
Liam memanggil untuk meminta bantuan, orang yang berada di bawah
Dan kebetulan tuan Takur dan ibu Rita sedang berbincang bincang dengan kopi hangat yang tersedia di depan mereka.
"Ayah ....ibu ,tolong Bu ,cany "v
Tuan Takur terkejut
"Ada apa ,kenapa dengan menantu ku "
"Ayo ayah ,nanti aku jelasin "ucap Liam
Tuan Takur dan ibu Rita begitu juga dengan bibi Halimah yang ikut ,saat sampai di kamar tuan Takur terkejut melihat cany yang pingsan ,begitu juga ibu Rita dan bibi Halimah
"Ada apa ini ,kenapa ini Liam ,apa yang terjadi ,kenapa dia bisa pingsan "
"Cany sayang bangun"
Liam pun mengangkat cany ke tempat tidur
"Suami ku ,biar di bawa saja cany ke rumah sakit "
"Tidak usah Rita ,dokter akan datang ke sini ,sabar saja ".ucap tuan Takur yang panik
Setelah menunggu beberapa lama dokter pun datang dengan ibu Rita dan pekerja lain membantu Rita untuk menyiapkan yang di perlukan ,saat di periksa dokter
"Maaf pak ,keadaaan bayi yang ada di kandungan anak bapak sehat sehat saja ,cuman ibu nya terlalu stress sehingga mengakibatkan seperti ini "ucap dokter
"Apa stress,menantu saya stress,tapi dok ,menantu saya selalu bahagia di sini ,saya belum pernah melihat menantu saya bersedih sekali pun ,karena suami nya yang selalu perhatian"ucap tuan Takur
"Saya kurang tau ,kadang pak orang bisa terlihat bahagia padahal di balik itu semua dia menyimpan banyak hal"ucap dokter
Liam yang melihat perkara dokter merasa bersalah karena bagaimna pun yang membuat cany stress adalah Liam ,tapi Liam juga tidak ingin terjadi ini semuannya.
"Bodoh banget aku "ucap Liam
Tatapan ibu Rita kepada Liam menandakan ada masalah ,tiba tiba ibu Rita menarik tangan Liam
__ADS_1
"Katakan kepada ibu ,apa yang terjadi pada hubungan Kalina berdua anakku ,katakan saja ,jangan menyembunyikan apa pun dari ibu hari ini "ucap ibu Rita
"Tidak ada apa apa ibu "ucap Liam yang mencoba menyembunyikan masalah cany dan Liam
"Jangan berbohong kepada ibu ,ibu bisa melihat dari mata mu yang merasa bersalah,ibu juga sudah menikah Liam ,ibu tau rasanya menyembunyikan masalah ,jadi jangan mencoba membohongi ibu "ucap ibu Rita
"Ibu ....jika memang ibu menikah ,ibu juga pernah pernah berusaha menyembunyikan sebuah masalah agar tidak menjadi beban bagi orang lain apalagi kepada ibu ku sendiri ,ibu jangan memaksakan keadaan ini ,aku dan cany akan menyelesaikan ini semua "ucap Liam ,dan pergi meninggalkan ibu Rita
"Begitu kah cara mu Liam kepada ibu mu sendiri "
Liam menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya
"Ibu ,coba lah mengerti "
Sifat Liam memang tidak suka jika mempunyai masalah harus orang tua nya tau ,karena Liam dari kecil sudah di ajar kan untuk menyelesaikan masalah nya sendiri.
Liam pun pergi ke arah kamar dan melihat kamar yang kosong dan hanya cany yang masih berada di dalam kamar dengan keadaan pingsan
"Bangun lah cany ,bisa kah kau menjawab ku "ucap Liam dengan mata berkaca kaca
"Bangun lah cany ....aku akan mencoba menyayangi mu cany "ucap Liam.
Tiba tiba telepon Liam berbunyi dan ternyata telpon itu berasal dari sahabatnya Rido
"Halo bro "ucap Liam
"Iya bro ...gue dengar istri mu pingsan ya ,kok bisa sih bro ,loh apain istri mu sampai kayak gitu ,parah sih kamu "
"Tau dari mana sih kamu ini ,siapa yang ngasih tau "tanya Liam
"Tadi aku mau nelpon kamu trus salah sambung ke telpon umum rumah mu ,jadi ibu Rita ngasi tau aku Liam ,kamu apain cany Liam"
"Jadi gini ,kita sebelum nya berantem memang ,gara gara baju Kapelan nya sama Dika yang dia pakai ,dan baju itu ada di kado ,gak tau kenapa aku gak suka ,trus dia balik marah dan aku benar benar kaget lihat dia ngomong semuannya ,dia nyimpan banyak hal di dalam hati nya ternyata ,sampai dia gak kuat dan pingsan "ucap Liam
"Bro...makanya kalau pun kamu nggak sayang ,nggak cinta setidak nya ,loh bisa hargai dia ,jaga perasaan nya ,lagian kamu tuh aneh ,kalau kamu memang gak suka sama dia ,kenapa kamu berani sampai ngelakuin hubungan terlarang coba ,sampai cany hamil ,dan itu jadi musibah bagi mu kan "ucap Rido
"Nggak bro anak itu nggak musibah buat gue ,ini memang kesalahan gue ,tapi anak itu nggak salah Rido,aku nggak suka kamu bilang ini sebagai musibah ,mungkin ada rencana yang indah di balik itu semua ,nanti kalau anak itu lahir ,mungkin ini semua akan berakhir "ucap Liam
__ADS_1
"Maaf Liam ,maksud mu berakhir bagaimana,kamu mau cerai in cany "ucap Rido
"Ya mungkin ,kau nggak tahan dengan semua ini Rido "ucap Liam
Setelah beberapa lama Liam pun mengakhiri percakapan nya ,saat berbalik Liam melihat cany yang sudah sadar dan mendengar semua percakapan nya ,mata cany begitu berkaca kaca,dan memandang Liam dengan tajam
"Kamu udah sadar cany ,apakah kamu baik baik saja "dengan gugup
"Iya ..."
"Baiklah "
"Apakah yang kamu katakan bersama Rido itu benar Liam ,kamu akan menceraikan aku ,setelah anak ini lahir,baik lah ,biar aku saja yang pergi dari sini Liam ,aku mau pulang saja Liam "ucap cany dengan memalingkan wajahnya
"Iya ...aku nggak kuat dengan semua drama ini cany ,dengan kita bersama ,aku merasakan kita yang nggak cocok cany "ucap Liam dengan dingin
"Baik lah ,aku juga tidak menginginkan seorang yang tidak menginginkan ku dan anak ku "ucap cany dengan menangis
Saat Liam selesai berbicara ,ibu Rita dan tuan Takur pun datang ke kamar dan melihat cany yang sudah sadar
"Eh ... menantu ku sudah sadar ,bagaimana sayang keadaan mu ,baik baik saja kan"ucap ibu Rita
"Iya Bu "
"Liam lihat lah istri mu Liam dia sangat kuat ,menantu ku ,apakah benar kamu sedang stress,apa yang membuat menantu ku ini stress "tanya tuan Takur
"Stress,aku tidak stres ayah ,siapa yang mengatakan itu "
"Dokter yang telah memeriksa mu menantu ku "
Tatapan cany dan Liam menyatu
"Bahkan dokter pun tau kalau aku memang stress,tapi kenapa Liam malah membuat ku semakin stress "ucap cany dalam hati nya .
hy gais jangan lupa komen dan subscribe novel aku dong kk
jangan lupa makan ciki ciki sambil minum kopi di temanin baca novel aku ya 😚
__ADS_1