan naura, untuk membawa nya menjauh dari situ
Namun kembali ditahan oleh bagas.
" Tunggu dulu!!! "
" Apa maksud kamu mengatakan kalau putri saya itu perempuan murahan. Apa dia pernah merebut sesuatu dari kamu? " Sambung bagas
" Tentu saja. Karena yuna sudah merebut laki-laki yang saya sukai dari saya pertama kali masuk SMA. Padahal jelas-jelas dia tahu kalau saya suka sama david, tapi dia tetap menerima david " Sahut naura dengan nada sedikit berteriak
kedua bola mata yuna membulat sempurna kala mendengar perkataan yang keluar dari mulut naura.
__ADS_1
Ya dia memang mengetahui kalau naura pernah menyukai david pada masa itu, karena naura sering menceritakan tentang david kepada nya. Dan pada saat itu dia pun juga menyukai david, akan tetapi karena sahabat nya itu juga menyukai laki-laki yang sama, yuna memutuskan untuk mengalah
selang beberapa waktu naura malah berpacaran dengan lak-laki lain, yang membuat yuna berpikiran kalau naura sudah tidak lagi menyukai david. Dan karena itu dia menerima david sebagai pacar nya
lalu apakah diri nya salah? Kalau memang naura tidak suka kalau dia berpacaran dengan david, lalu kenapa dulu saat naura tahu kalau dia berpacara dengan david, dia malah mendukung.
" Tapi itu hanya masalalu " ucap david, mencoba memecah ketegangan.
" Masa lalu kamu bilang!!! " teriak naura.
"sekarang aku sudah hamil anak kamu, mana janji kamu yang bilang kamu mau bertanggungjawab. Tapi kamu malah menikah dengan perempuan lain " sambungnya bulir-bulir bening naura pun mulai bercucuran, seakan menggambarkan rasa sakit hati yang sekarang dia rasakan
Jangan ditanya lagi bagaimana terkejutnya naura dan yang lainnya, bahkan mereka merasa kalau sekarang mereka hanya bermimpi, dan berharap agar segera terbangun dari mimpi buruk ini
Yuna merasa kalau dirinya benar-benar jatuh ketumpukan pisau-pisau tajam yang langsung menembus kedalam hati nya, padahal baru beberapa jam yang lalu dia merasakan bahagia bagaikan terbang kelangit ketujuh, karena sudah resmi menjadi istri david yaitu laki-laki yang sangat dia cintai
" Nggak jangan dengarkan perempuan ini " ucap david
kemudian dia berlari untuk menghampiri yuna, yang terlihat sangat syok. " Sayang kamu harus percaya sama aku, aku nggak mungkin menghamili perempuan itu " Ucap david berusaha menyakinkan yuna bahwa semua yang dikatakan oleh naura itu tidak benar
" Yuna. Kamu tidak tahukan apa yang dia lakukan saat di LN " Ucap naura.
Mendengar nama LN tubuh yuna langsung bergetar. Dimana selama 4 tahun david tinggal di LN dia memang tidak benar-benar tahu apa yang dilakukan oleh suami nya itu disana selain pergi kuliah
" CUKUP!!! " Teriak yuna sambil menutup telinga nya. Dia benar-benar tidak kuat lagi mendengar kenyataan yang begitu menyakitkan baginya
Melihat putrinya yang begitu tersiksa, bagas langsung berlari kearah david dan BUG..BUG... Beberapa pukulan keras dia daratkan pada laki-laki yang berstatus sebagai suami dari putri nya itu
__ADS_1
Sampai-sampai membuat david jatuh tersungkur dilantai. Melihat putra nya dipukuli oleh besan nya sendiri, tentu saja emma dan ferdinan tidak bisa hanya diam.
Tentu saja mereka akan membela putra mereka, tidak perduli apa pun yang telah putra mereka itu lakukan kepada yuna, hingga membuat bagas begitu marah
" Berani nya kamu memukul putra ku!!! " Ucap ferdinan.
" Apa!!! Karena dia sudah menyakiti perasaan putri ku. Dan kalian masih membela putra kalian yang sudah berkelakuan bejat itu " Jawab bagas dengan wajah nya yang terlihat begitu menakutkan, begitu lah wujud ketika orang yang dikenal lemah lembut dan sangat jarang terlihat marah, namun sekali dia marah maka akan terlihat sangat menakutkan
" Pa..pah cukup. Ayo kita pulang " Ucap yuna sambil tersedu-sedu
Melihat kondisi putri nya yang sekarang sungguh membuat hati bagas bagaikan teriiris-iris. Dengan sangat terpaksa dia pun menuruti kemauan putri nya untuk segera pulang, padahal dia sama sekali belum puas untuk menghajar laki-laki yang sudah menyakiti hati putri nya itu
" Ya. Sudah ayo " Ucap bagas
Kemudia dia pun menyuruh istri nya untuk berjalan lebih dulu sambil memapah tubuh putri mereka yang terlihat masih setia dengan tangisan nya.
" Mulai hari ini jangan harap kamu ingin menemui putri ku lagi. Dengar kamu!!! " ucap bagas ditelinga david yang sudah berdiri dibantu oleh orang tuanya
Setelah mengatakan itu bagas pun pergi menyusul istri dan putrinya yang sudah berjalan lebih dulu.
Tidak ada obrolan sama sekali didalam mobil, hanya terdengar beberapa kali isak tangis amanda yang sudah tidak kuat lagi dia tahan. Bagas dan laras pun tidak ada niat untuk menyuruh putri mereka itu untuk berhenti menangis, mereka malah membiarkan nya agar yuna bisa meluapkan rasa sakit yang sekarang dia rasakan
Walau pun bagas dan laras tetap terlihat tenang, namun sebenar nya hati mereka pun ikut sakit seperti yang putri mereka tengah rasakan sekarang. Jujur hati mereka seperti teriiris mendengarkan isak tangis putri mereka, namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa
" Kamu bawa yuna ke kamar nya ya. " Ucap bagas. Setelah mereka telah sampai dikediaman mereka
" Iya mas. " Jawab laras
__ADS_1
Seperti yang diperintahkan oleh sang suami, laras pun langsung membawa putri nya ke kamar. Dan setelah masuk kedalam kamar ia meletakkan putri nya keatas tempat tidur dan menyenderkan kepala nya disenderan tempat tidur