
"ada keributan apa ini " ucap seorang laki-laki yang tak lain ada ketua kelas ziyan yang melangkah mendekati tiara dan memakaikan jaketnya pada tiara yang basah kuyup.
"apa kamu baik baik saja" tanya ziyan sedikit khawatir
"aku baik baik " saja ucap tiara.
"ziyan apa kamu juga tertipu oleh penampilannya?" ucap marsya dengan senyum sinis
"apa maksud mu?" ucap ziyan sambil membantu tiara berdiri
"dia menggoda ron" ucap marsya
"itu tidak mungkin" jawab ziyan
"aku melihat sendiri dia keluar dari kamar ron tadi dan ron juga bilang tidak ingin melihat ku lagi" ucap marsya sedikit emosi
ziyan melihat ketiara yang masih tertunduk
"aku percaya padanya" ucap ziyan
tiara langsung melihat kearah ziyan dengan senyum tak percaya bahwa ziyan sangat mempercayai nya.
"jangan tertipu olehnya ziyan" ucap marsya
"aku lebih mengenalnya dari siapa pun" ucap ziyan dengan penuh keyakinan.
"sekarang bubar Semua atau aku laporkan sama wali kelas" ucap ziyan tegas. mereka semua yang menonton mulai membubarkan diri tingallah marsya sendiri yang masih teguh dengan pendiriannya
"kamu kenapa masih disini?" ucap ziyan pada marsya
__ADS_1
"kamu akan menyesal ziyan setelah mengetahui sifat aslinya" ucap marsya dan berlalu meninggalkan mereka berdua.
ziyan tak menjawab dan langsung berbalik melihat keadaan tiara.
"kamu beneran baik baik saja?" tanya ziyan
"aku baik baik saja" ucap tiara yang masih menunduk.
"apa kamu malu?" ucap ziyan
"iya. aku tidak percaya kamu bisa sepercaya itu pada ku dan yang membuat aku tidak nyaman adalah yang dikatakan marsya tadi memang benar" ucap tiara dengan penuh rasa bersalah.
"yang mana dari perkataannya yang benar? kamu kekamar ron atau kamu menggoda ron?" tanya ziyan
"aku memang dari kamar ron" jawab tiara
"tapi aku tidak menggodanya" ucap tiara dengan sedikit malu
"aku malah tidak percaya kalau kamu bilang kamu menggoda nya" ucap ziyan sambil tersenyum dengan sangat manis.
manis sekali senyummu ziyan. aku jadi tak bisa menahan bibir ku untuk tak membalas senyum mu gumam tiara dalam hati.
"senyummu manis juga" ucap ziyan.
tiara hanya menunduk malu mendengar pujian ziyan.
"ayo kita jalan biar aku antar ke asrama mu.
oh iya ada yang ingin aku tanyakan sebenarnya" ucap ziyan
__ADS_1
"apa?" ucap tiara
"kapan kamu mengenal ron?" tanya ziyan
"tadi malam" ucap tiara polos.
"aku jadi iri pada ron" ucap ziyan
"apa maksud mu?" ucap tiara heran
"kamu mengenal ron baru semalam dan kamu sudah sangat dekat dengannya" ucap ziyan sedikit cemberut.
"itu tidak seperti yang kamu bayangkan" ucap tiara
"aku hanya sedikit khawatir padanya tadi makanya kesana" ucap tiara menjelaskan
"bahkan sampai khawatir ya" ucap ziyan yang tambah kecewa
"apa maksud mu ziyan?" tanya tiara tak mengerti dengan perubahan sikap ziyan.
"aku tak apa kok hanya saja sedikit iri pada ron" ucap ziyan
"apa yang harus diirikan ziyan kamu tampan, pintar. ketua kelas, banyak cewek yang mengejar mu dan yang paling penting senyuman mu itu manis sekali bikin ketagihan" ucap tiara tampa sadar
ziyan tersenyum bahagia mendengar pujian tiara
"benarkah aku sebagus itu?" tanya ziyan
"iya ziyan aku sangat jujur mengatakan nya" ucap tiara
__ADS_1