Hati Yang Terpaksa

Hati Yang Terpaksa
kado dari ayank


__ADS_3

Sebelum Aditya datang cany pun mengganti pakaian nya ,karna cany teringat dengan perkataan Liam



"Gani saja baju mu,kalau tidak kau akan merasa malu nanti"ingatan dari cany dari perkataan Liam


*


*


Cany turun dengan wajah yang cemberut dan sedikit malu,sambil memegangi bibir nya akibat perlakuan Liam sambil memegangi perut cany sekali kali.


Saat berada di depan tv tiba tiba ibu Rita datang


"Ohhh... Sayang maaf ya ibu tadi gak jadi buat acara nya Soalnya ibu sama papah mertuamu lagi ada urusan mendadak"


"Ohhh tidak apa apa ibu"


"Kalau ibu tau kamu mau kemana "


"Ohhh iya ibu,aku mau izin mau keluar soalnya saya mau beli kado untuk Liam ,soalnya dia sekarang ulang tahun kan ibu jari izinkan lah aku pergi"ucap cany yang agak menunduk


"Ya sayang pergi saja,tapi harus hati hati ya,kamu lagi mengandung,kalau begitu ibu akan menyuruh Aditya dan pak dito menemanimu"ucap ibu Rita sambil mengelus perut nya cany membuat mata cany tiba tiba terkejut.


"Makasi ibu"ucap cany dengan hati yang bahagia


"Kalau ibu tau Liam di mna ya ,ibu tidak melihat dia dari tadi"tanya ibu Rita


"Liam..sepertinya lagi berada di taman ibu,dia ingin menghirup udara segar"alasan cany mencari dengan susah


"Baik lah"ucap ibu Rita sambil melambaikan tangan nya kepada cany begitu juga cany dan cany pergi ,cany berhenti di depan pintu dan melihat Aditya dan pak dito yang sudah menunggu cany.


"Ayo nona masuk"ucap pak dito


Begitu juga Aditya yang membukakan pintu mobil nya.


Mereka masuk kedalam mobil dengan wajah cany yang sangat bahagia ,cany melihat ke arah Aditya dengan senyuman begitu juga Aditya yang membalas senyuman dari cany


"Cany...bisa kah aku tau kita mau kemana"tanya pak dito


"Hey anak muda,kita akan ke sebuah toko ,tapi bukan toko sembarangan toko,ini adalah untuk orang yang spesial"ucap pak dito yang membuat cany tertawa


"Bapak bisa saja" ucap cany


"Tapi benar kan nona"ucap pak Dito

__ADS_1


"Kalau boleh aku tau suami kamu sudah tau kalau kamu akan pergi"tanya Adit


"Liam tidak tau,kalau dia tau ini namanya bukan surprise dit"tawa dari cany membuat aditya tersipu malu.


*


*


Mereka pun sampai di toko yang besar dan megah 6ang jelas jualannya adalah barang barang branded


Mereka masuk ke dalam dengan pemandangan yang indah banyak barang yang berwarna keemasan dan Masi banyak warna lain lagi.


"Nona... Apa yang akan kau berikan sebagai Kado mu"tanya pak dito


"Aku sangat bingung pak,tapi sepertinya aku akan membelikannya barang yang bagus,tapi aku tidak ingin memberitahukannya terlebih dahulu ya pak Dito"ucap dari Alisa


Ucapan dari cany membuat pak Dito tidak bisa berkata apa pun walaupun pak dito tersenyum


Cany pergi melihat satu persatu barang dan tertarik pada sebuah baju ,Jam tangan,dan sepatu yang bagus ,cany melihat warna kemeja dengan warna biru membuat cany sangat tertarik,cany juga tidak lupa membeli bra untuk cany ,karna bra milik cany yang sudah tidak bisa di pakai lagi atau kekecilan bagi cany .


*


*


Beberapa lama cany pun pergi mendapat kan pak dito dengan Aditya yang sudah menunggu cany


"Iya aku sangat yakin"ucap pak dito yang tersenyum.


Mereka pun pergi untuk pulang ,mereka sangat bahagia berada di samping nya cany yang suka tertawa dan orang yang ceriah.


*


*


*


Saat cany sampai di rumah yg megah itu ,cany bisa melihat dari bawah bahwa Liam sedang melihat cany dari balkon atas arah kamar mereka berdua,cany melihat tatapan Liam yang tajam,dengan yakin dan menghembuskan nafas cany mulai memasuki pintu dan melihat ayah dan ibu Rita yang sedang bercerita cerita


"Wahhh... Lihat ibu menantu kita datang dengan bawaan yang lumayan banyak"ucap tuan Takur


"Iya ya pah "ucap ibu Rita yang memandangi cany


"Halo ibu"


"Tenang cany ,ibu tidak akan memaksa atau bertanya apa yang telah kau belum atau apa yang telah kau bawa,karna ibu tau ini sangat surprise bagi suami mu"ucap Rita yang pengertian

__ADS_1


Cany pun tertawa kecil melihat perkataan ibu Rita


"Ya sudah lah kalau begitu nak,kau istirahat lah pasti kau sangat lelah"ucap tuan Takur


Cany naik ke atas dengan kaki yang susah tapi cany harus berjuang ,cany sampai di kamar dan melihat bahwa Liam yang sedang termenung ,begitu cany melihat cany pun berjalan dengan cepat,tiba tiba


"Dari mna kamu cany"tanya Liam


"Hmmm .. aku baru beli baju memang nya kenapa"


"Kamu jangan bohong,aku tau kamu pergi sama siapa "


"Aku memang pergi bersama pak dito dan Aditya ,apa salah nya liam"tanya cany dengan lantang


"Harus nya kau tidak boleh untuk hari ini,hari ini adalah hari yang paling spesial ,buat kejadian tadi anggap saja tak pernah terjadi"ucap Liam


"Terserah kamu saja Liam "ucap cany yang diam


"Satu hal yang harus kamu tau,nenek aku akan datang ke rumah ini,kau harus berdandan rapi soal nya nenek ku yang ini paling tidak suka wanita yang berbolong bolong"ucap Liam,yang tiba tiba pergi


Cany hanya bisa terdiam sambil duduk sebelum acara akan di mulai,cany pun mengingat hadiah yang akan cany berikan kepada Liam langsung membungkus kadonya secara rapi dan singkat.


Saat cany selesai membungkus kadonya cany pun menyimpannya dengan baik.


Tidak beberapa lama kemudian Liam masuk ke dalam kamar dengan wajah yang pucat dan wajah yang gugup saat melihat cany yang berdiri di dekat kasur,begitu juga cany yang melihat Liam hanya bisa berdiam diri.


Cany teringat dengan kado nya ,cany mengambil nya dan dengan jantungan cany memberikan kado nya kepada Liam suaminya itu


"Liam....ada yang aku berikan kepada mu Liam"panggil cany dengan bimbang saat Liam berbalik tatapan Liam begitu tajam membuat cany takut dengan tatapan itu.


"Apa...apa Yang akan kau berikan"


"Ini ...kado dari ku terimalah"ucap cany sambil mengulurkan kadonya kepada Liam,yang membuat Liam terdiam melihat aksinya cany


"Aku bukan anak kecil cany...sehingga kamu memberikan kado kepada ku "


"Memang nya ada yang salah dengan kado ini,hari ini adalah ulang tahun mu,dan banyak orang juga yang akan memberikan kado kepada mu,dan kau akan menerima kadonya sedangkan kadoku tidak akan kamu terima Liam"ucap cany yang ingin mengeluarkan air mata nya


Liam yang melihat mata cany yang ingin menangis mencoba mengambil kado dari tangan cany,walaupun dengan hati yang terpaksa,cany yang melihat Liam langsung tersenyum


"Hemmm...aku minta kau memakainya nanti ,waktu nenek mu datang Liam,pasti kau sangat keren"ucap cany yang tiba tiba pergi tanpa mendengar kan jawaban dari Liam


Liam pun hanya menunduk ,Liam memang tidak suka di beri kado apalagi kalau Liam di rayakan Liam selalu merasa seperti anak kecil yang tidak akan pernah tumbuh dewasa.


Hy gais jangan lupa ke part selanjutnya ya gais, jangan lupa komen dan ikuti author aku dong kk πŸ™πŸ₯ΊπŸ™

__ADS_1


.


__ADS_2