
Liam pun berangkat bekerja, walau pun Masi ada beban yang Liam bawa ke tempat kerjaan Liam.
Liam selalu merasa bersalah terhadap apa yang Liam katakan kepada cany ,
"Apa yang kau katakan kepada cany Liam,bodoh "ucap Liam dalam dirinya sendiri .
Liam pun melanjutkan perjalanan nya ke arah perusahaan mans kurana,saat Liam masuk ke perusahaan itu semua karyawan tunduk sambil menyapa
"Halo tuan muda Liam ...selamat pagi "itu lah yang dikatakan oleh para karyawan ,Liam hanya bisa menunduk kepalanya kepada para karyawan tanpa menjawab nya ,karna Liam memang sangat cuek dan dingin kepada orang yang Liam anggap bawahan .
Saat Liam masuk ke dalam ruangan Liam ,Liam duduk sambil memikirkan apa yang Liam lakukan ,dan apa yang telah terjadi di dalam rumah mans kurana.
Tiba tiba pintu di ketuk ,Liam pun melihat ,dan ternyata Rido datang ,yaitu sahabat nya yang selalu ada .
"Kenapa bro ,kok kayak nya kamu stress gitu "ucap Rido
"Nggak papa bro ,santai aja ,ohh ya ada apa kamu datang ke sini "
"Ini ada berkas yang harus di tanda tangani "ucap Rido sambil memberikan berkas nya ,dan Liam pun segera menandatangani berkas yang Rido berikan.
"Ini ,udah selesai "
"Ohh ya , malas ya Bro "
"Ya"
Rido yang melihat ekspresi Liam yang tidak seperti biasanya,Rido pun mengajak Liam berbicara
"Liam kalau kamu ada masalah kami cerita aja sama aku ,aku tau kamu lagi ada masalah pastinya "ucap Rido
"Gue bingung bro degan hati ini ,rasanya gue pengen pergi dari hidup gue yang sekarang "
"Baik lah pasti kamu lagi berantem sama cany kan "
"Iya"
"Gue kan udah pernah bilang ke kmu ,nama nya seorang wanita itu perlu di mengerti ,apa lagi istri loh itu sekarang lagi hamil ,jadi wajar lah "ucap Rido
",Baik lah "
"Aku juga sangat bahagia ,,kemarin kami check di rumah saya, ternyata istri ku sedang hamil Liam ,anak ke dua ku ,aku selalu berdoa supaya rumah tangga ku bahagia selalu Liam"ucap Rido sahabat nya itu
Liam yang mendengar bahwa istri Rido yang sedang hamil sangat terkejut
"Sungguh ,istri mu sedang hamil ,wahhh selamat bro ,semoga sehat sehat selalu ya "ucap Liam
__ADS_1
"Makasi bro,ohhh ya cerita saja kepada ku soal istri mu,aku sudah berpengalaman Liam melewati seorang wanita yang sedang hamil ,pasti keinginan nya itu pengen di mengerti dan di sayang "
"Aku kan sudah mengatakannya kepada mu ,kalau kami menikah bukan karena cinta tapi karena kelepasan "ucap Liam
"Maksud Lo gimana bro gue gak paham"ucap Rido
"Jadi gini bro ,istri gue cany adalah mantan dari suaminya adek gue yaitu Dika ,mereka pacaran waktu Dika masih berumah tangga sama adek gue ,ya gue sebagai Abang nya ya wajib marah lah ,malam itu dia lagi party trus gue lihat dia dengan cantik ,gue ragu buat lakukan ini tapi aku terlalu egois malam itu ..."ucap Liam ,tiba tiba Rido yang langsung nyosor duduk
"Lanjut bro ,maaf "
"Aku bawa dia ke hotel,aku mungkin mabuk ,dia udah bilang jangan lakukan itu ,tapi .... Yah terjadi lah malam itu Rido,dan saat cany tau dia hamil ,dia datangin aku ,dia minta pertanggung jawaban,awal nya aku gak yakin kalau dia sama Dika belum pernah melakukan hubungan badan ,dan Dika juga mengakui bahwa mereka berdua memang belum pernah melakukan hubungan badan Rido "ucap Liam
"Ehhh tunggu tunggu dulu Liam ,emang cany cany tau kalau Dika itu udah punya istri ,makanya dia pacaran sama Dika"ucap Rido
"Dia bilang sih sampai berulang ulang kali ,dia nggak tau sama sekali kalau Dika udah punya istri yaitu Karin adik gue,saat dia tau kalau Dika udah punya istri ,saat itu juga cany putusin Dika laki laki yang nggak cukup satu istri "ucap Liam
"Berarti cany gak salah dong Liam ,kan cany gak tau kalau Dika sudah punya istri "
"Iya tapi dia tetap salah ,harus nya dia cari tau dong ,masa langsung pacaran kan gila "
"Ohhh iya juga sih ,trus permasalahan yang lain apa lagi cuman gara gara itu dong "
"Nggak , nenek gue tiba tiba datang dan tau kalau aku udah nikah ,dan salah nya keluarga aku nggak ngasi tau ke nenek aku , nenek ku marah banget ,dan cany malah yang jadi sasaran nya "
"Nenek gue nampar cany sampai 2 kali men ,keluarga ku gak ada yang bisa ngomong ,begitu juga aku ,karna menurut ku ini juga salah keluarga ku dan salah ku ''ucap Liam
"Ya loh kan suaminya ,masa kamu nggak belain Fany ,sekalipun kamu itu kami nggak cinta nggak sayang ,tapi anak kamu ada di janin nya cany ,ingat bro ,nggak laki amat "
"Aku nggak bisa lakukan itu do ,prinsip aku kalau memang aku ngga sayang ,aku nggak akan ngurusin dia "
"Tapi liam ....."tiba tiba Liam yang memotong pembicaraan
"Udah lah Rido ,gak usah di perpanjang,kamu kerja aja ,bukannya kamu ngasi solusi kamu malah nambahin beban ku "
"Yaudah deh tapi setidak nya aku sudah memberikan jawaban ku kepada mu , walaupun kamu tidak menganggap itu solusi dari ku ,dari Rido "ucap Rido yang langsung pergi dari ruangan Liam.
Liam pun menghembus kan nafas nya
"Bodoh banget sih Liam , kamu itu adalah calon pemilik dari perusahaan mans kurana,kenapa masalah sepele ini saja tidak bisa di atur ,bodoh "ucap Liam kepada dirinya sendiri
Liam tiba tiba teringat kepada cany , Li Ian takut kalau nenek akan memarahi cany dan memukul nya , akhir nya Liam pun pergi untuk pulang dengan buru buru.
*
*
__ADS_1
Saat Liam sampai di halaman rumah,Liam pun masuk ke dalam rumah dengan Aditya yang sedang membersihkan mobil ,Liam melihat Aditya masih terbayang dengan perkataan Aditya ,kalau Liam tidak bisa mengurus rumah mans kurana.
Tapi liam mengabaikan Aditya dan langsung masuk ,Liam melihat banyak barang yang di turunkan ,Liam sangat bingung
"Ada apa ini ,kenapa banyak barang yang di turunkan,siapa yang akan pergi "
Pak Tono pun menjawab
"Ibu tuan muda ,kalau nenek akan pulang ,ini adalah perintah nenek untuk menurunkan barang barang nenek"
Liam pun pergi untuk nenek ,Liam juga sangat merasa bersalah kepada nenek karena perkataannya tadi pagi
"Nenek "panggil Liam
Nenek pun turun dan melihat nenek dengan siap siap
"Ada apa "
"Nenek akan pergi ,apa Liam salah saat Liam mengatakan tadi pagi nek ,maaf kan Liam"
"Tidak cucuku kamu tidak salah ,sudah lah lupakan saja ,jadikan semua motivasi saja"
Nenek pun turun dan langsung mengangkat tas nya .
Begitu juga tuan Takur dan ibu Rita yang melihat nenek pergi
"Ibu,ayah ,kenapa nenek tiba tiba pergi "
Tuan Takur pun menjawab "sudah lah Liam ,jangan ingat ingat lagi ,lupakan semua "
"Kenapa kamu cepat sekali pulang kantor nya Liam,ini masih jam berapa "ucap ibu Rita
"Nggak papa Bu "
Cany pun turun ambil melihat nenek yang sudah pergi ,Liam yang melihat cany turun ,Masi teringat apa yang Liam katakan ,dan tiba tiba pandangan cany menjauhkan pandangan nya kepada arah yang lain .
"Akhir nya nenek itu pergi "ucap cany dalam hatinya
hy gais jangan lupa ke part selanjutnya ya gais, jangan lupa komen dan ikuti author aku dong
jangan lupa minum ☕ kopi sambil makan ciki ciki
heheeh ,maaf ya kalau dalam penulisan ku ada yang salah ,anggap aja typo 😁
trimakasi
__ADS_1