Hati Untuk Sahabat Playboy Ku

Hati Untuk Sahabat Playboy Ku
kita teman


__ADS_3

"apa hak mu bertanya itu? apa kau ingin mempermalukan diri mu sendiri disini ha?" ucap ron dengan nada menghina


"ron aku pacar mu. bagaimana mungkin kamu berkata begitu? " ucap marsya dengan nada sedih


"hmm benarkah? aku rasa kita sudah putus dan tak punya hubungan apapun lagi" ucap ron


"ron apa yang baik darinya hingga kau meninggalkan ku?" tanya marsya yang mulai menangis


"aku juga belum tau jawabannya tapi yang aku tau kamu bukan cewek baik baik marsya" ucap ron meremehkan marsya.


"dan satu lagi jangan lupa apa yang kamu lakukan untuk menjadi pacar ku dulu" ucap ron dingin


mendengar ucapan ron marsya seketika langsung terdiam di tempat nya dan penuh rasa kuatir.


ron menarik tangan tiara dari sana dan membawanya keluar.


tiara menghempaskan tangan ron dan berjalan cepat melewati ron.


"hai kacamata tunggu" ucap ron menyusul tiara


"ada apa lagi ron. tolong menjauh la" ucap tiara


"aku sudah menolong mu apa kamu tidak mau berterima kasih" tanya ron sambil tersenyum


"aku rasa lebih pantas kamu bilang maaf" ucap tiara


"ini sudah takdir aku memang terlahir untuk disukai banyak orang kan. dimana letak salahnya" ucap son dengan tawa jenakanya.

__ADS_1


tiara menaikan satu alis nya mendengar kepercayaan diri ron.


"hai kamu tidak mungkin meragukan pesona ku kan?" tanya ron dengan tetap menampilkan senyum centil nya.


"sudahlah ron aku tau kamu sudah menolongku dan terima kasih" ucap tiara karena tak ingin berdebat dengab ron lagi.


"bukan itu yang sebenarnya ku mau" ucap ron lagi


"aku hanya ingin berteman dengan mu" ucap ron dengan menatap tiara serius


"apa?" ucap tiara yang seperti tidak yakin dengan apa yang dia dengar.


"aku bersungguh sungguh" ucap ron meyakinkan


"alasanya?" tanya tiara


"seperti nya aku yang keberatan" ucap tiara lagi sambil tersenyum


ron tiba tiba mematung melihat tiara tersenyum cantik itu lah yang ada difikiran ron


"apa kamu masih bisa melihat tanya ron?" karena tiara tak memakai kacamatanya dan terlihat lebih cantik


"sepertinya tidak bisa sekarang aku hanya bicara sendiri dan tak melihat siapa pun" ucap tiara


seketika ron mengulurkan tangannya kearah hidung tiara dan spontan tiara mundur kebelakang.


"oo masih rabun ternyata" ucap ron dengan sedikit tertawa.

__ADS_1


"kau sengaja" tanya tiara


"memang apa yang ku lakukan?" ucap ron


"sudah lah aku pasti kalah bila berdebat dengan mu" ucap tiara yang hendak pergi meninggalkan ron


"kamu belum menjawab pertanyaan ku " ucap ron menghentikan langkah tiara


"sekarang kita teman" ucap tiara sambil tersenyum manis pada ron


"apa aku juga yang pertama?" tanya ron penasaran


"pertama apa?" tanya tiara heran


"pertama menjadi teman mu disekolah ini?" ucap ron


"kamu yang ke 2" ucap tiara polosnya


"sial ternyata aku kalah. jadi siapa yang pertama?" tanya ron


"ziyan yang pertama" jawab tiara


"hmmm aku tidak rela" ucap ron sedikit cemberut


"itu sudah terjadi" jawab tiara cuek


ron hanya diam tak lagi menjawab tiara ada rasa kesal dihatinya karna dia ingin selalu menjadi yang pertama untuk tiara sicewek culunnya.

__ADS_1


"ron ayolah jangan selalu diam kita kan teman sekarang" ucap tiara


__ADS_2