Hati Untuk Sahabat Playboy Ku

Hati Untuk Sahabat Playboy Ku
pacar satu satunya


__ADS_3

saat jam istirahat tiara berjalan menuju kantin karena tadi pagi tidak sempat sarapan hingga perut nya sangat lapar.


dikantin tiara memesan nasi goreng dengan telur mata sapi setengah mateng den teh manis hangat paforitnya waktu sarapan pagi. tiara duduk sendiri di meja paling sudut kantin karna tiara tak mempunyai teman disekolah kecuali ziyan.


tak lama pesanan tiara diantar oleh ibu kantin.


"ternyata nasi goreng disini enak juga ya" gumam tiara dalam hati sambil terus menyendok nasi goreng kemulutnya hingga semua nasi goreng yang ada dipiring habis tak bersisa.


saat tiara ingin pergi meninggalkan kantin tiba tiba di teringat aaron yang mungkin belum sarapan juga.


"apa ron sudah sarapan? tapi kenapa aku harus peduli padanya? ya sudah lah aku kembali kekelas saja. tapi bagaimana kalau di tidak sarapan itu akan memperburuk keadaannya" gumam tiara dalam hati karena binggung harus bagaimana.


"ya sudahlah aku pesankan saja." ucap tiara sambil kembali berjalan menuju kantin.


"bu bungkuskan nasi goreng nya satu ya dan satu es teh manis" ucap tiara


"apa sama seperti tadi non " tanya ibu kantin


"iya bu sama kan saja" jawab tiara


"baik non tunggu sebentar ya" ucap ibu kantin


tak lama ibu kantin datang dengan membawa pesanan tiara :ini non pesanan nya."

__ADS_1


"iya buk terima kasih dan ini uangnya" ucap tiara sambil memberikan uang dan mengambil bungkusan dari ibu kantin.


tiara mulai berjalan menuju kekamar asramanya yang berada tepat disebelah kamar ron.


tok tok tok tiara mengetuk pintu kamar ron


"siapa?" tanya ron


tapi tak ada jawaban ron langsung membuka pintu kamarnya dan melihat tiara berdiri didepan pintu.


:ada apa?" tanya ron


"ini sarapan untuk mu" ucap tiara sambil memberikan bungkusan yang dibawanya


"ya sudah kalau tidak mau" ucap tiara dan bersiap melangkah meninggalkan ron tapi dengan sigap ron menarik tangan tiara untuk masuk kekamarnya dan segera menutup pintu.


"apa yang kamu lakukan?" ucap tiara sedikit berteriak


"duduk lah" ucap ron sambil menunjuk sofa yang tak jauh dari mereka.


"aku mau kembali kekelas saja" ucap tiara.


"temani aku makan" ucap ron

__ADS_1


"tidak" ucap tiara


"jadi kamu ingin menyuapi ku?" tanya ron sambil tersenyum


"tidak" ucap tiara


"benarkah? kenapa aku meragukan jawaban mu ya?" ucap ron


"terserah mau percaya atau tidak" ucap tiara dan berjalan menuju pintu kamar ron


"apa memang hanya mengantar ini?" tanya ron lagi


"jadi apa lagi menurut mu?" ucap tiara dengan sedikit melihat kebelakang


"biasanya kalau cewek mengantar makanan untuk pacarnya yang sakit artinya dia mengkhawatirkan pacarnya ucap ron" dengan sedikit cengengesan.


tiara berbalik dan berkata "pertama aku tidak mengkhawatirkan mu dan yang kedua aku bukan pacar mu dan yang paling penting aku tak akan mau berbagi pacar dengan cewek lain seperti yang di lakukan oleh pacar pacarmu itu" ucap tiara dengan sedikit kesal


"oh begitu ternyata. kamu serakah juga ya?" ucap ron


tiara melihat ron dengan penuh tanda tanya


"maksud ku kamu ingin jadi pacar ku satu satu nya" ucap ron

__ADS_1


"apa yang sebenarnya ada di fikiran cowok ini sih" gumam tiara yang bertambah kesal.


__ADS_2