
Liam tersenyum kepada cany
"Ya boleh dong , lagian kita udah lama nggak ke rumah ibu ya "ucap Liam
Cany tersenyum dan merasakan bahwa Liam memang benar benar menyayangi cany ,setelah beberapa lama Liam dan cany pun menuju rumah ibu dan ayah angkat cany,saat mobil berhenti di depan rumah ibu dan ayah angkat cany, mereka pun keluar dan melihat Cany yang datang bersama Liam
"Pak ....cany dan suaminya datang pak"ucap ibu angkat cany yang bernama Bu Tiur
"Iya mah "ucap ayah angkat cany yang bernama pak dadi
Wajah yang bahagia melekat di wajah ibu tiur dan ayah dadi
(Gais maaf ya aku baru sebutin nama ayah dan ibu angkat nya cany,soalnya bingung rek )
"Eh nak Liam ...."ucap ibu tiur sambil menyalam Liam
Saat cany ingin memeluk ibu nya,reaksi ibu nya seakan akan sangat tidak Sudi untuk dipeluk ,ibu nya memang memeluk tapi dengan keadaan yang terpaksa.
Saat Liam masuk entah kenapa ibu tiur hanya memperhatikan Liam saja tanpa memperdulikan cany,Liam memandang cany dengan tanda
"Sabar sayang"
"Nak Liam ... Gimana kabar nya "ucap pak dadi
"Kabar saya baik pak , bagaimana kabar bapak dan ibu "
"Baik juga "ucap Liam
Tidak lupa Liam dan cany membawa kan oleh oleh sebelum pergi berkunjung ke rumah Bu Tiur dan pak dadi
"Ehhh...cany kemarin ada apa , kenapa kamu bisa pergi dari rumah , sampai sampai suamimu mencari mu ,gimana sih "ucap ibu tiur
Sebenarnya ibu tiur dan pak dadi tidak tau sama sekali permasalahan yang terjadi antara tuan Takur dan cany ,ratu sendiri enggan mengatakan nya karena ratu tau bagaimana respon kedua orangtua angkat cany ,ratu tau mereka akan menyalahkan cany.
"Nggak Bu , lagian udah berlalu"ucap cany
"Kamu tuh jadi istri harus nya jangan buat Sumi kamu tuh cemas ,malu ibu jadinya ...iya kan nak Liam"ucap ibu tiur di depan Liam
"Tidak Bu ... kemaren ada permasalahan sedikit Antara rumah tangga saya Bu ,jadi ini menjadi privasi saya saja Bu "
"Baik lah ...kalau begitu "
Ibu tiur yang melihat sebuah oleh oleh berada di depan pak dadi segera mengambilnya
__ADS_1
"Apa ini nak ... nggak usah repot-repot atuh "ucap ibu tiur
"Nggak papa Bu "
"Makasih ya nak "ucap pak dadi
Setelah membuka oleh oleh yang diberikan oleh cany dan Liam dan ternyata isinya adalah sebuah roti yang enak dan tidak lupa mahal ,ibu tiur segera menghidangkan nya dengan rapi.
Liam sebenarnya belum terlalu akrab dengan orang tua cany ,karena Liam yang masih sungkan dan tidak terbiasa.
"Bu ....cany sebentar lagi mau lahiran...nanti ibu temanin cany ya Bu "ucap cany
"Ohhh ya ..emang nya usia kandungan kamu udah berapa bulan "
"Ini mau jalanin 9 bulan Bu "
"Wah cany seperti nya waktunya tidak tepat ,karena di bulan bulan ini ayah dan ibu akan pergi untuk berminggu-minggu sayang ,jadi ibu tidak bisa "ucap ibu tiur
Pak dadi yang mendengarkan perkataan istrinya, segera memotong perkataan
"Cany ...tapi kita akan mengusahakan agar bisa membantu "ucap pak dadi
Cany tersenyum ,cany hanya tidak menyangka saja kalau ibu angkat nya akan mengatakan seperti itu
"Namanya ibu angkat cany ,jadi wajar,udah diurus sama mereka aja aku udah bersyukur"ucap cany dalam hati nya
"Ohhh ...kalau memang ibu tidak bisa ,saya dan keluarga saya akan membantu ibu , makasih banyak ,cany tuh orang nya kuat kok Bu ,jadi kita nggak akan memaksakan,atau merepotkan ibu jika memang sedang sibuk "ucap Liam yang memang sangat kesal
Liam dan ibu , ayah angkat cany pun mencari topik lain , mereka bercerita semuanya, setelah beberapa lama cany dan Liam pun pulang walaupun Liam masih teringat dengan perkataan ibu nya
"Kamu yang sabar ya cany ,tenang aja ,kan masih ada kamu yang akan nemenin kamu , nggak usah takut ,dan ibu juga masih ada ,bibi Siti juga ada ,masih banyak "Ical Liam dengan menguatkan cany
"Makasih Liam "
Liam dan cany segera pulang ke rumah dan setelah itu langsung beristirahat dengan tenang
"Liam makasih ya udah mau ngambulin permintaan aku ,ya walaupun sebenarnya aku harus dapat jawaban dari ibu yang seperti itu"
"Nggak perlu bilang makasih"
"Ohhh ya ,besok ulang tahun ratu Liam ,aku ngasi apa ya sama dia ,aku bingung dan kado nya juga aku belum beli Liam ,gimana dong '
"Yaudah beli besok aja cany kan bisa ,kita juga acara 7 bulanan istri Rido juga malam kan ,jadi tenang aja "ucap Liam
__ADS_1
"Aku ngasi apa ya Liam "
"Aku bingung juga cany , masalah cewek aku nggak tau , apalagi masalah sahabat mu ,yang tau kesukaan nya kan kamu jadi ingat ingat aja dia suka apa."
"Iya sih "
Liam yang sangat lelah segera beristirahat,tapi liam tidak pernah lupa dengan mengajak ngobrol bayi yang ada di perut cany
"Kata orang kalau kita ajak ngobrol bayi yang masih ada di kandungan maka.bayi nya akan pintar "ucap Liam
"Ohhh ya ...memang iya sih kayak nya "
"Malam anak papa...semoga kamu menjadi anak yang pintar , berprestasi,takut akan tuhan dan orang tua ya anak papa"ucap Liam sambil mengelus elus perut cany
"Amin Liam "ucap cany
"Kalau gitu kita tidur ya ,aku ngantuk banget,besok juga aku harus kerja ,dan masalah beli kado nanti aku akan pulang ya sayang "ucap Liam sambil mendekatkan diri Liam ke wajah cany,tidak perlu lama Liam mencium bibir cany dengan lembut ,dan sebaliknya cany pun menikmati nya.
"Malam sayang "
"Malam juga Liam "
"Kamu bilang sayang juga dong ,masa aku aja yang bilang "
"Hmm...yaudah malam sayang "ucap cany yang sebenarnya sangat malu.
Liam tidur dengan memegang perut cany sambil mengelus elus nya dengan lembut.
*
*
Keesokan hari nya Liam dan cany bangun bersama sama ,dan cany segera menyiapkan sarapan untuk Liam dan begitu juga Liam yang segera mandi untuk berangkat bekerja,Liam makan dengan lahap dan memuji masakan cany yang enak ,dan setelah itu Liam berangkat bekerja sambil mencium kening Cany
"Dada sayangggg aku berangkat ya "
"Iya dada"
Cany setelah itu masuk kedalam kamar dan memikirkan kado untuk ratu, setelah berpikir panjang, akhirnya cany memutuskan untuk membeli kado tas
"Dia pasti akan suka "ucap cany
Gais aku nggak tau ya ,kalau menurut kalian masih banyak banget kesalahan,dalam novel aku baik penulisan dan tanda baca nya gais ,maaf ya dan untuk kalian
__ADS_1
Jangan lupa komen dan ikuti author aku dong kk 🙏
Trimakasi 💞