HATI-HATI Dijalan

HATI-HATI Dijalan
Bab2 berpengalaman menggoda


__ADS_3

kemudian kevin memutar tubuh marisa agar menghadap ke arah nya...


...****************...


" mulai sekarang kamu harus terbiasa melihat hal seperti ini, bahkan kalau kamu mau melihat lebih pun, aku tidak masalah memperlihat kan nya " ucap kevin


lalu kemudian dia sedikit mundur agar membuat marisa bisa melihat tubuh polos nya dengan leluasa. Ia sengaja melakukan itu untuk menggoda istri polos nya itu


dan benar saja pipi marisa langsung memerah bagaikan kepiting rebus. Membuat kevin mengulum senyum nya, karena sangat senang rasa nya bisa membuat istri nya itu tersipu malu. Dan mungkin dia akan lebih sering melakukan itu, karena menjadi hiburan tersendiri bagi nya.


" Iihhh... Kamu apa an sih!! " ucap marisa sambil memukul pelan dada bidang suami nya itu. Lalu kembali memutar tubuh nya agar membelakangi kevin karena, dia tadak mau kalau sampai kevin melihat wajah nya memerah akibat malu


walau tanpa sepengetahuan nya kevin sudah melihat hal itu.


kevin pun menyudahi untuk menggoda istri nya. Ia lalu kemudian kembali melingkar kan tangan nya di pinggang marisa sambil meletak kan dagu nya di bahu sang istri


" kamu lagi liatin apa sih tadi. Sampai-sampai nggak sadar kalau ada aku? " tanya kevin


" Cuman liatin jalanan di depan itu. Indah kan? " jawab marisa


Kevin pun nampak terdiam sejenak seperti sedang merencana kan sesuatu. " kamu tau ada yang jauh lebih indah dari pemandangan jalanan itu " ucap nya


marisa pun memalingkan badan nya agar berhadapan dengan sang suami. " apa itu? " tanya nya dengan sangat antusias


" kamu!!! " jawab kevin sambil mencolek ujung hidung mancung marisa.


Blusss... pipi marisa kembali memerah. Walau pun sebenar nya dia sudah sering mendapat kan gombalan dari kevin, dan mereka pun sudah berpacaran kurang lebih 7 tahun. Namun entah mengapa gombalan kevin malam ini terasa seakan menyentuh sampai ke hati nya

__ADS_1


sehingga membuat nya terus tersipu malu. Mungkin karena sekarang hubungan mereka yang awal nya hanya sepasang kekasih yang tentu nya memiliki batasan-batasan, namun kini mereka sudah sah menjadi pasangan suami istri yang membuat batasan yang mereka jaga selama ini sudah tidak ada lagi di antara mereka


dan mungkin itu lah alasan yang paling tepat yang bisa marisa simpulan kan saat ini, mengapa dia bisa sangat mudah merasa malu di depan orang yang sudah 7 tahun dia kenal.


" Udah berenti godain aku terus... Mending sekarang kamu pakai baju gih sana, baru kita keluar bareng buat makan malam takut nya yang lain udah nungguin " ucap marisa, sambil mendorong tubuh kevin agar segera memakai baju nya


namun bukan nya segera memakai baju nya seperti apa yang marisa kata kan. Kevin malah melempar kan tubuh nya ke atas ranjang lalu meletak kan kepala nya ke atas tangan yang bertumpu pada ranjang seolah berpose seperti orang yang ingin menggoda


" kamu yakin mau makan malam di luar? Padahal di sini ada hidangan yang sudah siap untuk di santap, apa kamu mau moncoba nya? " ucap kevin dengan nada sensual


marisa menelan saliva nya dengan susah payah, ia sudah cukup dewasa untuk mengerti ke mana arah pembicaraan kevin


ia sangat tidak menyangka kalau kevin sangat lihai menggoda, seperti orang yang sudah berpengalaman dalam hal seperti itu. Padahal selama ini mereka sama sekali tidak pernah melakukan itu, lalu dari mana kevin belajar hal seperti itu


" sayang... " panggil kevin, karena ia melihat marisa melamun


" kamu lagi mikirin apa sih " tanya kevin


marisa pun nampak gelagapan bingung jawaban apa yang harus dia berikan, karena sangat tidak mungkin rasa nya ia mengatakan dengan jujur kepada kevin apa yang tengah ia pikir kan sekarang


" kalau kamu nggak mau keluar ya nggak usah. aku keluar dulu " ucap marisa


kevin terlihat mengerut kan ke dua alis nya. Bukan jawaban seperti itu yang dia ingin kan dari marisa.


setelah mengata kan itu marisa pun segera pergi dari kamar itu tanpa memperduli kan kevin yang menatap bingung ke arah nya


setelah berada di luar kamar marisa menyender kan tubuh nya di dinding sambil menenang kan kembali pikiran nya yang tiba-tiba saja menjadi kacau

__ADS_1


pada saat melihat kevin yang begitu berpengalaman untuk menggoda orang, membuat marisa berpikiran macam-macam, yang membuat mood nya anjlok seketika oleh pemikiran nya sendiri yang belum tentu kebenaran nya


" kamu ngapain masih di sini? " tanya kevin yang baru saja keluar dari dalam kamar lalu melihat marisa masih berada di situ belum pergi ke meja makan.


marisa pun terkejut oleh ke datangan kevin yang kini sudah berpakaian lengkap dan rapi. Entah berapa lama ia sudah berada di situ yang kembali terhanyut oleh pemikiran nya


" kamu nungguin aku ya. Ya udah ayo kita bareng ke meja makan " ucap kevin, lalu merangkul pinggang marisa agar berjalan bersama


sontak marisa langsung menepis tangan kevin yang berada di pinggang nya. Dan tentu saja kevin terkejut dengan hal itu karena ini pertama kali nya ia mendapat kan penolakan dari marisa


marisa pun juga terkejut dengan tindakan yang tanpa sadar dia lakukan. Namun untuk memberi kan penjelasan kepada kevin pun rasa nya ia sangat malas karena mood nya sekarang benar-benar berantakan oleh pemikiran nya sendiri.


sehingga dia pun hanya berlalu pergi kembali meninggal kan kevin yang menatap bingung ke arah nya.


setelah sampai di meja makan yang sudah di pesan sebelum nya. Ternyata di situ sudah ada orang tua nya dan orang tua kevin yang sekarang sudah menjadi mertua nya, terlihat menunggu ke datangan nya dengan kevin


" maaf ica buat semua nya nunggu ya " ucap marisa meminta maaf, karena ia merasa tidak enak karena sudah membuat mereka menunggu


" udah nggak apa-apa kok. Kita paham gimana pengantin baru " jawab emma. Yang di sambut gelak tawa mereka yang ada di situ


" ibu bisa saja " sahut kevin yang baru saja tiba.


kevin lalu mencium pipi marisa kemudian ia pun menarik kan kursi untuk istri nya itu duduk


" ica kamu kenapa sayang " tanya laras yang seperti menyadari sesuatu dari putri nya


" aahh... Nggak apa-apa kok mah " jawab marisa sambil memaksa kan senyum nya. Kemudian dia pun duduk bersebelahan dengan kevin

__ADS_1


setelah semua nya sudah lengkap makan malam pun di mulai. Makan malam terasa sangat hangat karena...


__ADS_2