
ron tak mau memaksa tiara dengan keinginan nya ron mencoba memahami keinginan tiara.
"aku merasa nyaman didekat ron tak ada rasa takut atau hal yang membuat ku ingin menjauh seperti berdekatan dengan orang lain. apa karena aku sudah mulai bisa berinteraksi dengan baik ya? mungin begitu" gumam tiara dalam hatinya dengan mata yang terus menatap ron.
"hai..." ucap ucap ron sambil melambai lambaikan tangannya di depan wajah tiara.
tiara tersentak dari lamunannya "ahh ya ron"
"melamun terus yang didepan mata malah dianggurin" ucap ron sambil sedikit mencibirkan bibirnya.
tiara tertawa terbahak bahak
"buahahahaha apa aku yang pertama ron?" ucap tiara setelah menghentikan tawanya
"kamu meledek ku tanya ron" sambil menarik hidung tiara yang lumayan mancung
"aww sakit ron" ucap tiara sambil mengusap hidungnya yang telah di tarik ron
__ADS_1
"sakit ya? sini aku tiup" ucap ron menjaili tiara
"ngak usah" ucap tiara seketika yang mulai malu dengan ucapan ron
"maafkan aku" ucap ron lirih
"maaf? untuk apa?" tanya tiara dengan serius
"semua yang terjadi pada mu itu karena aku" ucap ron lagi
"sudah lah aku tak pernah memikirkan apa yang mereka katankan tentang aku. aku juga biasa saja dengan semua perlakuan mereka. yang penting aku tidak seperti yang mereka katakan itu sudah cukup untuk ku" jelas tiara
"hmm sudah lah tak usah dibahas lagi" ucap tiara kuek
"tidak bisa begitu saja kan ucap ron lagi sebagai teman mu aku tidak rela ada yang menyakiti mu. kalau ada aku siapa yang akan berani menyakiti mu tapi ada kalanya aku tak ada kamu harus bisa menjaga dirimu sendiri" jelas ron panjang lebar.
"hmm aku sudah merasa aman sekarang" ucap tiara sambil tersenyum manis pada ron.
__ADS_1
"aku begitu khawatir tapi kau santai saja. apa apaan ini. belajar lah untuk menghargai perasaan orang lain kalau ada yang mengkhawatirkan mu berarti ada yang menganggap mu penting" jelas ron lagi
"iya aku tau ron adalah teman ku yang baik. apa yabg harus ku lakukkan untuk teman ku yang paling baik ini ya" ucap tiara sambil menampilkan wajah imutnya.
"hmm sebaiknya besok sore ikutlah dengan ku" ucap ron
"kemana?" tanya tiara
"sudah ikut saja. jangan terlalu banyak bertanya" ucap ron
"aku malas ron seperti nya aku hanya ingin istirahat dikamar saja" ucap tiara dengan ekspresi wajah yang memelas
"lihat lah apa kau bisa istirahat besok" ucap ron dengan senyuman yang tak dapat diartikan.
"hmm terima kasih banyak ron. kamu sudah membela ku tadi dan juga sudah menemani ku disini aku seperti nya tidak akan kembali kekelas aku mau kembali ke kamar saja aku ingin istirahat hari ini sungguh lelah" ucap tiara
"baik lah... tapi ada satu yang ingin ku katakan tidak ada maaf dan terima kasih untuk seorang teman kan? kalau kau memang menganggap ku teman bersikap seperti biasalah jangan terlalu sungkan dengan ku" ucap ron sambil memberikan permen karet ke tiara
__ADS_1
"apa ini ron?" tanya tiara
"itu untuk mu. coba lah menikmati nya kamu akan tau manfaatnya" nanti ucap ron.