
"hmm terima kasih tiara kamu juga imut" ucap ziyan
seketika wajah tiara jadi memerah karna ini pertama kali ada cowok yang memujinya selama ini hanya hinaan yang dia terima karna penampilan culunnya.
sampai didepan kamar tiara berhenti dan berkata
"terimakasih atas bantuannya ziyan. aku tak tau kalau kamu tidak datang tadi"
" udah jangan difikirkan" ucap ziyan.
"aku masuk dulu ziyan sekali lagi terima kasih" ucap tiara dan langsung membuka pintu dan masuk kedalam kamarnya.
baru beberapa langkah ziyan pergi tiba tiba terdengar suara pintu terbuka
Kreek..
"Apa yang kau lakukan disini?" tanya ron pada ziyan.
"aku mengantar kucing kecil ku" jawab ziyan sambil melangkah meninggalkan kan ron.
"tidak ada kucing disini" ucap ron menghentikan langkah ziyan
__ADS_1
"kau tak akan tau betapa manisnya kucing itu kalau kau tak melihatnya dengan jelas" ucap ziyan sambil tersenyum manis pada ron
"jangan berbelit belit bilang saja langsung pada intinya" ucap ron
"jangan mengusiknya lagi ron nanti kau terperangkap sendiri" ucap ziyan
ron terdiam sejenak memikirkan maksud kata kata ziyan padanya.
"dia berbeda dari yang lain. kau akan tau nanti" ucap ziyan dan pergi menjauh dari ron yang masih dalam melamun nya.
dalam kamar tiara membersihkan dirinya dan berpakaian untuk segera tidur entah mengapa badannya terasa sangat berat sekarang ada rasa lelah dan lesu.
"mengapa aku jadi malas melakukan apapun ya? apa aku akan sakit atau demam? jangan sampai itu terjadi. aku harus kuat" ucap tiara pada dirinya sendiri.
tiara duduk di sofa dan tak lupa membawa teh hangat yang telah dia buat tadi dan sepiring biskuit. tiara juga mengosok gosok minyak kayu putih di perut, punggung, tengkuk dan telapak kaki nya agar badannya lebih hangat.
setelah meminum teh dan memakan biskuitnya tiara mulai membaringkan tubuhnya dibawah selimut dan memejam kan matanya supaya tertidur. itu lah kebiasaan yang dia lakukan bila ada rasa tak enak dibadannya seperti ingin demam dan meriang.
sekitar 3 jam tiara tidur dan terbangun dalam keadaan penuh keringat di sekujur tubuhnya. dan tiara bangkit dari tempat tidurnya langsung menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya.
selesai mandi badan tiara terasa lebih bersemangat dan bertenaga. dia keluar dari kamarnya hendak ke tempak khusus untuk mengambil makan malam disekolah ini.
__ADS_1
sekolah yang di tempati tiara sekarang adalah sekolah seper mewah tak hanya di sediakan kamar yang bagus dengan fasilitas lengkap dari sofa, tv, ac dan juga ada lemari pendingin. dan tentunya disekolah ini juga di sediakan makan siang dan malam.
malam ini aku harus makan makanan yang banyak serat dan vitamin nya jangan sampai besok aku sakit atau lemas disekolah ucap tiara pada dirinya sendiri.
tiara langsung mengambil sepiring nasi dengan lauk yang sudah tersedia tak lupa tiara juga membawa segelas susu hangat.
tiara duduk dan menikamati makanannya.
"hai.." ucap seseorang pada tiara
reflek tiara menengadah kan kepala ny melihat siapa yang memanggilnya.
"ziyan" ucap tiara
"sendiri saja?" ucap ziyan
"ya" jawab tiara
"ayo kita makan bersama" ajak ziyan
belum sempat tiara menjawab tiba tiba ada yang menyelah ucapan ziyan.
__ADS_1
"dia akan makan dengan ku" ucap seseorang yang tiba tiba duduk di bangku depan tiara.